Presiden Bubarkan KASN, Mana Janjinya Waktu Kampanye 2019? Koalisi Netralitas Gugat UU ASN ke MK

Jumat, 30 Agustus 2024 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Presiden Joko Widodo resmi membubarkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) berlaku sejak di undangkan 23 Agustus 2024.

Langkah ini memicu reaksi Koalisi untuk Netralitas ASN, yang terdiri dari ICW, Perludem, KPPOD, dan aktivis lainnya, mengajukan permohonan gugatan uji materiil ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pengamat Politik Samuel F Silaen mengatakan, “Pembubaran KASN diduga kuat merupakan upaya mempolitisasi ASN untuk memenangkan kepentingan politik tertentu.

Setelah revisi UU Pilkada gagal, justru pemerintah utak- atik UU ASN yang baru disyahkan itu, meskipun tak ada kegentingan yang memaksa sehingga harus membubarkan KASN pada 23 Agustus lalu hasil revisi Undang-Undang ASN itu.

Sehingga tugas-tugas dan fungsi KASN kemudian dialihkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN), “sesalnya.kepada awak media, Kamis (29/8/2024).

Lanjut Silaen, menerangkan KASN merupakan lembaga yang diadopsi mirip dengan Civil Service Commission di Korea Selatan, yang terbukti mampu mereformasi birokrasi di Korea Selatan (Moon dan Mim, 2006).

Baca Juga :  Bumi Makin Gerah: Masih Sempatkah Kita "Mendinginkannya" di 2026? 🌍🔥

Selama ini, KASN berperan sebagai garda terdepan penjaga netralitas ASN dalam politik, termasuk mencegah keterlibatan mereka dalam kegiatan politik praktis.

“Sangatlah dilema UU ASN yang memuat aturan tentang penghapusan KASN sebagai lembaga yang berwenang menjaga netralitas ASN malah dibubarkan atau dihapuskan,” tegas Silaen

Namun menurut hemat Silaen, demi menjaga netralitas ASN didalam masa kontestasi politik pilkada serentak 2024 ini, maka harusnya ditunda agar tidak terjadi polemik yang merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

 “Ada baiknya penerapan UU ASN itu diskip dulu penerapannya, karena mengingat waktunya yang tidak pas, itulah yang menjadi alasan utama kenapa KASN itu jangan diutak-atik saat pilkada serentak 2024,” pesan alumni Lemhanas Pemuda 2009 itu.

“Namun bila ada niatan yang tidak baik maka sudah barang tentu, tidak bisa dibilangin lagi dan semua etika moral pemerintahan ditabrak kecuali didemo besar- besaran sampai keputusan itu dipending dulu, “kritik Silaen.

Ia menambahkan, selama ini KASN telah berhasil menghentikan upaya membuat ASN terlibat politik Pemilu.

Baca Juga :  Asal Usul Pulau Nusakambangan: Legenda dan Sejarah yang Menyimpan Misteri

Namun atas permintaan berbagai kepala daerah yang kewenangannya terganggu KASN karena tidak bisa memaksa ASN berpolitik telah meminta presiden membubarkan KASN.

Pemerintah resmi menghapus Komisi Aparatur Sipil Negara. Hal ini merupakan tindak lanjut adanya revisi UU ASN yang di dalamnya menghapus KASN.

Pasca dihapusnya KASN, kerja kerja KASN diserahkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) dan eksekusinya dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sejenak bila kita flashback lima tahun lalu saat kampanye presiden Jokowi, “saat kampanye pilpres 2019, Jokowi berjanji pentingnya KASN. Tapi mau apalagi nasi sudah jadi bubur, memang tidak ada konsekuensinya bila janji kampanye tidak dilaksanakan, apapun statemen yang dikampanyekan itu sekarang realitanya berbanding terbalik, “tandasnya.

Berita Terkait

Si Pitung, Legenda Pejuang Betawi yang Tetap Hidup dalam Ingatan
Cikal Bakal Brebes, Dikenal Sejak Dulu Sebagai “Kota Bawang Merah”
Asal Usul Pulau Nusakambangan: Legenda dan Sejarah yang Menyimpan Misteri
Jejak Cerita Desa Randusanga Kulon, Dari Bekas Musyawarah Walisongo Hingga Sentra Rumput Laut
Jejak Sejarah Losari, Dari Pelabuhan Kuno Hingga Wilayah Penyebaran Islam di Brebes
Jejak Sejarah Brebes : Dari Wilayah Perbatasan Hingga Menjadi Kabupaten Yang Berkarakter
Sejarah Gunung Kumbang — Jejak Alam dan Warisan yang Tak Terpisahkan dari Masyarakat
Kurs Hancur: Ekonomi Katanya Tumbuh, Tapi Rupiah Malah Lumpuh

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 04:54 WIB

Si Pitung, Legenda Pejuang Betawi yang Tetap Hidup dalam Ingatan

Jumat, 11 September 2026 - 06:19 WIB

Cikal Bakal Brebes, Dikenal Sejak Dulu Sebagai “Kota Bawang Merah”

Kamis, 10 September 2026 - 05:00 WIB

Asal Usul Pulau Nusakambangan: Legenda dan Sejarah yang Menyimpan Misteri

Kamis, 3 September 2026 - 14:52 WIB

Jejak Cerita Desa Randusanga Kulon, Dari Bekas Musyawarah Walisongo Hingga Sentra Rumput Laut

Rabu, 2 September 2026 - 04:51 WIB

Jejak Sejarah Losari, Dari Pelabuhan Kuno Hingga Wilayah Penyebaran Islam di Brebes

Berita Terbaru

Berita

Wushu Tambah Tiga Medali Perunggu Untuk Indonesia

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:41 WIB

FORMASA Surakarta melakukan audiensi sebagai bagian dari persiapan Silaturahmi dan Sinergitas Lintas Ormas se-Kota Surakarta.

Organisasi

FORMASA Surakarta dalam persiapan silaturahmi lintas Ormas

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:25 WIB