Ngopi Bareng di Angkringan, Ahmad Luthfi: Untuk Menyerap Masalah dan Aspirasi Petani

Kamis, 9 April 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARANGANYAR, Dinamikanews.net – Metode Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memilih cara tak biasa untuk menyerap aspirasi petani: kongkow santai di angkringan. Di sela kunjungan ke Embung Alastuwo, Desa Wonolepo, Rabu (8/4/2026), obrolan ringan sambil ngopi justru membuka berbagai persoalan krusial sektor pertanian, dari irigasi bocor hingga gagal panen, yang langsung direspons dengan solusi konkret.

Di bawah terik matahari Tasikmadu, suasana warung sederhana di sekitar Embung Alastuwo berubah menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan petani. Tanpa sekat formalitas, Ahmad Luthfi duduk bersama petani, ditemani Bupati Karanganyar Rober Christanto, menikmati kopi dan makanan ringan.

Pendekatan santai itu membuat para petani leluasa menyampaikan persoalan yang selama ini dihadapi. Mulai dari kerusakan jaringan irigasi tersier dan sekunder, kebutuhan alat mesin pertanian seperti traktor dan pompa air, hingga dampak cuaca ekstrem yang menyebabkan gagal panen.

“Mpun, sak niki permasalahane jenengan napa? (Sudah, sekarang permasalahannya Anda apa?) Ini mumpung ada Gubernur sama Bupati,” ujar Ahmad Luthfi membuka ruang diskusi.

Baca Juga :  Kepala Desa Margasari Kecamatan Tigaraksa. Keluhkan Banyak Warga Tidak Diterima Masuk SMP Negeri 3 Tigaraksa.

Keluhan pun mengalir tanpa hambatan. Petani menyebut banyak saluran irigasi mengalami kebocoran sehingga distribusi air tidak maksimal, terutama saat musim kemarau. Di sisi lain, musim tanam pertama justru diwarnai kelebihan air yang berdampak pada gagal panen hingga 30 persen.

Menanggapi hal itu, Ahmad Luthfi memastikan pemerintah provinsi tidak tinggal diam. Ia mengungkapkan, Pemprov Jawa Tengah telah menyiapkan bantuan senilai sekitar Rp 4,1 miliar untuk Kabupaten Karanganyar yang akan disalurkan pada Juni 2026.

Bantuan tersebut mencakup perbaikan jaringan irigasi tersier, pengadaan traktor, mesin pengering padi, benih jagung dan tebu, serta dukungan untuk komoditas tembakau dan cengkeh.

“Sudah dianggarkan, nanti bulan Juni diberikan bantuan sekitar Rp 4,1 miliar. Distribusinya melalui bupati,” tegasnya.

Selain itu, Ahmad Luthfi juga memastikan ketersediaan pupuk dalam kondisi aman. Ia mendorong petani untuk memanfaatkan program bantuan pompa air dengan pendataan melalui pemerintah desa dan kabupaten.

Baca Juga :  Persib Bandung bungkam Persija Jakarta 2-1, kukuh di puncak klasemen

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Pemprov Jateng juga menyiapkan skema perlindungan bagi petani melalui asuransi pertanian. Petani yang mengalami gagal panen diminta segera mengajukan klaim agar dapat ditindaklanjuti bersama pihak Jasindo.

“Kalau ada puso atau gagal panen, ajukan asuransi. Nanti kami bantu teruskan,” ujarnya.

Menurut Gubernur, pada 2026 pemerintah provinsi memang memprioritaskan swasembada pangan. Karena itu, seluruh aspek penunjang, mulai dari infrastruktur hingga perlindungan petani, diperkuat secara simultan.

Perwakilan petani dari Gapoktan Sumber Rejeki, Desa Sroyo, Kecamatan Jaten, mengapresiasi pendekatan yang dilakukan gubernur. Menurutnya, komunikasi langsung dan santai seperti ini membuat petani merasa didengar.

“Bagus, memperhatikan masyarakat kecil, terutama petani. Kalau petani diperhatikan, hasilnya optimal,” ujarnya.

Pendekatan “ngopi sambil menyerap aspirasi” ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang sederhana justru mampu menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

(D. Miranoor)

 

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Wakil Bupati Tangerang Ajak ASN Teladani Empat Sifat Rasulullah dalam Melayani Masyarakat
Kemerdekaan Bukan Hanya di Syukuri Saja, Isilah Dengan Sesuatu Yang Bermanfaat Bagi Sesama 
Saatnya Digitalisasi Keuangan Desa Didorong untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat Brebes
Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum dalam Pencegahan Karhutla
Untuk Pemerataan Wardoyo Tahap II Disalurkan, Warga yang Belum Tersentuh Bansos Kembali Mendapat Perhatian
Bupati Tangerang Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Al Hijaiyyah Sindang Jaya
Ketum LSM GARI Hendra Primitif Kawal Dan Soroti Kegiatan SAB Di Wilayah Desa Pete Tigaraksa,
Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Wakil Bupati Tangerang Ajak ASN Teladani Empat Sifat Rasulullah dalam Melayani Masyarakat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Kemerdekaan Bukan Hanya di Syukuri Saja, Isilah Dengan Sesuatu Yang Bermanfaat Bagi Sesama 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Saatnya Digitalisasi Keuangan Desa Didorong untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat Brebes

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum dalam Pencegahan Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Al Hijaiyyah Sindang Jaya

Berita Terbaru