Presiden Prabowo Tegaskan: Pendidikan Sekolah Negeri Gratis SD sampai SMA, Mendikdasmen Jelaskan Sudah Dibiayai Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net –  Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen agar seluruh jenjang pendidikan di sekolah negeri, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi negeri, dapat diakses secara gratis oleh seluruh warga negara. Pernyataan ini disampaikan Presiden saat berpidato pada Peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

“Biaya pendidikan negeri harus gratis. SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis. Saya akan segera mengadakan rapat terbatas untuk membahasnya,” ujar Presiden .

* Penjelasan Mendikdasmen: Sudah Ada Pembiayaan, Akan Disempurnakan

Merespons pernyataan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pada dasarnya pendidikan di sekolah negeri jenjang TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK sudah mendapatkan pembiayaan penuh dari pemerintah melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca Juga :  Kerjasama dengan HDF Energy Indonesia, BAg Kaji Potensi Kapal Hidrogen

“Kalau TK, SD, SMP, SMA, SMK Negeri semua sudah gratis. Semua sekolah mendapatkan dana BOS, dan siswa tidak mampu mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP),” ungkap Mu’ti pada Minggu (20/9/2026).

Meski demikian, Mendikdasmen mengakui masih perlu menyempurnakan jaminan agar tidak ada lagi pungutan yang membebani orang tua, serta memastikan kualitas dan fasilitas sekolah merata di seluruh Indonesia .

Poin Penting Kebijakan

– Wajib Belajar Diperluas: Dari 9 tahun menjadi 13 tahun — mencakup pra-sekolah hingga SMA/SMK

Baca Juga :  Kesbangpol Brebes Adakan Pendidikan Politik Bagi Masyarakat

– Sumber Dana: APBN 20% sesuai amanat UUD 1945; Presiden juga menyebutkan kemungkinan penggunaan aset pemulihan hasil korupsi

– Langkah Selanjutnya: Rapat Terbatas Kabinet akan segera digelar untuk merumuskan kerangka aturan dan pendanaan menyeluruh

– Jenjang Perguruan Tinggi: Masih dibahas terpisah bersama Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi

*Tanggapan Masyarakat & Pengamat

– Orang tua menyambut baik rencana ini, namun berharap tidak ada pungutan tersembunyi seperti uang komite, biaya kegiatan, atau perlengkapan

– Pengamat menilai jenjang SD–SMA dapat dipercepat penerapannya, sedangkan jenjang perguruan tinggi memerlukan penataan ulang jalur mandiri dan struktur anggaran

(D. Miranoor)

Berita Terkait

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu
Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan
Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga
Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali
Bupati Paramitha Kecam Keras Pungutan Sekolah di Brebes: Pendidikan Harus Gratis, Jangan Bebani Orang Tua Siswa
Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai
Kemenkes Catat 401.586 Kasus Kumulatif Ispa Akibat Karhutla
Kemenag RI Tinjau Masjid Al-Falaah Ciputat usai Insiden Perusakan Pengeras Suara

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:03 WIB

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu

Jumat, 6 November 2026 - 15:54 WIB

Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan

Jumat, 6 November 2026 - 11:44 WIB

Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga

Jumat, 6 November 2026 - 07:06 WIB

Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali

Kamis, 5 November 2026 - 17:56 WIB

Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai

Berita Terbaru