Tim Religi Sirnah Gali Gelar Napak Tilas

Rabu, 9 April 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik Jawa Timur, Dinamikanews.net — Tim Religi Sirnah Gali, yang bermarkas d Perum Permata Regency. Morowudi Villes Blok D2 No. 4, Kecamatan Cerme. Kabupaten Gresik, kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai spiritual. Serta budaya lokal melalui kegiatan “Perjalanan Tapak Tilas” yang digelar pada akhir pekan lalu.

Kegiatan yang bertujuan untuk menelusuri jejak spiritual para tokoh terdahulu.  ini diikuti oleh 17 anggota tim religi, di antaranya Didik Djatmiko, Prasmono Wuriyanto, Guruh Kartiko, Samsul Arifin, Cak Mat, dan Cak Firman. Ketua pelaksana kegiatan ini adalah Didik Djatmiko

“Ini bukan sekadar perjalanan fisik, tapi juga perjalanan batin. yang mengingatkan kita akan akar spiritual.  dan sejarah perjuangan dakwah di tanah Jawa.” ujar Didik Djatmiko kepada awak media.

Baca Juga :  SISKOM-PN Kota Binjai Serahkan Donasi untuk Anak Penderita Leukemia, Asifa Nayla

Rute perjalanan dimulai dari markas komunitas di Morowudi Villes dan dilanjutkan ke Petirtaan Jolotundo.  sebuah situs sejarah yang terletak di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut di kawasan Trawas, Mojokerto. Tempat ini dikenal sebagai pemandian spiritual peninggalan Raja Airlangga.  yang sarat akan nilai sejarah dan kepercayaan spiritual.

Petirtaan Jolotundo dipercaya sebagai tempat suci yang memberikan banyak manfaat.  bahkan dipercaya dapat memberikan efek awet muda.

Dibangun pada tahun 899 Saka (977 M).  situs ini merupakan salah satu petirtaan tertua di Jawa Timur dan memiliki corak Hindu. Sebagaimana terlihat dari relief dan lempengan bertuliskan Dewi Isna dan Agni.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Pesta! Anniversary Djoker Ke-3 Mengusung Tema "Guyub Rukun Lan Migunani"

Menurut beberapa sumber sejarah. Pendirian Jolotundo erat kaitannya dengan Raja Udayana dari Kerajaan Bedahulu di Bali.  sebagai bentuk syukur atas kelahiran Airlangga.  yang kemudian dikenal sebagai pendiri Kerajaan Kahuripan.

Dengan akses yang cukup baik dan hanya sekitar satu hingga dua jam perjalanan dari Mojokerto dan Surabaya.  Jolotundo kini menjadi destinasi wisata spiritual yang populer.

Kegiatan napak tilas ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah antarsesama anggota komunitas. Serta menanamkan kembali semangat perjuangan.  dan nilai luhur warisan para pendahulu kepada masyarakat luas. khususnya di Kabupaten Gresik dan sekitarnya.

Berita Terkait

Transportasi Umum Jakarta Gratis Hari Ini, Peringati Hari Transportasi Nasional
“Seribu Teman Terlalu Sedikit”, Pesan Dimyati Natakusumah dalam Halal Bihalal DPP PIP Indonesia
KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek Jalur Kereta Lewat Orang Kepercayaan
107 PPK Brebes Ikuti Pembekalan, Perkuat Integritas dan Cegah Risiko Hukum Pengadaan
Sekda Soma Atmaja: Beasiswa Tangerang Gemilang Tetap Terus Berlanjut ‎
Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 23 April 2026: Jam Berlaku, 26 Lokasi, dan Daftar Kendaraan yang Dikecualikan
Kritik MUI Picu Pramono Ubah Prosedur Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu
Penjarahan Aset KAI Pasca Pencanangan Perumahan Rakyat di Manggarai

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:28 WIB

Transportasi Umum Jakarta Gratis Hari Ini, Peringati Hari Transportasi Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 23:52 WIB

“Seribu Teman Terlalu Sedikit”, Pesan Dimyati Natakusumah dalam Halal Bihalal DPP PIP Indonesia

Kamis, 23 April 2026 - 18:49 WIB

KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek Jalur Kereta Lewat Orang Kepercayaan

Kamis, 23 April 2026 - 16:09 WIB

Sekda Soma Atmaja: Beasiswa Tangerang Gemilang Tetap Terus Berlanjut ‎

Kamis, 23 April 2026 - 13:30 WIB

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 23 April 2026: Jam Berlaku, 26 Lokasi, dan Daftar Kendaraan yang Dikecualikan

Berita Terbaru