Prabowo: Amankan Stok Pangan Dalam Negeri Hadapi Krisis Global

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kepada Perum Bulog untuk mengamankan stok pangan di dalam negeri sebelum diekspor ke negara-negara lain mengingat belum diketahui kapan krisis global akan berakhir.

Dalam peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang dipantau daring dari Jakarta pada Sabtu, Presiden menyampaikan bahwa di tengah peningkatan krisis pangan akibat konflik di Timur Tengah, Indonesia saat ini berhasil mengamankan pasokan pangannya dan bahkan sejumlah negara kini ingin membeli pasokan komoditas dari Tanah Air.

“Dirut Bulog mana? Jangan jual terlalu murah ya, jangan mengetok (harga) tapi jangan jual terlalu murah. Ingat krisis bisa lama ini, yang utama kita amankan rakyat kita dulu,” kata Presiden.

Baca Juga :  BRI KC Balaraja Rayakan HUT BRI ke-130 dengan Potong Tumpeng Bersama Insan BRILiaN

Presiden menyebut pasokan beras Indonesia saat ini berada dalam kondisi aman, dan beberapa negara kini berupaya membeli komoditas tersebut dari Indonesia.

Menurut Prabowo, permintaan meningkat karena sejumlah negara beberapa waktu lalu mengumumkan membekukan ekspor komoditas utamanya untuk menjaga pasokan di dalam negeri, termasuk India dan Bangladesh.

Presiden menyoroti swasembada pangan Indonesia berhasil diwujudkan karena upaya bersama para anak bangsa mulai dari petani hingga anggota TNI dan Polri yang ikut turun ke sawah dan ladang.

Oleh karena itu, kata Presiden, memastikan kemandirian pangan menjadi salah satu kondisi yang terus berupaya dilakukan pemerintah bukan hanya mencari harga paling murah lewat impor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Survival bangsa bukan sekedar lebih murah, tapi ada atau tidak. Dan akhirnya sejarah, takdir dan kenyataan membuktikan bahwa karena kita sudah lebih dulu aman soal pangan, krisis apapun di luar negara kita, kita relatif lebih aman, lebih siap menghadapi cobaan,” tutur Prabowo.

Baca Juga :  MUSCAB PKB Kota Tangerang Berlangsung Sukses Dan Disepakati terdapat Lima Calon Yang Akan Melanjutkan Langkah Demokrasi Partai

Salah satu cara mewujudkan kedaulatan itu juga dilakukan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang salah satu perannya mendukung kegiatan pertanian dan penjualan komoditas utama di suatu wilayah.

Peresmian ini menandai bahwa 1.061 koperasi siap beroperasi. Dengan rincian terdapat 530 unit KDKMP di tujuh kabupaten di Jawa Timur dan 531 unit KDKMP di delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Sebanyak 9.182 gerai KDKMP sudah dibangun per 15 Mei 2026 dengan target pembangunan total 80.000 gerai dalam beberapa tahun ke depan.

Berita Terkait

Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak
Dana Darurat Bencana Diduga Dikorupsi, KPK Tetapkan Lima Tersangka di BNPB
DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan
Pasien Berpeluang Mendapat Layanan Jantung di Brebes, Pemkab Usulkan Revitalisasi RSUD
Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan
KPK Tahan Lima Orang Usai OTT BNPB
Pemekaran Brebes Selatan Kembali Disorot, DPRD Jateng Upayakan Paripurna Akhir Oktober 2026
Mentrans Iftitah Ajak Akademisi Peking University Kembangkan Kawasan Transmigrasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Dana Darurat Bencana Diduga Dikorupsi, KPK Tetapkan Lima Tersangka di BNPB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:55 WIB

DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Pasien Berpeluang Mendapat Layanan Jantung di Brebes, Pemkab Usulkan Revitalisasi RSUD

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:39 WIB

KPK Tahan Lima Orang Usai OTT BNPB

Berita Terbaru