Purbaya Optimistis IHSG Tembus 10.000 pada 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap percaya diri Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa menembus level 10.000 pada 2026.

Di tengah pasar yang masih limbung dan sentimen negatif yang menari liar, ia menilai target itu tetap realistis selama fondasi ekonomi tetap berdiri kokoh.

“Bisa lah (10.000 tahun ini),” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Meski begitu, Purbaya tidak menutup mata. Ia mengakui pasar masih bergerak liar, seperti ombak yang naik turun karena angin, bukan karena dasar lautnya bergeser.

Namun, ia menegaskan pemerintah tidak mengejar angka IHSG semata. Ia memilih menjaga mesin ekonomi tetap bertenaga agar pasar menemukan ritmenya sendiri.

“Fokus saya adalah jaga fundamental ekonomi. Bukan jaga IHSG. Karena IHSG akan adjust otomatis ke fundamental ekonominya,” ucapnya.

Karena itu, Purbaya menilai pergerakan IHSG saat ini lebih sering dipicu “noise” atau suara gaduh yang muncul di luar fundamental ekonomi Indonesia.

Baca Juga :  Menteri Basuki Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Progres Bendungan Bolango Ulu di Gorontalo

Dalam pandangannya, gejolak pasar belakangan ini bukan cermin murni kondisi domestik, melainkan riuh sentimen yang membuat pasar mudah gelisah.

“Sekarang banyak noise. Banyak yang protes-protes itu. Saya beresin,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyinggung langkah penyesuaian kebijakan ke luar negeri untuk meredam tekanan eksternal. Menurutnya, kebisingan dari luar negeri kerap menyelinap ke pasar domestik dan ikut menggoyang ritme perdagangan.

“Mau menyesuaikan ke luar negeri kemarin, untuk mengendalikan noise di luar negeri sana,” jelasnya.

Meski pasar masih diguncang sentimen, Purbaya tetap yakin arah pergerakan IHSG akan kembali ke rel. Jika ekonomi terus tumbuh sehat, IHSG hanya perlu waktu untuk bangkit lalu melaju lebih tinggi.

“Kalau ekonominya bagus, nanti naik cepat,” tuturnya.

Baca Juga :  BRI Bintaro Gelar Ramah Tamah Bersama Fashion Designer Ria Miranda

IHSG Turun 3,38 Persen, Sektor Siklikal Jadi Beban Utama

Sementara itu, IHSG belum keluar dari tekanan. Pada penutupan perdagangan Jumat, indeks terkoreksi 249,1 poin atau 3,38 persen lalu berhenti di level 7.129,490.

Koreksi itu menambah tekanan yang terus menahan laju pasar saham domestik dalam beberapa hari terakhir.

Sejumlah sektor ikut terseret. Sektor siklikal memimpin pelemahan setelah turun 4,14 persen. Berikutnya, sektor infrastruktur melemah 4,03 persen, sektor energi turun 3,82 persen, sektor properti terkikis 3,73 persen, dan sektor transportasi turun 3,33 persen.

Meski layar perdagangan masih merah dan pasar tampak seperti mesin yang sedang batuk, Purbaya melihat fondasi ekonomi Indonesia belum retak.

Selama mesin utamanya tetap menyala, ia percaya IHSG hanya sedang menepi sebentar sebelum kembali tancap gas.

Berita Terkait

Rawan Kecelakaan, Jalan Gajah Barong, Desa Munjul, Kecamatan Solear Segera Dipasang Warning Light.
Perpusnas Naikkan Usulan Anggaran Jadi Rp357,77 M Perluas Akses Baca
Ribuan Pengunjung Padati Puncak Suroloyo, Ikuti Tradisi Kirab dan Jamasan Pusaka
Dinkominfo Banyumas dan Bea Cukai Purwokerto Bersinergi Gempur Peredaran Rokok Ilegal di Kabupaten Banyumas
Sekda Soma Terima Kedatangan Jamaah Haji Kabupaten Tangerang
Wabup Intan Apresiasi Pasar Tradisional Sebagai Pusat Pergerakan Ekonomi Rakyat
FORBETA SALURKAN SANTUNAN ANAK YATIM: BERBAGI KASIH, MENEBAR KEBAHAGIAAN, MERAIH KEBERKAHAN
Menag: Jadikan Tahun Baru Hijriah Momentum Transformasi Diri & Sosial

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:46 WIB

Rawan Kecelakaan, Jalan Gajah Barong, Desa Munjul, Kecamatan Solear Segera Dipasang Warning Light.

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:09 WIB

Perpusnas Naikkan Usulan Anggaran Jadi Rp357,77 M Perluas Akses Baca

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:29 WIB

Ribuan Pengunjung Padati Puncak Suroloyo, Ikuti Tradisi Kirab dan Jamasan Pusaka

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:19 WIB

Dinkominfo Banyumas dan Bea Cukai Purwokerto Bersinergi Gempur Peredaran Rokok Ilegal di Kabupaten Banyumas

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:54 WIB

Wabup Intan Apresiasi Pasar Tradisional Sebagai Pusat Pergerakan Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru