Mufakat! Herkusnadi Menjadi Ketua FPTI Brebes 2026–2030, Terpilih Secara Aklamasi dalam Muscab Demokratis

Minggu, 12 April 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net-Musyawarah Cabang (Muscab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Brebes tahun 2026 menjadi momentum penting dalam menentukan mufakat ke arah baru organisasi olahraga panjat tebing di daerah tersebut. Bertempat di Aula Kantor BKD Kabupaten Brebes, kegiatan yang berlangsung pada Minggu (12/4/2026)) sejak pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini berjalan tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan.

Sebanyak kurang lebih 40 peserta hadir dalam forum ini, terdiri dari para pegiat olahraga panjat tebing, delapan klub dari delapan kecamatan di Kabupaten Brebes, serta perwakilan dari Binpres KONI Provinsi Jawa Tengah Martono dan tim sebanyak tiga orang dan KONI Kabupaten Brebes diwakili Edo dan Ganis. Kehadiran berbagai unsur ini memperkuat legitimasi Muscab sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan di tingkat kabupaten.

Hasil Muscab menetapkan Herkusnadi, M.Kom sebagai Ketua FPTI Kabupaten Brebes periode 2026–2030. Penetapan dilakukan secara aklamasi, mencerminkan kepercayaan penuh peserta terhadap kapasitas dan kepemimpinan yang dimiliki.

*Dipilih Aklamasi, Cerminan Soliditas Organisasi*

Terpilihnya Herkusnadi secara aklamasi bukan sekadar hasil formalitas, melainkan menunjukkan tingkat soliditas dan kesepahaman yang tinggi di internal FPTI Brebes. Dalam dinamika organisasi olahraga, keputusan aklamasi menjadi indikator kuat bahwa figur yang dipilih dinilai mampu menyatukan visi dan membawa organisasi menuju arah yang lebih progresif.

Herkusnadi sendiri saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang TK/PAUD serta merangkap Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes. Pengalaman di bidang pemerintahan dan pembinaan pendidikan dinilai menjadi modal strategis dalam mengelola organisasi olahraga secara profesional dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Peringati Hari Bhayangkara ke-78, Polres Tegal Kota Gelar Upacara Secara Sederhana

*Momen Haru Pergantian Kepemimpinan*

Muscab tahun ini juga menjadi penanda berakhirnya kepemimpinan Dr. H. Moh. Syamsul Haris, M.Hum, yang telah memimpin FPTI Brebes selama dua periode berturut-turut, yakni 2017–2021 dan 2021–2025.

Prosesi penyerahan tongkat estafet kepemimpinan berlangsung khidmat dan penuh keharuan. Dalam suasana yang sarat makna, kepemimpinan lama secara simbolis diserahkan kepada kepengurusan baru, sebagai bentuk kesinambungan organisasi.

Selama masa kepemimpinannya, Moh. Syamsul Haris dinilai berhasil membangun fondasi organisasi yang kokoh, baik dari sisi pembinaan atlet, penguatan struktur organisasi, hingga peningkatan eksistensi FPTI Brebes di berbagai ajang kompetisi.

*Arah Baru: Selaras dengan “Brebes Beres”*

Dalam pidato perdananya, Herkusnadi menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berjalan selaras dengan arah pembangunan daerah, khususnya program Bupati Brebes dengan semangat “Brebes Beres.”

Ia menekankan bahwa FPTI tidak hanya berorientasi pada prestasi semata, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Adapun fokus utama kepengurusan ke depan meliputi:

*Penguatan organisasi FPTI, baik secara internal maupun eksternal*

*Peningkatan kualitas pembinaan atlet berbasis jenjang usia*

*Pencapaian prestasi optimal di berbagai ajang seperti POPDA, Porkab, dan Porprov*

*Perluasan partisipasi masyarakat dalam olahraga panjat tebing*

Menurutnya, panjat tebing merupakan olahraga yang memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam mencetak atlet berprestasi, tetapi juga dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berdaya saing tinggi.

*Optimisme Menuju Prestasi Lebih Tinggi*

Baca Juga :  KBPPP Resor Purbalingga Halal Bihalal Di Pasific Karaoke

Dengan dukungan seluruh elemen, mulai dari klub, pemerintah daerah, hingga masyarakat, FPTI Brebes optimistis mampu meningkatkan capaian prestasi di tingkat regional maupun nasional.

Muscab 2026 ini menjadi titik awal konsolidasi organisasi untuk bergerak lebih terarah, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan olahraga modern.

Kehadiran delapan klub dari delapan kecamatan juga menunjukkan bahwa potensi panjat tebing di Brebes cukup merata dan memiliki basis pembinaan yang kuat. Hal ini menjadi modal penting dalam mencetak atlet-atlet unggulan di masa depan.

*Olahraga untuk Prestasi dan Kesehatan Masyarakat*

Lebih dari sekadar kompetisi, FPTI Brebes juga diharapkan menjadi motor penggerak gaya hidup sehat di tengah masyarakat. Panjat tebing sebagai olahraga yang menuntut kekuatan fisik, ketahanan mental, dan fokus tinggi dinilai mampu menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus kesehatan.

Dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, olahraga ini diharapkan semakin diminati oleh berbagai kalangan, khususnya generasi muda.

*Menuju FPTI Brebes yang Lebih Besar*

Terpilihnya Herkusnadi, M.Kom sebagai Ketua FPTI Brebes periode 2026–2030 menjadi awal babak baru bagi organisasi ini. Dengan visi yang jelas, dukungan yang solid, serta semangat kolaborasi yang kuat, FPTI Brebes diharapkan mampu berkembang menjadi organisasi olahraga yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kami ingin FPTI Brebes hadir bukan hanya untuk meraih juara, tetapi juga untuk membina, menginspirasi, dan menyehatkan masyarakat,” menjadi pesan kuat yang mengiringi langkah awal kepemimpinan baru ini.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Tembus 10 Besar, Pelajar Brebes Buktikan Semangat ‘Brebes Berprestasi Dalam Dunia Olahraga
Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Tangerang, Bupati Imbau Warga Gunakan Masker
Sijago Merah Melumat Rumah Seorang Nelayan, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
Sejarah Makam Syekh Junaedi Al-Baghdadi, Jejak Penyebaran Islam di Pesisir Brebes
Pemutakhiran Data DTSEN, Atasi Keresahan Masyarakat, Penerapan Desil Bansos dan Tepat Sasaran
BMKG Optimalkan Analisis Cuaca Kawal OMC Karhutla Di Kalbar-Kalteng

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:29 WIB

Tembus 10 Besar, Pelajar Brebes Buktikan Semangat ‘Brebes Berprestasi Dalam Dunia Olahraga

Senin, 7 September 2026 - 10:48 WIB

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Minggu, 6 September 2026 - 11:49 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Tangerang, Bupati Imbau Warga Gunakan Masker

Minggu, 6 September 2026 - 09:44 WIB

Sijago Merah Melumat Rumah Seorang Nelayan, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Minggu, 6 September 2026 - 09:32 WIB

Sejarah Makam Syekh Junaedi Al-Baghdadi, Jejak Penyebaran Islam di Pesisir Brebes

Berita Terbaru