Reporter Tempo Andre Prasetyo Nugroho Ditahan Tentara Israel di Perairan Internasional Gaza

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Kabar keprihatinan mendalam menyelimuti dunia pers tanah air. Reporter PT Tempo Inti Media Tbk., Andre Prasetyo Nugroho, dilaporkan telah ditahan oleh tentara Israel saat menjalankan tugas jurnalistik sekaligus misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza, Palestina.

Insiden tersebut terjadi pada Senin, 18 Mei 2026, ketika kapal bantuan yang ditumpanginya dihadang saat melintas di wilayah perairan internasional.

Pihak manajemen Tempo mengonfirmasi bahwa kontak rutin dengan Andre telah terputus sejak Ahad, 17 Mei 2026. Kepastian mengenai penahanan ini diperoleh setelah manajemen menerima konfirmasi resmi dari lembaga pengundang misi kemanusiaan tersebut.

Menyikapi peristiwa ini, manajemen Tempo menyatakan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan fisik serta kondisi psikologis keluarga yang ditinggalkan.

“Keluarga besar Tempo menyampaikan keprihatinan yang sangat mendalam atas kejadian yang dialami oleh Andre. Kami terus menjalin komunikasi intensif dengan perwakilan keluarga untuk memberikan dukungan penuh, pendampingan, serta menyampaikan pembaruan informasi secara berkala,” tulis manajemen Tempo dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga :  BRI Kantor Cabang Tangerang Merdeka Gelar Acara Sponsorship Gathering Bersama Nasabah Inti PT. Golden Piping Indonesia

Sebelum diberangkatkan ke medan konflik, Tempo menegaskan bahwa Andre telah dibekali dengan kesiapan yang matang. Jurnalis tersebut telah menerima pelatihan komprehensif, baik untuk keperluan peliputan maupun peran sebagai relawan kemanusiaan di wilayah berisiko tinggi. Pelatihan tersebut diperoleh melalui program internal Tempo serta program khusus yang diselenggarakan oleh lembaga pengundang, yaitu Global Sumud Flotilla (GSF) dan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Keputusan Tempo untuk mengirimkan representasinya ke Gaza didasari oleh urgensi situasi kemanusiaan yang sangat mendesak bagi masyarakat sipil di wilayah tersebut. Selain itu, tingginya atensi dan solidaritas publik Indonesia terhadap krisis Gaza menjadi dorongan kuat bagi pers nasional untuk hadir langsung. Sebagai institusi pers yang berkomitmen pada nilai kemanusiaan, Tempo memandang pemenuhan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang valid, objektif, dan langsung dari lapangan sebagai sebuah kewajiban mutlak.

Hingga saat ini, Tempo terus bergerak aktif mengumpulkan, memverifikasi, dan memperbarui informasi dari berbagai jaringan di lapangan, terutama melalui koordinasi intensif dengan GSF dan GPCI guna mendapatkan gambaran situasi yang utuh. Seluruh saluran komunikasi dan relasi strategis, baik di tingkat domestik maupun internasional, telah diaktifkan untuk memastikan bahwa kasus penahanan jurnalis ini mendapat perhatian serius dari komunitas global.

Baca Juga :  Tingkatkan Literasi Digital Nasabah, BRI KC Bandara Soetta Giat Edukasi Penggunaan Aplikasi QLola

Langkah taktis juga diambil dengan membangun komunikasi bersama media massa lain serta lembaga internasional yang stafnya turut menjadi korban penahanan dalam operasi militer Israel tersebut. Kolaborasi ini ditujukan untuk merumuskan langkah bersama, menggalang solidaritas internasional, serta mendesak pemulangan segera para pekerja media dan relawan kemanusiaan yang ditahan.

Meskipun akses komunikasi menuju dan dari wilayah krisis saat ini dilaporkan sangat terbatas, manajemen Tempo menyatakan bahwa respons dari berbagai pihak internasional yang diajak berkoordinasi sejauh ini sangat positif. Tempo berkomitmen akan terus memantau setiap perkembangan di lapangan secara berkala dan menyampaikannya secara transparan kepada publik luas.

Berita Terkait

Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 
DPRD DKI Usul Pelajar Jadi Penerima Kartu Layanan Gratis Transjakarta
Pasangan Kekasih Yang Membuang Bayi di Tamansari Ditangkap Polisi
Festival Bawang Merah, Momentum Strategis Untuk Mendorong Pertanian yang Modern
Pemkab Tangerang Luncurkan Beasiswa Madrasah Gemilang, Bupati Maesyal Minta Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan
Jaga Kesehatan di Tengah Abu Vulkanik, Benyamin Imbau Warga Tangsel Gunakan Masker
Presiden Prabowo: Setiap Bencana Harus Menjadi Pelajaran untuk Memperkuat Kesiapsiagaan!
Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum, Sosialisasi dan Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:59 WIB

Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 

Rabu, 9 September 2026 - 20:52 WIB

DPRD DKI Usul Pelajar Jadi Penerima Kartu Layanan Gratis Transjakarta

Rabu, 9 September 2026 - 18:23 WIB

Pasangan Kekasih Yang Membuang Bayi di Tamansari Ditangkap Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 13:46 WIB

Festival Bawang Merah, Momentum Strategis Untuk Mendorong Pertanian yang Modern

Selasa, 8 September 2026 - 18:05 WIB

Jaga Kesehatan di Tengah Abu Vulkanik, Benyamin Imbau Warga Tangsel Gunakan Masker

Berita Terbaru