Bumi Makin Gerah: Masih Sempatkah Kita “Mendinginkannya” di 2026? 🌍🔥

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapi tenang, artikel ini nggak cuma bakal nakut-nakutin kamu. Ada kabar baik di balik panasnya suhu bumi kita!

1. Rekor Suhu Terpanas: Alarm yang Makin Kencang

Tahun 2025 lalu resmi dinobatkan sebagai tahun paling “hot” sepanjang sejarah. Akibatnya, es di kutub mencair lebih cepat dan pola musim jadi berantakan. Di Indonesia sendiri, kita makin sering merasakan hari-hari yang bikin gerah meski sudah pakai AC.

2. Bukan Lagi Zamannya Plastik Sekali Pakai

Kabar kerennya, tahun ini makin banyak negara (termasuk Indonesia di beberapa daerah) yang makin tegas melarang plastik sekali pakai. Sekarang, bawa tumblr dan tas belanja sendiri bukan cuma soal gaya, tapi sudah jadi standar “keren” yang baru. Kalau kamu masih pakai sedotan plastik, siap-siap dilirik aneh sama teman sebelahmu!

Baca Juga :  Di depan Himpunan Nelayan, LaNyalla Bedah Ekonomi Kerakyataan yang Berkeadilan versi Pendiri Bangsa

3. Teknologi Hijau yang Makin Terjangkau

Dulu, pasang panel surya di rumah atau beli kendaraan listrik rasanya cuma buat kaum sultan. Tapi di 2026, harganya makin masuk akal! Banyak startup lokal yang mulai bikin solusi ramah kantong supaya kita bisa tetap nyaman tanpa harus merusak bumi.

“Terus, Gue Harus Ngapain?”

Nggak perlu langsung jadi aktivis yang demo di jalanan (kecuali kamu mau!). Kamu bisa mulai dari hal-hal simpel yang punya efek domino:

  • Diet Gadget: Ternyata, menyimpan ribuan email sampah itu butuh energi server yang besar, lho. Yuk, rajin hapus email nggak penting!

  • Thrifting & Slow Fashion: Kurangi beli baju “fast fashion” yang cuma bertahan sebulan. Pakai baju lama atau beli barang preloved itu jauh lebih ramah lingkungan.

  • Kurangi Sisa Makanan: Sampah makanan adalah salah satu penyumbang gas metana terbesar. Ambil secukupnya, habiskan semuanya.

Baca Juga :  Mukhaer Pakkanna : "Rokok Membelenggu Anak Muda Disaat Hari Anak Nasional"

Kesimpulan: Kita Masih Punya Harapan!

Bumi memang lagi nggak baik-baik saja, tapi bukan berarti kita harus pasrah. Dengan sedikit perubahan kebiasaan dan dukungan pada teknologi hijau, kita masih bisa kok memberikan “napas” buat planet ini.

Ingat: Kita nggak butuh satu orang yang melakukan hidup hijau dengan sempurna. Kita butuh jutaan orang yang melakukannya meski belum sempurna.

Berita Terkait

Dinilai Cocok dan Butuh Perubahan, Praktisi Hukum Turnya Resmi Mundur Dari Gerindra Gabung PSI
Tanggapan Cepat Soal Pajak Kendaraan, Gubernur Jateng: Pemerintah Daerah Tetap Memiliki Ruang Kebijakan Penyesuaian
Lapo Tuak Bukan Sekadar Tempat Kumpul, Tetapi Ruang Edukasi dan Silaturahmi
Peluang dan Limitasi Restorative Justice dalam Tindak Pidana Dugaan Penganiayaan, Terhadap Anggota Banser oleh Oknum Habib Yang Berinisial HBS
Selamat Hari Pers Nasional 2026, Shintya Sandra Kusuma: Pers Adalah Mitra Strategis Rakyat Yang Utama 
Fajar Adi Widiarso Pimpin Disbudpar Brebes, Dengan Jabatan Baru Siap Mengemban Tantangan Baru 
Sosok Dokter Teladan Nasional drg. Adhi Supriadi Kini Pimpin RSUD Brebes, Tingkatkan Pelayanan Prioritas Utama
Kesehatan Kunci Utama Penopang Aktivitas, Brebes Butuh Pimpinan Berintegritas, Kinerja Heru Padmonobo Bisa Jadi Panutan

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:37 WIB

Dinilai Cocok dan Butuh Perubahan, Praktisi Hukum Turnya Resmi Mundur Dari Gerindra Gabung PSI

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:22 WIB

Tanggapan Cepat Soal Pajak Kendaraan, Gubernur Jateng: Pemerintah Daerah Tetap Memiliki Ruang Kebijakan Penyesuaian

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:04 WIB

Lapo Tuak Bukan Sekadar Tempat Kumpul, Tetapi Ruang Edukasi dan Silaturahmi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:47 WIB

Peluang dan Limitasi Restorative Justice dalam Tindak Pidana Dugaan Penganiayaan, Terhadap Anggota Banser oleh Oknum Habib Yang Berinisial HBS

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:23 WIB

Selamat Hari Pers Nasional 2026, Shintya Sandra Kusuma: Pers Adalah Mitra Strategis Rakyat Yang Utama 

Berita Terbaru