Warga Randusanga Kulon Mengeluh Akibat Banjir Rob Yang Tak Kunjung Usai

Kamis, 6 November 2025 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Banjir rob di Desa Randusanga Kulon, Brebes, adalah fenomena tahunan yang menyebabkan permukiman warga tergenang air laut. Banjir ini terjadi karena naiknya air pasang yang diperparah oleh faktor seperti abrasi pantai dan kondisi pesisir yang rusak. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, ratusan rumah warga dan bahkan sekolah terendam, peralatan rumah tangga dan kendaraan sepeda maupun yang bermotor juga kena dampaknya banyak yang berkarat.

Penyebab utama

Naiknya air pasang Ini adalah penyebab utama banjir rob, yang merupakan fenomena tahunan di wilayah pesisir.

Abrasi dan kerusakan pesisir

Kerusakan kawasan pesisir akibat abrasi memperparah masuknya air laut ke daratan, padahal kondisi sungai Sigeleng sendiri sudah cukup dalam.

Baca Juga :  Polda Jateng Turunkan Personel Dalam Gatur PH Pagi, Wujud Nyata Pelayanan Masyarakat

Dampak banjir

Permukiman warga tergenang, banjir sering kali merendam rumah warga, terutama di lingkungan seperti RW 01 dan RW 02.

Aktivitas banyak yang terganggu, Warga di sekitar mengalami kesulitan karena akses jalan terendam dan dapur rumah mereka tergenang. Beberapa sekolah dasar di Desa Randusanga Kulon juga tergenang banjir, selain permukiman, lahan tambak ikan dan rumput laut juga sering terdampak karena tanggulnya tak terlihat akibat banjir rob yang besar.

Beberapa kali dari pihak Pemerintah Kabupaten Brebes dan relawan seperti PMI dan lainnya telah menyalurkan bantuan seperti makanan, family kit, dan terpal, namun semua itu hanyalah solusi kecil yang sifatnya hanya pelipur lara.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Bangunan Diduga Gudang Limbah di Cikarang Barat

Harapan warga: Warga berharap pemerintah serius dalam penanganan banjir, termasuk pembangunan tanggul penahan rob, agar masalah ini dapat teratasi secara permanen.

Banjir Rob yang kerap terjadi setiap saat dan diperparah dengan saat hujan akibat air tawar dan air asin bertabrakan membuat sungai Sigeleng meluap, memperparah genangan air di pemukiman warga Randusanga Kulon.

Dulu dari pihak pemerintah pernah menuturkan menuturkan, telah disiapkan anggaran sebesar Rp 500 miliar guna pembangunan penahan rob oleh Pemerintah Pusat sepanjang pantai di lima Kecamatan yakni Losari, Tanjung, Bulakamba, Wanasari dan Brebes tapi sampai sekarang tak kunjung realisasi. (D. Miranoor)

 

Berita Terkait

Jumat Sehat Ceria, Rutan Batam Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan Lewat Senam Bersama
Hendra Primitif Bersama Ketum BINPAR Soroti Dugaan Keterkaitan CV Alisya Putra dalam Sejumlah Pengadaan Dinas Perikanan, Desak Transparansi Anggaran
Musim Kemarau, 85 KK di Kecamatan Legok Alami Krisis Air Bersih
Keterbatasan Bukan Halangan, Alim Anak Pemulung Asal Banjarnegara Raih Emas O2SN
Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban
Hendra Primitif Usulkan Pembangunan Embung di Kawasan Puri Pematang Tigaraksa, Butuh Dukungan DPRD Demi Aspirasi Warga
Wabup Intan Tinjau Penanganan Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin
Gubernur KDM Dinilai Tidak Tegas, Tambang Galian C Ilegal Kembali Marak di Tenjo Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:25 WIB

Jumat Sehat Ceria, Rutan Batam Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan Lewat Senam Bersama

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:08 WIB

Hendra Primitif Bersama Ketum BINPAR Soroti Dugaan Keterkaitan CV Alisya Putra dalam Sejumlah Pengadaan Dinas Perikanan, Desak Transparansi Anggaran

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:52 WIB

Musim Kemarau, 85 KK di Kecamatan Legok Alami Krisis Air Bersih

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:11 WIB

Keterbatasan Bukan Halangan, Alim Anak Pemulung Asal Banjarnegara Raih Emas O2SN

Senin, 6 Juli 2026 - 22:57 WIB

Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban

Berita Terbaru