Koperasi Desa Merah Putih Brebes Kantongi SK Badan Hukum Kemenkumham, Anna: Jangan Cuma ‘Koperasi Kertas’

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net— Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Brebes kini memiliki legalitas kuat. Sebanyak 297 KDMP se-Kabupaten Brebes resmi mengantongi Surat Keputusan Badan Hukum (SKBH) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI. Penyerahan SK Badan Hukum ini dilakukan bersamaan dengan Akta Pendirian dan Buku Rekening Bank untuk setiap koperasi.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Brebes, Anna Dwi Rahayuning Rizki, menyerahkan berkas ini secara simbolis kepada Ketua KDMP, mewakili Bupati Brebes di Pendopo Brebes, Kamis (3/7/2025).

Anna Dwi Rahayuning Rizki menekankan bahwa koperasi lebih dari sekadar badan usaha; ia adalah gerakan gotong royong dan semangat kebersamaan untuk saling membantu dan menyejahterakan. “Saya yakin, koperasi yang dibangun dari bawah oleh masyarakat desa sendiri memiliki daya hidup luar biasa. Apalagi jika dikelola dengan niat lurus, transparan, dan tujuan jelas,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Kunjungi Warga Perumahan Cisoka Indah Regency

Pemkab Brebes Dukung Penuh Kemandirian Ekonomi Desa Melalui Koperasi

Anna menjelaskan, proses mendirikan koperasi tidak mudah, banyak kendala mulai dari legalitas hingga akses perbankan. Namun, Koperasi Merah Putih berhasil mengatasi semua tantangan tersebut. “Kami ingin koperasi-koperasi di Brebes berdiri dengan pondasi hukum yang kuat dan siap bersaing secara sehat serta profesional,” kata Anna.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi, tim fasilitator, Bank Jateng, dan para pelaku koperasi yang telah bekerja keras mewujudkan legalisasi koperasi desa ini. Meskipun demikian, perjuangan belum berakhir. Legalitas ini justru menjadi titik awal bagi Koperasi Merah Putih untuk membuktikan potensinya.

“Kelola dengan baik, jangan hanya jadi koperasi ‘di atas kertas’. Gunakan rekening untuk transaksi resmi, pertanggungjawaban transparan, dan pastikan semua anggota merasakan manfaatnya,” tegas Anna.

Koperasi Merah Putih: Pilar Ekonomi Kerakyatan Brebes

Koperasi Merah Putih bertujuan membangun kemandirian ekonomi dari tingkat desa, selaras dengan visi besar mewujudkan ekonomi kerakyatan yang adil dan inklusif. Anna mendorong pengelola koperasi untuk terus belajar, berinovasi, dan tidak ragu bertanya. “Di era sekarang, yang cepat belajar dan beradaptasi, itulah yang akan bertahan dan menang,” imbuhnya.

Baca Juga :  Indonesia Catatkan Rekor Penanggulangan Terorisme 10 Tahun Terakhir

“Ke depan, kita akan lebih mudah mengakses bantuan, pelatihan, hingga pembiayaan. Pemkab Brebes siap mendukung dengan semangat kolaborasi. Saya percaya, jika desa-desa kuat, Brebes juga akan maju bersama,” pungkas Anna.

Pada kesempatan tersebut, penyerahan SK Badan Hukum, Akta Pendirian, dan Buku Rekening untuk Koperasi Desa Merah Putih dilakukan secara simbolis. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Brebes Sapto Aji Pamungkas SE, perwakilan Bank Jateng Brebes, serta para pengurus koperasi dari kecamatan Banjarharjo, Kersana, dan Ketanggungan. (Rusmono)

Berita Terkait

Masyarakat Hukum Adat Gelar FGD. Bahas Legalitas Tanah Ulayat dan Sertifikasi Tanah Adat Kasepuhan Banten Kidul
Sapala Consultant Buka Kantor Ke-4 di Bogor: Ekspansi Layanan, Perkuat Kepercayaan Publik
Buka Tangerang TAXPO 2026, Bupati Tangerang Dorong Budaya Sadar Pajak di Ruang Publik
Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua
Bakti Sosial Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS), PC Brebes Dari Pusat Kota Sampai Tepian Desa
BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”
Respon Cepat Wakil Bupati Brebes, Meninjau Lokasi Banjir Dan Tanggul Sungai Pemali Yang Kritis

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:34 WIB

Masyarakat Hukum Adat Gelar FGD. Bahas Legalitas Tanah Ulayat dan Sertifikasi Tanah Adat Kasepuhan Banten Kidul

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:27 WIB

Sapala Consultant Buka Kantor Ke-4 di Bogor: Ekspansi Layanan, Perkuat Kepercayaan Publik

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:59 WIB

Buka Tangerang TAXPO 2026, Bupati Tangerang Dorong Budaya Sadar Pajak di Ruang Publik

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:42 WIB

Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:44 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terbaru