Dua Individu Bunga Rafflesia Mekar di Hutan Palupuh Agam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Agam, Dinamikanews.net – Sebanyak dua individu bunga rafflesia jenis Arnoldii mekar sempurna secara bersamaan di kawasan hutan Palupuh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten , Sumatera Barat.

Pegiat Wisata Palupuh Joni Hartono di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan bunga raflesia mekar pada hari ketiga dan ketujuh.

“Bunga rafflesia mekar hari ketujuh sudah berwarna hitam dan beberapa hari lagi bakal layu,” katanya.

Ia mengatakan bunga langka dan dilindungi itu mekar di kawasan hutan Palupuh dengan jarak sekitar 50 meter antar-bunga tersebut.

Keberadaan bunga menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara dari Belanda, Prancis, dan lainnya.

Baca Juga :  Untuk Kelancaran Arus Mudik One Way Tol Trans Jawa Diberlakukan, Kendaraan dari Timur Dialihkan ke Jalur Pantura

“Ada 40 wisatawan mancanegara berkunjung ke dua bunga rafflesia tersebut,” katanya.

Saat ini masih banyak knop atau bonggol bunga rafflesia yang bakal mekar dalam beberapa minggu lagi.

“Masih ada yang bakal mekar dalam waktu dekat. Selama Januari sampai 9 Mei 2026, enam bunga rafflesia yang mekar,” katanya.

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ade Putra mengatakan banyak ditemukan individu bunga rafflesia, bunga rhizanthes, dan bunga bangkai di kawasan Palupuh.

Baca Juga :  Disnaker Tangerang Mediasi Pengembalian Ijazah Eks Karyawan 3 J Auto Care Cikupa

“Bunga rafflesia hampir setiap tahun mekar sempurna di lokasi tersebut,” katanya.

Di Kecamatan Palupuh, ada kawasan Cagar Alam Batang Palupuh dengan luas area 3,4 hektare. Lokasi ini merupakan kawasan konservasi flora langka, khususnya rafflesia arnoldi, yang pertama kali ditemukan pada 1930.

Sejak ditemukan bunga langka di lokasi tersebut, kawasan itu kemudian ditetapkan sebagai Cagar Alam Batang Palupuh oleh Pemerintah Belanda lewat Gubernur Besluit No 3 STBL No 402 pada 14 November 1930.

Berita Terkait

Pesawat penerjun payung jatuh di Missouri, 12 tewas
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter Di Perairan Kalsel
Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026,Pecinta Burung Meriahkan Ajang perlombaan
Kecamatan Kelapa Dua Sukses Gelar KD PERTIWI Cup 1. Bukti Kolaborasi Antar Elemen Solid.
Kebakaran Landa Gudang PVC Di Kawasan Pluit Jakut
M Febi Pirmansyah Kritisi Dugaan Pejabat Samsat Malingping Ganti Plat Merah Mobil Dinas Jadi Plat Biasa
Pertamina Pastikan Stok BBM Pertalite Tidak Langka
Waspada Ancaman Tak Terlihat, Rutan Batam Gandeng Dinas Kesehatan Gelar Sosialisasi Hantavirus

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:36 WIB

Pesawat penerjun payung jatuh di Missouri, 12 tewas

Senin, 15 Juni 2026 - 11:53 WIB

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter Di Perairan Kalsel

Senin, 15 Juni 2026 - 08:30 WIB

Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026,Pecinta Burung Meriahkan Ajang perlombaan

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:50 WIB

Kecamatan Kelapa Dua Sukses Gelar KD PERTIWI Cup 1. Bukti Kolaborasi Antar Elemen Solid.

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:22 WIB

M Febi Pirmansyah Kritisi Dugaan Pejabat Samsat Malingping Ganti Plat Merah Mobil Dinas Jadi Plat Biasa

Berita Terbaru

Berita

Pesawat penerjun payung jatuh di Missouri, 12 tewas

Senin, 15 Jun 2026 - 19:36 WIB