Jakarta, Dinamikanews.net – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan sinergi antara regulator dengan industri menjadi kunci agar produk Indonesia memiliki daya saing di kancah global, karena dapat memastikan produk tersebut memenuhi standar nasional sekaligus global.
Kepala BPOM, Taruna Ikrar di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa perkembangan teknologi, digitalisasi, perubahan preferensi konsumen, hingga meningkatnya tuntutan pasar global menjadi tantangan yang harus dihadapi industri pangan. Karena itu, sinergi antara keduanya memastikan produk Indonesia tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional.
“Keamanan, mutu, dan inovasi produk menjadi dasar untuk memperluas daya saing pangan Indonesia di pasar global,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap daya saing industri nasional, pihaknya memfasilitasi ekspor melalui penerbitan Surat Keterangan Ekspor (SKE). Dukungan tersebut telah dimanfaatkan PT AIO yang saat ini mengekspor produknya ke sejumlah negara, antara lain Filipina, Vietnam, Singapura, Malaysia, Hong Kong, dan India.
Dia mendorong PT Amerta Indah Otsuka (PT AIO) terus memperkuat keamanan, mutu, dan inovasi produk sebagai fondasi untuk memperluas daya saing pangan Indonesia di pasar global.
Kepala BPOM mengajak PT AIO terus mengembangkan pasar ekspor dan menjaga keberlanjutannya. Pihaknya akan terus mendampingi industri, tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga mitra strategis melalui penerapan regulasi berbasis sains (science-based regulation), pendekatan berbasis risiko, dan digitalisasi pengawasan guna menciptakan iklim usaha yang kondusif, transparan, dan adaptif.
Dalam kunjungannya, Taruna meninjau langsung penerapan sistem keamanan pangan dan penjaminan mutu di fasilitas produksi PT AIO. Taruna Ikrar diajak mengunjungi galeri dan sarana produksi beberapa produk.
Berdasarkan hasil pemantauan, fasilitas tersebut telah menunjukkan pemenuhan terhadap ketentuan keamanan, mutu, dan pelabelan pangan, serta menerapkan Program Manajemen Risiko dengan baik.
Kepala BPOM menekankan pentingnya sinergi untuk menghadapi tantangan industri pangan. Hal tersebut dituangkan dalam arahannya yang juga disampaikan di hadapan President Director PT Amerta Indah Otsuka, Makoto Ikemoto, Vice President Director, Miftachul Djauhari, Director Corporate Affairs, Tri Junanto, Presiden Komisaris, Roy Sparringa, dan jajaran manajemen PT AIO.
Taruna Ikrar mengatakan masyarakat luas perlu mendapatkan manfaat dari PT AIO.
“Kita berharap Program Manajemen Risiko-nya berjalan baik. Kapasitas dan kualitas produknya terjaga, sehingga produknya dinikmati dan disayangi masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan ini, President Director PT AIO, Makoto Ikemoto menyampaikan apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada jajaran BPOM.
“Kami selalu membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari BPOM. Tolong terus dukung kami agar dapat berkontribusi pada kesehatan masyarakat Indonesia,” tuturnya.
Senada, Presiden Komisaris Roy Sparringa mengapresiasi BPOM yang kini makin terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan















