Buronan Kasus Pemerkosaan Santriwati di Pati Ditangkap di Wonogiri

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wonogiri, Dinamikanews.net – Pelarian pendiri pondok pesantren di Kabupaten Pati berinisial Ndholo Kusumo akhirnya kandas di tangan polisi. Tersangka kasus dugaan pemerkosaan puluhan santriwati itu ditangkap di wilayah Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Kamis (7/5) dini hari.

Setelah sempat berpindah kota seperti bayangan yang mencari celah gelap, langkah tersangka akhirnya terhenti di ujung operasi gabungan aparat.

Petugas gabungan dari Polresta Pati dan Jatanras Polda Jawa Tengah menangkap tersangka sekitar pukul 04.00 WIB. Polisi langsung menggiring tersangka dengan tangan terborgol tali. Ia tampak mengenakan baju batik dan jaket kulit hitam saat keluar dari lokasi persembunyiannya.

Setelah penangkapan, polisi membawa tersangka ke Polsek Purwantoro untuk menjalani pemeriksaan awal. Selanjutnya, aparat langsung membawa tersangka menuju Polresta Pati guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga :  Pengemudi Ojol Terlindas Rantis Brimob

“Setelah kami tangkap, selanjutnya tersangka kita bawa ke Polresta Pati untuk menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan pencabulan santriwati di Ponpes Ndolo Kusumo tersebut,” kata Kepala Satuan Reskrim Polresta Pati, Dika Hadiyan Widya Wiratama, Kamis (7/5).

Sementara itu, polisi mulai mengurai jejak pelarian tersangka yang terbilang panjang. Berdasarkan keterangan sementara, tersangka kabur setelah penyidik menetapkannya sebagai tersangka kasus pemerkosaan santriwati pada 28 April 2026. Sejak saat itu, tersangka memilih menghilang dan memutus komunikasi, bahkan kuasa hukum serta keluarganya mengaku kehilangan kontak.

Baca Juga :  SPAM Regional Wosusokas Layani Air Minum 60.000 SR

Selain itu, tersangka juga mangkir dari jadwal pemeriksaan pada Senin (4/5). Polisi lalu bergerak mengejar keberadaannya yang terus berpindah-pindah bak jarum di tumpukan jerami.

Menurut Dika, tersangka sempat bersembunyi di beberapa daerah. Polisi mencatat rute pelariannya mulai dari Kudus, Bogor, Jakarta, Solo, hingga akhirnya berakhir di Wonogiri.

“Dalam pelariannya tersangka tidak hanya berada di satu tempat,” ujar Dika.

Di sisi lain, polisi menduga tersangka tidak bergerak sendirian selama pelarian. Aparat mencium adanya pihak lain yang ikut membantu atau menemani tersangka berpindah dari satu kota ke kota lain. “Nanti kita periksa lebih lanjut,” imbuhnya.

Berita Terkait

Kemendikdasmen Terima Tambahan Rp28 Triliun Dukung Peralihan Guru PPPK
Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Beras Ilegal Senilai 27,3 Miliar — Mentan Amran: Ini Pekerjaan Para Mafia Beras
Kabut Asap Karhutla Meluas: Sumsel, Riai, Jambi Terimbas — 64 Pesawat Dikerahkan Padamkan Api
OTT ke-21, KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara
Logo HUT Ke-394 Kabupaten Tangerang Resmi Diluncurkan 
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor
BMKG — Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan, Beberapa Daerah Berpotensi Hujan Ringan
Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan, “33 Tahun Jadi Jaksa Tidak Pernah Bermasalah”  

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:21 WIB

Kemendikdasmen Terima Tambahan Rp28 Triliun Dukung Peralihan Guru PPPK

Selasa, 22 September 2026 - 15:16 WIB

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Beras Ilegal Senilai 27,3 Miliar — Mentan Amran: Ini Pekerjaan Para Mafia Beras

Selasa, 22 September 2026 - 06:34 WIB

Kabut Asap Karhutla Meluas: Sumsel, Riai, Jambi Terimbas — 64 Pesawat Dikerahkan Padamkan Api

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

OTT ke-21, KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara

Senin, 21 September 2026 - 14:52 WIB

Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Berita Terbaru

Berita

OTT ke-21, KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB