PLN Mobile Proliga 2025: Bhayangkara Buka Peluang Lolos Grand Final Usai Kalahkan Samator

Minggu, 27 April 2025 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

dinamikanews.net – Juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi membuka peluang tampil di grand final PLN Mobile Proliga 2025 usai memenangkan laga melawan Surabaya Samator dengan skor 3-0 (25-23, 25-22, 25-18) pada laga final four seri dua di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (26/4/2025).

Ini merupakan kemenangan kedua Farhan Halim dkk. dari empat laga. Dan, menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan nilai tujuh, di bawah Jakarta LavAni Livin’ Transmedia.

“Target kami memang masuk final. Tapi dari pertandingan kami fokus di pertandingan,” ujar pelatih Bhayangkara, Reidel Toiran,” usai laga.

Namun pelatih asal Kuba ini mengaku puas dengan kemenangan atas Samator. Dia menyebut, keberhasilan timnya memenangi laga ini karena mampu menguasai permainan.

”Set pertama adalah kunci. Saya melihat, performa para pemain stabil di set ini, sehingga meskipun saling kejar angka bisa tampil fokus. Begitu menang di set awal, selanjutnya termotivasi,” kata pelatih asal Kuba tersebut.

Dia juga menganggap kemenangan ini sangat berarti untuk modal menghadapi dua laga penting di GOR Sritex Arena Solo, pekan depan. Harapannya dia mengambil kemenangan untuk memelihara kans ke grand final.

Baca Juga :  Bungkam Pers, Direksi Telkom Grup Dilaporkan Studi Demokrasi Rakyat Ke Bareskrim Mabes Polri

Bhayangkara akan menghadapi dua laga penting di Solo nanti. Pertama bertemu Palembang Bank SumselBabel, (2/5/2025) dan LavAni (4/5/2025).

“Kita fokus di satu pertandingan lebih dahulu melawan Bank Sumsel. Baru setelah itu LavAni,” tukasToiran.

Di bagian lain, pemain Bhqyangkara, Farhan Halim juga bersyukur karena rekan-rekannya tampil fight sejak set pembuka.

”Jujur saja di set pertama kami sempat nervous. Tapi syukurlah kami bisa melewati set pertama dengan baik, dan memantik semangat berlipat di dua set selanjutnya hingga menang 3-0,” kata pemain yang mendapat standing ovation dari penonton karena berulang tahun. Farhan lahir tanggal 26 April tahun 2001.

Pemain voli nasional sejak tahun 2022 itu bertekad turut membawa timnya menembus grand final di Yogyakarta. Caranya menyapu bersih dua laga di final four putaran kedua di Solo.

Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno menyebut, faktor jam terbang para pemain yang mayoritas berusia muda menjadi faktor kekalahan timnya.

Baca Juga :  Berita Gembira! 195 SD/SMP Swasta di Tangerang Ajukan Jadi Sekolah Gratis

”Sebenarnya kami bisa mengimbangi permainan Bhayangkara. Tapi begitu mereka melakukan jump serve yang tajam, recieve kami masih kedodoran. Ini menjadi PR bagi kami untuk laga sisa di Solo,” imbuhnya.

Meskipun peluangnya sudah tertutup ke grand final Proliga 2025, namun hasil di Solo nanti akan menjadi bahan evaluasi. ”Sebenarnya performa kami naik terus, tapi ya itu permainan. Pemain kami masih butuh jam terbang,” tambahnya.

Pemain Samator Tedi Oka Syahputra juga mengakui lawan Bhayangkara memberinya pelajaran berharga bagi tim yang dihuni pemain muda. Dia tak menampik kekuatan Bhayangkara, salah satunya servisnya yang tajam.

”Kami tak menampik, lawan terbesar adalah diri sendiri. Kekalahan di empat laga yang kami lakoni menjadi pengalaman agar kami bisa introspeksi,” kata Tedi.

Kekalahan ini keempat ini menjadi kekalahan dari empat laga. Dengan demikian, peluang tim asal Surabaya ini tidak lagi memiliki peluang lagi lolos ke grand final.(*)

Berita Terkait

Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas! PBVSI Kaget, Lini Serang Merah Putih Goyang
Megawati Mundur dari Timnas Voli Indonesia
PSHT Ranting Rajeg Gelar Bersholawat, Pererat Sinergi Pesilat, Pemerintah, dan Masyarakat
Student Open 2026 series 1 Bulungan, Fade Swimming School Jonggol Turunkan 7 Atlet
Final Four Proliga 2026: Seri Ketiga di Semarang Dipastikan Berlangsung Ketat
Timnas Indonesia U-17 Hajar Timor Leste 4-0, Media Vietnam Langsung Angkat Topi
Mufakat! Herkusnadi Menjadi Ketua FPTI Brebes 2026–2030, Terpilih Secara Aklamasi dalam Muscab Demokratis
Direktur Eredivisie: Pemain non-Eropa harus ajukan izin kembali masuk
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:55 WIB

Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas! PBVSI Kaget, Lini Serang Merah Putih Goyang

Kamis, 30 April 2026 - 18:29 WIB

Megawati Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Sabtu, 25 April 2026 - 22:53 WIB

PSHT Ranting Rajeg Gelar Bersholawat, Pererat Sinergi Pesilat, Pemerintah, dan Masyarakat

Sabtu, 18 April 2026 - 12:54 WIB

Student Open 2026 series 1 Bulungan, Fade Swimming School Jonggol Turunkan 7 Atlet

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WIB

Final Four Proliga 2026: Seri Ketiga di Semarang Dipastikan Berlangsung Ketat

Berita Terbaru