Wanita Memiliki Peran Strategis Dalam Ekonomi Keluarga, Digaungkan Melalui Kolaborasi OJK dan TP PKK SICANTIKS 2026

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TEGAL, Dinamikanews.net – Komitmen memperkuat ketahanan ekonomi keluarga terus digaungkan Pemerintah Kota Tegal. Melalui kolaborasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal dan TP PKK Kota Tegal, kegiatan SICANTIKS, Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah, resmi digelar di Gedung Adipura Balai Kota Tegal, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala OJK Tegal Kurnia Tri Puspita beserta jajaran, Ketua TP PKK Kota Tegal Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, para narasumber, Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, Kader Dasawisma, pelaku UMKM binaan, insan media, serta seluruh peserta SICANTIKS.Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal Dedy Yon menyampaikan apresiasi atas kolaborasi strategis antara OJK Tegal dan TP PKK Kota Tegal dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat, khususnya bagi kaum perempuan.

“Perempuan, khususnya ibu-ibu PKK, memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Ibu adalah pengelola keuangan rumah tangga sekaligus pengambil keputusan finansial sehari-hari,” ujar Wali Kota.Ia menegaskan bahwa dalam rumah tangga modern, peran suami dan istri semakin dinamis. Namun demikian, dalam perspektif Islam terdapat tiga prinsip penting yang harus dipahami, yakni kewajiban, pilihan, dan penunjang.

Baca Juga :  Kementerian PUPR Ajak Generasi Muda Jaga Iklim Lewat Semangat Literasi

Menurut Dedy Yon, literasi keuangan keluarga menjadi sangat penting di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks. Pemasukan yang besar tidak menjamin kesejahteraan apabila tidak dikelola dengan baik dan terencana.“Melalui SICANTIKS ini, saya berharap ibu-ibu PKK menjadi agen literasi keuangan syariah di lingkungannya masing-masing. Tidak hanya memahami prinsip keuangan syariah, tetapi juga mampu mengedukasi masyarakat agar terhindar dari praktik keuangan ilegal,” tegasnya.

Dedy Yon secara resmi membuka kegiatan SICANTIKS 2026 dan berharap lahir kader-kader perempuan yang menjadi duta literasi keuangan syariah hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan dasawisma.Sementara itu, Kepala OJK Tegal, Kurnia Tri Puspita, menyampaikan bahwa peran ibu sangat strategis dalam edukasi dan pengelolaan keuangan keluarga.

Baca Juga :  Polusi Udara Peternakan Ayam Skala Besar Banyak Bertebaran di Kecamatan Gunung Sindur

Dalam keuangan syariah, prinsip utama terletak pada akad, dengan sistem bagi hasil, bukan bunga.

Ia menjelaskan secara singkat tiga prinsip penting dalam pengelolaan keuangan, yakni tabungan sebagai pondasi, proteksi sebagai perlindungan, dan investasi sebagai kebun yang perlu dirawat agar berkembang.

Kurnia juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan keuangan, termasuk melalui SMS dan WhatsApp, serta penawaran investasi bodong. Jika sudah terlanjur menjadi korban, masyarakat diminta segera melapor agar dapat segera dilakukan pemblokiran dan penanganan.

Melalui kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan Tegal dan TP PKK Kota Tegal diharapkan mampu melahirkan ibu-ibu yang cakap, bijak, dan tangguh dalam mengelola keuangan keluarga sesuai prinsip syariah.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

BNPB: Jumlah pengungsi banjir Demak jadi 2.839 jiwa
Pengungsi Banjir Demak Bertahan di Posko, Ahmad Luthfi Salurkan Bantuan Rp 236 Juta Kepada Masyarakat Terdampak
Respon Banjir Demak, Pemprov Jateng Koordinasikan Penanganan Bendungan Glapan dan Sungai Tuntang
Korsleting listrik hanguskan gudang onderdil motor di Cengkareng
JPU Ungkap Ketidaksesuaian Formula Harga dalam Sidang Kasus Kompensasi RON 90 Pertamina
Musibah Kembali Menimpa Desa Cilibur Paguyangan, Jembatan Vital Penghubung Antar Pedukuhan Ambruk Total
Ngopi Kamtibmas di Karang Tengah, Polisi Serap Keluhan Warga soal Narkoba hingga Pinjol
Gunung Dukono kembali semburkan abu vulkanik

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 19:39 WIB

BNPB: Jumlah pengungsi banjir Demak jadi 2.839 jiwa

Sabtu, 4 April 2026 - 19:04 WIB

Pengungsi Banjir Demak Bertahan di Posko, Ahmad Luthfi Salurkan Bantuan Rp 236 Juta Kepada Masyarakat Terdampak

Sabtu, 4 April 2026 - 18:04 WIB

Respon Banjir Demak, Pemprov Jateng Koordinasikan Penanganan Bendungan Glapan dan Sungai Tuntang

Sabtu, 4 April 2026 - 14:19 WIB

Korsleting listrik hanguskan gudang onderdil motor di Cengkareng

Jumat, 3 April 2026 - 21:08 WIB

JPU Ungkap Ketidaksesuaian Formula Harga dalam Sidang Kasus Kompensasi RON 90 Pertamina

Berita Terbaru

Berita

BNPB: Jumlah pengungsi banjir Demak jadi 2.839 jiwa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:39 WIB