Webinar Nasional UNPAM Soroti Deep Learning dan Digitalisasi untuk Kompetensi Guru di Era Disrupsi

Sabtu, 28 Juni 2025 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan, Dinamikanews.net— Universitas Pamulang melalui Program Studi Magister Manajemen Pendidikan menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Deep Learning dan Digitalisasi: Meningkatkan Kompetensi Guru di Era Disrupsi” yang sukses digelar secara daring pada Jumat, 27 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam merespons tantangan pendidikan abad ke-21, khususnya terkait transformasi pembelajaran digital.

Acara dibuka oleh Shelly Oktaviana selaku pembawa acara, yang memperkenalkan rangkaian kegiatan mulai dari sambutan, sesi pemaparan materi, hingga penampilan budaya tari Mappadendang dari mahasiswa Magister MPD UNPAM. Webinar ini dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dari seluruh Indonesia, termasuk guru dan kepala sekolah dari berbagai daerah.

Pendidikan Masa Kini Menuntut Transformasi Mendalam

Sambutan hangat disampaikan oleh Ketua Yayasan Sasmita Jaya, Dr. Pranoto, S.E., M.M., dan perwakilan Rektor Universitas Pamulang, Prof. Dr. Gunawan Tangkilisan, yang menekankan pentingnya peran guru dalam menghadapi era digital.
Webinar juga diwarnai dengan pesan video dari Anies Baswedan, yang mengapresiasi inisiatif UNPAM dalam mendorong peningkatan kapasitas pendidik melalui pendekatan adaptif dan inovatif.

Baca Juga :  Dodol Tenjo: Manisnya Warisan Rasa dari Perbatasan Bogor-Tangerang

Ketua Prodi S2 MPD, Assoc. Prof. Dr. Saiful Anwar, turut memberikan pengantar bahwa pembelajaran masa kini tidak bisa lagi bertumpu pada metode lama. Ia menegaskan pentingnya pembaruan kompetensi guru agar tidak tergerus zaman.
Digitalisasi Pembelajaran Bukan Ancaman, Tapi Kesempatan Sesi utama webinar diisi oleh Ir. Mochammad Abduh, M.Sc.Ed., Ph.D., Staf Ahli Teknologi Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ia menegaskan bahwa pembelajaran mendalam (deep learning) bukanlah kurikulum baru, melainkan pendekatan yang mengintegrasikan tiga unsur penting: mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning.

“Pembelajaran mendalam bukan sekadar strategi belajar, tetapi merupakan upaya menyeluruh untuk menjawab tantangan schooling without learning,” ujar Abduh.

Ia juga menekankan bahwa digitalisasi, termasuk kecerdasan artifisial dan coding, adalah alat bantu yang justru memperkuat peran guru, bukan menggantikannya.
Dalam paparannya, Abduh juga menjelaskan strategi Kemdikdasmen dalam menghadirkan pembelajaran digital melalui tiga pendekatan: online, offline (plug), dan tanpa perangkat (unplug) sesuai kondisi infrastruktur daerah.

Baca Juga :  Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 97 Era Globalisasi Dan Teknologi Generasi Muda Harus Lebih Banyak Berkarya.

Platform Terpadu “Rumah Pendidikan” Siap Diluncurkan

Sebagai bagian dari upaya digitalisasi, Kemdikdasmen sedang mengembangkan platform terpadu bernama “Rumah Pendidikan” yang akan mengintegrasikan ruang untuk guru, siswa, orang tua, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya melalui sistem single sign-on (SSO).

Moderator webinar, Dr. Lili Nurlaili, M.Ed., menegaskan bahwa pembelajaran mendalam adalah jembatan menuju siswa yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga kritis, kreatif, dan siap menghadapi masa depan.

Arah Baru Pendidikan Indonesia

Webinar ini diakhiri dengan semangat kolaborasi dan ajakan kepada seluruh guru untuk terus belajar, beradaptasi, dan bertransformasi di era disrupsi. “Pendidikan masa depan bukan tentang siapa yang paling pintar, tapi siapa yang paling mau terus belajar,” pungkas Prof. Gunawan.

Dengan kegiatan ini, Universitas Pamulang menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang relevan dan tangguh di tengah perubahan zaman yang masif.

Berita Terkait

Sekda Jateng Minta ASN Jangan Antikritik, Komplain Warga Harus Jadi Bahan Evaluasi
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Bupati Tangerang Resmikan Empat Fasilitas Baru dan Tinjau Gerai Samsat di Tigaraksa
Madrasah Light Competition Tingkat Kabupaten Tangerang Berakhir, Para Juara Siap Bersaing di Provinsi 
Kepala Desa Margasari Kecamatan Tigaraksa. Keluhkan Banyak Warga Tidak Diterima Masuk SMP Negeri 3 Tigaraksa.
Kades Munjul Kecamatan Solear Kecewa. Banyak Warganya Tidak Di Terima Di SMP Negeri 3 Solear
Kemendikdasmen Sediakan Ribuan Buku Digital Gratis Lewat Platform SIBI
Sebanyak 198 Siswa PKBM Bintang Pasir Nangka. Mengikuti Wisuda Kelulusan.
PAUD KB. BIRRUL WALIDAIN Caringin melaksanakan pelepasan Siswa-siswi Tahun Pelajaran 2026.Dimeriahkan Dengan Berbagai Pentas Seni.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:28 WIB

Sekda Jateng Minta ASN Jangan Antikritik, Komplain Warga Harus Jadi Bahan Evaluasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:25 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Bupati Tangerang Resmikan Empat Fasilitas Baru dan Tinjau Gerai Samsat di Tigaraksa

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:53 WIB

Madrasah Light Competition Tingkat Kabupaten Tangerang Berakhir, Para Juara Siap Bersaing di Provinsi 

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:33 WIB

Kepala Desa Margasari Kecamatan Tigaraksa. Keluhkan Banyak Warga Tidak Diterima Masuk SMP Negeri 3 Tigaraksa.

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:24 WIB

Kades Munjul Kecamatan Solear Kecewa. Banyak Warganya Tidak Di Terima Di SMP Negeri 3 Solear

Berita Terbaru

Berita

Pemkab Tangerang Rotasi dan Mutasi Pejabat

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:37 WIB