Penanganan Darurat Ambruknya Jembatan Kalibuntu Desa Cilibur, Bupati Instruksikan Dibangun Jembatan Semi Permanen

Minggu, 5 April 2026 - 04:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net – Penanganan cepat tanggap Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE., MM., melakukan peninjauan langsung ke lokasi ambruknya Jembatan Kalibuntu di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, pada Sabtu (04/04/2026) sore. Jembatan yang menjadi satu-satunya penghubung antara Dukuh Luwung dan Dukuh Kumambang ini runtuh sehari sebelumnya, tepatnya pada Jumat (03/04/2026) pukul 14.30 WIB.

Secara detail, jembatan ini berada di ruas jalan kabupaten nomor 192 dengan panjang total ruas mencapai 3.619 meter. Bangunan yang telah berdiri sejak tahun 2013 ini memiliki bentang panjang 15 meter, lebar 4 meter, dan ketinggian 8 hingga 9 meter. Sebelum dibangun secara permanen, akses ini merupakan jembatan sederhana yang dibangun atas dasar swadaya masyarakat setempat.

Penyebab utama runtuhnya struktur vital ini dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Hal ini menyebabkan debit air sungai meningkat drastis dan arus yang sangat deras hingga akhirnya menggerus pondasi serta badan jembatan sehingga rubuh.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati didampingi oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Dani Asmoro, serta unsur Forkompinca Kecamatan Paguyangan.

Baca Juga :  Jasa Marga Peduli Pondok

Akibat kejadian nahas ini, akses mobilitas warga di wilayah tersebut terputus total. Hal ini tentu saja mengganggu berbagai aktivitas penting masyarakat, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, hingga kebutuhan sehari-hari warga di beberapa pedukuhan.

Merespons keluhan dan kebutuhan mendesak warga, Bupati Paramitha Widya Kusum memberikan instruksi tegas kepada jajarannya untuk segera bertindak cepat. Ia meminta agar segera direalisasikan pembangunan jembatan semi permanen sebagai solusi darurat mengingat akses ini merupakan jalur yang sangat vital.

“Instruksikan kepada Kepala Dinas PU agar secepatnya direalisasikan upaya perbaikan dengan membuat jembatan semi permanen. Akses ini adalah jalur utama warga, jadi harus menjadi prioritas utama. Selain itu, BPBD juga agar segera menyusun dan membuat laporan resmi terkait kejadian ini,” tegas Bupati.

Sikap tanggap dari pemerintah daerah ini disambut baik oleh pihak kecamatan. Camat Paguyangan, Koko Kusnanto, A.Kp., S.Hut., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas penanganan yang cepat tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas respon cepat yang diberikan oleh DPU maupun BPBD. Tindakan ini sangat membantu meringankan beban masyarakat kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Koperasi Desa Merah Putih Brebes Kantongi SK Badan Hukum Kemenkumham, Anna: Jangan Cuma 'Koperasi Kertas'

Sementara itu, Kepala DPU Brebes, Dani Asmoro, S.T., membenarkan bahwa kerusakan ini disebabkan oleh gerusan arus sungai yang sangat deras. Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan segera membangun jembatan darurat, namun dengan pembatasan kapasitas demi keselamatan.

“Untuk sementara waktu, akan dibuat jembatan semi permanen agar masyarakat bisa beraktivitas kembali. Namun, untuk tahap awal kendaraan yang diperbolehkan melintas akan dibatasi, yaitu jenis kendaraan L300 ke bawah saja,” jelas Dani Asmoro.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pembangunan jembatan yang benar-benar permanen dan kokoh baru akan dilakukan setelah kondisi pasca bencana dinyatakan benar-benar aman dan memungkinkan untuk dilakukan pengerjaan konstruksi secara maksimal.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Cilibur, Nurohman, S.H. Ia berharap penanganan darurat ini dapat segera terealisasi sehingga kelancaran aktivitas warga dapat segera pulih kembali meski dalam kondisi terbatas, sambil menunggu pembangunan jembatan permanen sebagai solusi jangka panjang.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Indonesia dan India sepakati restorasi Candi Prambanan
Zulhas Ungkap Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun hingga Gunung dan Pesisir
Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban
Bermain Rakit, 2 Remaja Hilang Terbawa Arus Sungai di Pringsewu
Hendra Primitif Usulkan Pembangunan Embung di Kawasan Puri Pematang Tigaraksa, Butuh Dukungan DPRD Demi Aspirasi Warga
Wabup Intan Tinjau Penanganan Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin
Gubernur KDM Dinilai Tidak Tegas, Tambang Galian C Ilegal Kembali Marak di Tenjo Bogor
Pengurus DPC GMNI Tangerang Periode 2026- 2028 Resmi Dilantik

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:57 WIB

Indonesia dan India sepakati restorasi Candi Prambanan

Senin, 6 Juli 2026 - 23:51 WIB

Zulhas Ungkap Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun hingga Gunung dan Pesisir

Senin, 6 Juli 2026 - 22:57 WIB

Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban

Senin, 6 Juli 2026 - 13:39 WIB

Bermain Rakit, 2 Remaja Hilang Terbawa Arus Sungai di Pringsewu

Senin, 6 Juli 2026 - 12:08 WIB

Hendra Primitif Usulkan Pembangunan Embung di Kawasan Puri Pematang Tigaraksa, Butuh Dukungan DPRD Demi Aspirasi Warga

Berita Terbaru

Berita

Indonesia dan India sepakati restorasi Candi Prambanan

Selasa, 7 Jul 2026 - 15:57 WIB