Atap Rumah Ambruk di Curug Kulon, Korban Mengungsi Sebulan Lebih, Bantuan Belum Jelas

Senin, 13 April 2026 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atap Rumah Ambruk di Curug Kulon, Korban Mengungsi Sebulan Lebih, Bantuan Belum Jelas

Atap Rumah Ambruk di Curug Kulon, Korban Mengungsi Sebulan Lebih, Bantuan Belum Jelas

Dinamikanews.net |Peristiwa ambruknya atap rumah terjadi di Kampung Sentul, RT 02 RW 05, Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada 12 Maret 2026. Hingga kini, pemilik rumah masih mengungsi karena bangunan tidak lagi layak huni dan belum ada kepastian bantuan.

 

Pemilik rumah, Nana Edi Suryana, mengaku terpaksa meninggalkan rumah demi keselamatan sejak kejadian tersebut.

 

“Rumah sudah tidak bisa ditempati lagi, kami terpaksa mengungsi,” ujarnya.

 

Pasca kejadian, pihak kelurahan bersama anggota DPRD, Imam Sucipto dari PKS, telah melakukan peninjauan ke lokasi.

Baca Juga :  Pj Bupati Resmikan KCP Bank Banten di Puspemkab Tangerang

 

Dari hasil tersebut, kelurahan disebut telah mengajukan proposal bantuan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Namun hingga saat ini, realisasi bantuan tersebut belum jelas.

 

Sementara itu, bantuan sempat diberikan oleh Damkar Curug berupa sembako. Namun bantuan tersebut dinilai belum menyentuh kebutuhan utama korban, yakni perbaikan rumah.

 

Di sisi lain, hingga berita ini ditulis, belum terlihat kehadiran langsung dari pihak kecamatan maupun kelurahan seperti camat, sekcam, maupun lurah untuk meninjau kondisi korban.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo

 

Kondisi ini memicu keprihatinan dari kalangan aktivis. Laskar Pasundan Indonesia (LPI) mendesak Bupati Tangerang dan Gubernur Banten segera turun tangan.

 

“Ini menyangkut kepentingan masyarakat yang sedang dalam kondisi memprihatinkan. Pemerintah daerah harus segera hadir, jangan lambat,” tegas Mansyur, Ketua LPI DPW Banten.

 

Hingga kini, korban masih menunggu kepastian bantuan dari dinas terkait agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

 

Ryan

Berita Terkait

Pesawat penerjun payung jatuh di Missouri, 12 tewas
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter Di Perairan Kalsel
Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026,Pecinta Burung Meriahkan Ajang perlombaan
Kecamatan Kelapa Dua Sukses Gelar KD PERTIWI Cup 1. Bukti Kolaborasi Antar Elemen Solid.
Kebakaran Landa Gudang PVC Di Kawasan Pluit Jakut
M Febi Pirmansyah Kritisi Dugaan Pejabat Samsat Malingping Ganti Plat Merah Mobil Dinas Jadi Plat Biasa
Pertamina Pastikan Stok BBM Pertalite Tidak Langka
Waspada Ancaman Tak Terlihat, Rutan Batam Gandeng Dinas Kesehatan Gelar Sosialisasi Hantavirus

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:36 WIB

Pesawat penerjun payung jatuh di Missouri, 12 tewas

Senin, 15 Juni 2026 - 11:53 WIB

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter Di Perairan Kalsel

Senin, 15 Juni 2026 - 08:30 WIB

Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026,Pecinta Burung Meriahkan Ajang perlombaan

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:50 WIB

Kecamatan Kelapa Dua Sukses Gelar KD PERTIWI Cup 1. Bukti Kolaborasi Antar Elemen Solid.

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:22 WIB

M Febi Pirmansyah Kritisi Dugaan Pejabat Samsat Malingping Ganti Plat Merah Mobil Dinas Jadi Plat Biasa

Berita Terbaru

Berita

Pesawat penerjun payung jatuh di Missouri, 12 tewas

Senin, 15 Jun 2026 - 19:36 WIB