Zulhas Ungkap Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun hingga Gunung dan Pesisir

Senin, 6 Juli 2026 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menjelaskan alasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dibangun hingga wilayah pegunungan, pelosok, dan kawasan pesisir. Menurutnya, koperasi tersebut bukan dibentuk sebagai supermarket.

Zulhas mengatakan Kopdes Merah Putih diproyeksikan menjadi penyerap hasil produksi masyarakat atau off-taker sekaligus infrastruktur pemerintah di tingkat desa.

“Intinya misalnya Kopdes itu Pak, adalah untuk tadi, nelayan, Kampung Nelayan Merah Putih itu, untuk off-taker. Dia bukan supermarket,” kata Zulhas usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) 2026 di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Ia mengaku masih banyak masyarakat yang mempertanyakan pembangunan Kopdes hingga ke daerah pegunungan maupun pantai.

Menurut Zulhas, penempatan koperasi tersebut disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan desa. Selain menjadi penyerap hasil produksi warga, Kopdes juga akan menjalankan fungsi sebagai infrastruktur pemerintah.

Baca Juga :  Delapan Wilayah Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami

“Banyak sekali kata-kata kan, ‘ini kok Koperasi ada di gunung, Koperasi Nelayan Merah Putih di laut, ya di, ya di pantai, emang di mana?’. Karena dia melayani kepentingan desa itu sebagai off-taker, yang kedua, infrastruktur pemerintah,” ujarnya.

Zulhas menjelaskan, Kopdes nantinya akan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat.

“Nanti Kopdes itu yang akan menyalurkan PKH. PKH, Pak, beras 10 kilogram, itu nanti Kopdes. Dulu desa, sekarang nanti di Koperasi Desa Merah Putih. Bantuan-bantuan kayak tadi, bantuan alat, apa traktor, bantuan pertanian nanti Kopdes yang akan mengelola, supaya semua orang bisa pakai. Tidak hanya satu kelompok, kelompok ini yang punya, berarti kelompok lain,” jelasnya.

Tak hanya itu, Kopdes juga akan dimanfaatkan sebagai sarana operasi pasar saat harga kebutuhan pokok melonjak. Menurutnya, skema ini sekaligus mengurangi potensi penyimpangan dalam penyaluran bantuan pemerintah.

Baca Juga :  Pria Tangerang Cekik Istri Kedua Hingga Tewas: Dipicu Cekcok dengan Istri Pertama

“Jadi nanti desa akan serahkan ke situ. Itu sebagai infrastruktur pemerintah. Kalau satu provinsi harga satu produk mahal sekali, beras misalnya, kita harus operasi pasar. Sekarang kita mau kasih ke mana? Kasih ke pasar, minyaknya dioplos,” katanya.

Zulhas menegaskan pengembangan Kopdes Merah Putih merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah juga akan memfokuskan program pada penguatan sektor protein, termasuk melalui Kampung Nelayan Merah Putih.

“Jadi Kopdes sebagai infrastruktur pemerintah. Bantuan-bantuan tunai, nanti Kopdes. Kedua, dia off-taker, gitu. Off-taker. Itu kebijakan-kebijakan mendasar yang dibuat oleh Pak Prabowo, dan kami tahun ini memang fokus kepada protein, termasuk Kampung Nelayan dan lain-lain tadi,” ujarnya lagi.

Berita Terkait

Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Dukung Petani Kopi Lokal, Mendes Yandri Apresiasi Starbucks
Hari Pelanggan Nasional 2026, JTT Perkuat Komitmen Peningkatan Layanan
Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau
Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Langkah Strategis Presiden Prabowo di Vladivostok
Apresiasi Raperda Inisiatif & Saran DPRD, Sachrudin-Maryono: Sinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Tangerang Sambangi Keluarga Korban Pohon Tumbang Di Teluknaga
Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:41 WIB

Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan

Jumat, 4 September 2026 - 18:29 WIB

Dukung Petani Kopi Lokal, Mendes Yandri Apresiasi Starbucks

Jumat, 4 September 2026 - 18:26 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, JTT Perkuat Komitmen Peningkatan Layanan

Jumat, 4 September 2026 - 18:22 WIB

Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 19:19 WIB

Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Langkah Strategis Presiden Prabowo di Vladivostok

Berita Terbaru