Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di berbagai daerah di Indonesia dengan target penyelesaian pada 20 Juni 2026. Selain mendukung pemerataan akses pendidikan, pembangunan tersebut juga memberikan dampak ekonomi langsung melalui penyerapan puluhan ribu tenaga kerja konstruksi dan pendukung di daerah.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia nasional.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Menteri Dody.

Berdasarkan data pelaksanaan konstruksi per 7 Mei 2026, total tenaga kerja yang terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II mencapai 59.541 orang yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Penyerapan tenaga kerja tersebut mencakup pekerja lapangan, tenaga teknis, operator alat berat, hingga tenaga pendukung lainnya.

Kementerian PU menilai pembangunan infrastruktur pendidikan tidak hanya memberikan manfaat jangka panjang di sektor pendidikan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan tenaga kerja dan rantai pasok material konstruksi.

Baca Juga :  Para Dokter Spesialis Mata Tidak Hanya Berfokus Pada Pengobatan, Tetapi Juga Beri Edukasi Dini Kepada Pasien 

Seiring percepatan pekerjaan di lapangan, progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II terus menunjukkan peningkatan. Per 7 Mei 2026, progres fisik rata-rata telah mencapai 45,91%, meningkat dari 40,27% pada 1 Mei 2026.

Beberapa lokasi juga menunjukkan progres signifikan, di antaranya Kota Medan sebesar 64,48%, Kabupaten Sragen 63,22%, Kota Bengkulu 62,17%, Kabupaten Ogan Ilir 62,07%, dan Kota Makassar 62,04%.

Untuk memastikan target penyelesaian tercapai sesuai jadwal, Kementerian PU membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan yang melibatkan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, serta seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan pembangunan.

Kementerian PU juga meminta seluruh penyedia jasa konstruksi dan BUMN pelaksana untuk memastikan langkah percepatan berjalan optimal di setiap lokasi pembangunan. Kontrak pelaksanaan juga telah disesuaikan dengan target penyelesaian pembangunan pada 20 Juni 2026.

Berbagai strategi percepatan diterapkan di lapangan, antara lain pengerjaan seluruh bangunan secara paralel, penambahan jumlah tenaga kerja sesuai kebutuhan, kerja lembur, percepatan mobilisasi material, serta penambahan peralatan konstruksi seperti crane, alat pancang, excavator, dan mobile batching plant.

Baca Juga :  Kementerian PUPR Selesaikan Penanganan Kawasan Belawan, Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Banjir Rob di Medan

Selain itu, dilakukan penyesuaian metode konstruksi untuk mempercepat proses pembangunan, di antaranya penggunaan struktur baja pada beberapa bagian bangunan, penggunaan metal deck dan wire mesh, serta penerapan teknologi hollow core slab pada plat lantai.

Sekolah Rakyat Tahap II dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5–10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah. Setiap kawasan dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu tingkat SD, SMP, dan SMA yang dilengkapi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, asrama siswa dan guru, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya seperti kantin sehat, klinik, lapangan olahraga, ruang ekstrakurikuler, dan ruang terbuka hijau.

Kementerian PU juga terus mendorong penyelesaian berbagai kendala teknis di lapangan mulai dari akses konstruksi, mobilisasi material, hingga kesiapan infrastruktur pendukung guna memastikan seluruh proyek berjalan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram
Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak
Dana Darurat Bencana Diduga Dikorupsi, KPK Tetapkan Lima Tersangka di BNPB
DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan
Pasien Berpeluang Mendapat Layanan Jantung di Brebes, Pemkab Usulkan Revitalisasi RSUD
Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan
KPK Tahan Lima Orang Usai OTT BNPB
Pemekaran Brebes Selatan Kembali Disorot, DPRD Jateng Upayakan Paripurna Akhir Oktober 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Dana Darurat Bencana Diduga Dikorupsi, KPK Tetapkan Lima Tersangka di BNPB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:55 WIB

DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan

Berita Terbaru