Merasa Diabaikan. Pengusaha UMKM Konveksi Terancam Gulung Tikar. 

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIGARAKSA – Pengusaha konveksi UMKM di Kabupaten Tangerang merasa Kecewa serta di abaikan dalam pengadaan seragam dinas OPD Pemkab Tangerang tahun anggaran 2026, menurut salah satu pelaku usah konveksi yang berdomisili dinTigaraksa .  Mereka mendugaan keras: Ada permainan terstruktur oknum pejabat yang sengaja mematikan  UMKM lokal demi ngasih proyek ke vendor luar daerah, Padahal Perpres No 46 Tahun 2025 sudah jelas mengatur Pemda harus prioritasin produk UMKM.

salah satu pengusaha Konveksi pelaku usaha  Ubadilalh mengatakan, seperti ada tembok besar yang menghadang kami untuk masuk serta mendapatkan kegiatan dari OPD terkait pengadaan seragam, rabu 6 Mei 2026.

Baca Juga :  PT Eka Mitra Diduga menyalahgunakan BBM Bersubsidi, Aparat Penegak Hukum Diminta Turun Tangan

“Kami merasa ada tembok besar yang sengaja dibangun agar UMKM lokal tidak bisa masuk. Spesifikasi yang dibuat dalam dokumen lelang seringkali dianggap ‘mengunci’ satu merk atau vendor tertentu yang sudah memiliki kedekatan dengan oknum di OPD tertentu,” ujar ubay

ia juga menambahkan, Spesifikasi teknis pengadaan seragam d buat aneh-aneh, seperti dikunci biar cuma satu vendor luar yang bisa lolos.

UMKM lokal disingkirin dari awal. Pola permainan: pecah paket serta Penunjukan langsung tidak transparan, Vendor titipan aatu punya kedekatan langsung mendapatkan kegiatan tersebut,

“Penunjukan vendor serta pola sudah sistematis: Paket dipecah atau digabung se maunya biar nilainya pas sesuai keinginan. Metode Penunjukan Langsung (PL) dipake, bukan tender terbuka. Vendor luar daerah yang diduga “titipan” oknum OPD gampang menang kontrak”ucapnya

Baca Juga :  KEBAKARAN GEDUNG TERRA DRONE , TELAN KORBAN 22 ORANG

Masih menurut ubayz Selisih harga tersebut diduga menjadi celah bagi oknum OPD untuk mendapatkan keuntungan lebih atau ya kickback dari pemenang PL,. Artinya: Ada duit haram ngalir ke kantong oknum tiap proyek seragam. Harga di-mark-up, selisihnya dibagi

Terkait Hal demikian Ubay Meminta Bupati Tangerang segera turun tangan terkait OPD yang di duga bermain Pengadaan Seragam Dinas: Vendor Luar Menang, Konveksi Lokal Dipinggirkan

Berita Terkait

Pekerjaan Kerangka Kontruksi Baliho Besar Tanpa K3 di BSD Menjadi Sorotan”
Diduga PT BUM Pakai BBM Bersubsidi Untuk Operasional Genset dan Eskavator Proyek
Diduga PT. Buana Duta Cahaya Sejati Menggunakan BBM Bersubsidi Agar Excavator Di proyek Tetap Beroperasi
Lemahnya Pengawasan. Penjualan Masakan Babi Via Online Tanpa Izin Resmi Berkeliaran Di Kelurahan Medang. 
Koalisi Mahasiswa Peduli Perda. HiMANTARA Dan GEMHATA Gelar Aksi Unjuk Rasa. Di Gedung Satpol-pp
DPD GMNI: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Praktik Komersialisasi Pulau
Atap Rumah Ambruk di Curug Kulon, Korban Mengungsi Sebulan Lebih, Bantuan Belum Jelas
Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Proyek Pembangunan Tower di Desa Kadu Terus Berjalan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24 WIB

Merasa Diabaikan. Pengusaha UMKM Konveksi Terancam Gulung Tikar. 

Kamis, 30 April 2026 - 13:56 WIB

Pekerjaan Kerangka Kontruksi Baliho Besar Tanpa K3 di BSD Menjadi Sorotan”

Sabtu, 25 April 2026 - 16:58 WIB

Diduga PT BUM Pakai BBM Bersubsidi Untuk Operasional Genset dan Eskavator Proyek

Jumat, 24 April 2026 - 15:06 WIB

Diduga PT. Buana Duta Cahaya Sejati Menggunakan BBM Bersubsidi Agar Excavator Di proyek Tetap Beroperasi

Selasa, 21 April 2026 - 20:33 WIB

Lemahnya Pengawasan. Penjualan Masakan Babi Via Online Tanpa Izin Resmi Berkeliaran Di Kelurahan Medang. 

Berita Terbaru