dinamikanews.net – Kabar mengejutkan datang dari skuad voli putri Indonesia. Opposite andalan, Megawati Hangestri Pertiwi, resmi mengundurkan diri dari tim nasional.
Keputusan itu disampaikan melalui surat kepada Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) pada 27 April 2026. Informasi ini juga diperkuat lewat unggahan akun resmi Indonesian Volleyball.
Alasan mundurnya Megawati tak lepas dari faktor kesehatan. Selain itu, ia juga mempertimbangkan kondisi fisik, perjalanan karier profesional, hingga rencana pribadinya ke depan.
Menanggapi hal tersebut, PP PBVSI menyatakan menghormati keputusan sang pemain. Federasi memastikan tetap memberikan dukungan penuh kepada Megawati, yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung tim.
“Keputusan ini kami hormati dan kami tetap mendukung langkah Megawati ke depan,” demikian sikap federasi.
Sebelumnya, PBVSI telah menetapkan 17 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas). Timnas dijadwalkan tampil di tiga ajang besar tahun ini.
Wakil Kepala Bidang Binpres PP PBVSI, Loudry Maspaitella, menyebutkan agenda tersebut meliputi AVC Nation’s Cup di Filipina (6–9 Juni 2026), SEA V League di Vietnam dan Thailand (akhir Juli–awal Agustus), serta AVC Continental Cup di Tianjin (21–30 Agustus 2026).
“Pemain yang dipanggil harus sudah bergabung di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul, paling lambat 4 Mei 2026,” ujarnya.
Nama Megawati sebelumnya masih masuk dalam daftar pemain pelatnas. Namun, dengan mundurnya atlet asal Jawa Timur itu, tim pelatih kini harus memutar otak menyusun ulang kekuatan, terutama di lini serang.
Sejumlah pemain lain tetap menjadi andalan, seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amallya Putri, dan Maradanti Namira.
Selain itu, ada juga nama baru Shindy Sasgia Dwi Yuniar yang untuk pertama kalinya mendapat kesempatan memperkuat timnas senior.
Di jajaran pelatih, Marcos Sugiyama dipercaya sebagai kepala pelatih yang akan memimpin persiapan tim.
Kehilangan Megawati jelas jadi pukulan bagi timnas. Namun, skuad Merah Putih diharapkan tetap tampil maksimal dan mampu bersaing di level internasional.















