Konsep Tatanan Musrenbang 2027 Resmi Dimulai, Untuk Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah

Senin, 30 Maret 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net-Konsep dan tatanan baru dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Brebes dimulai hari ini dengan digelarnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Acara yang berlangsung khidmat namun penuh gairah di Aula Lantai 5 KPT Brebes hari ini,Senin,30 Maret 2026 secara resmi dibuka oleh Asisten II Sekda Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, yang mewakili Bupati Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM.Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Paramitha menegaskan bahwa Musrenbang tahun ini adalah lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia menyebutnya sebagai ‘titik balik strategis’ untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar berakar pada kebutuhan riil masyarakat. “Kita harus berani bergeser dari pendekatan kuantitas menuju kualitas, dari sekadar program rutin ke program yang memiliki dampak transformatif bagi kesejahteraan rakyat Brebes,” tegas Bupati, menyoroti pentingnya perencanaan yang fokus dan berorientasi hasil.Transformasi Anggaran dan Prioritas Pembangunan Mendesak

Pemerintah Kabupaten Brebes menghadapi tantangan yang kompleks. Bupati menguraikan beberapa prioritas mendesak, termasuk peningkatan indeks pembangunan manusia melalui pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, upaya masif untuk pengentasan kemiskinan, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif untuk membuka lebih banyak lapangan kerja. Modernisasi pelayanan publik berbasis digital juga menjadi fokus untuk memberikan kemudahan akses bagi warga.Secara blak-blakan, Bupati mengakui adanya keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Oleh karena itu, Musrenbang kali ini menjadi ajang untuk menekankan pentingnya efisiensi dan alokasi anggaran yang tepat sasaran. “Kita tidak bisa lagi menyusun program dengan pola lama yang boros dan kurang efektif. Setiap rupiah anggaran harus menghasilkan manfaat maksimal. Perencanaan harus didasari data akurat, analisis mendalam, dan proyeksi yang realistis,” papar Bupati, seraya mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk berhenti mengusulkan program yang hanya bersifat rutinitas tanpa korelasi kuat dengan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  SPAM Regional Jatiluhur I Resmi Beroperasi Secara Komersial, Wakil Menteri PU: Pemenuhan Air Minum Berkualitas untuk 1,9 Juta Masyarakat

Sinergi Multisektoral dan Dorongan Inovasi Berkelanjutan

Penguatan sinergi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Bupati secara eksplisit mendorong kolaborasi yang erat antara eksekutif, legislatif, pemerintah desa sebagai ujung tombak pelayanan, dunia usaha sebagai motor penggerak ekonomi, akademisi sebagai penyumbang gagasan inovatif, dan yang terpenting, partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. “Kolaborasi adalah kekuatan kita. Dengan bersatu, kita mampu mengatasi berbagai tantangan dan mempercepat roda pembangunan,” imbuh Bupati.

Selain itu, tema inovasi menjadi benang merah yang ditekankan dalam Musrenbang ini. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mencari cara-cara baru yang lebih efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan pengembangan kebijakan berbasis bukti. Hal ini diharapkan akan melahirkan solusi-solusi kreatif yang relevan dengan kondisi dan potensi lokal Brebes.

Baca Juga :  Bupati Kulon Progo Hadiri Kopdar KPDJ XXVII dan Ultah Ke-16

DPRD Mengawal Ketat Demi Kepentingan Rakyat

Dari ranah legislatif, Moch Iqbal Tanjung, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Brebes, menyampaikan bahwa Dewan telah menyusun pokok-pokok pikiran untuk RKPD 2027 berdasarkan aspirasi yang dihimpun melalui kegiatan reses di berbagai daerah pemilihan. “Seluruh 50 anggota DPRD memiliki komitmen penuh untuk menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Kami akan memastikan setiap program yang digulirkan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ujar Iqbal.

Iqbal menegaskan bahwa DPRD akan menjadi mitra kritis pemerintah, siap memberikan masukan konstruktif, dan tidak segan untuk mengkritisi program yang dinilai kurang menyentuh kepentingan rakyat. “Dukungan penuh kami berikan untuk penyusunan RKPD 2027, dengan harapan akan lahir kebijakan yang membawa kemaslahatan dan kemajuan berkelanjutan bagi seluruh warga Brebes,” pungkasnya, menandakan optimisme namun juga kewaspadaan terhadap implementasi program.

Sesi pembukaan yang intens ini dilanjutkan dengan pemaparan detail dan sesi tanya jawab interaktif bersama Kepala Bapperida Brebes dan perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran unsur Forkopimda, jajaran OPD, para camat, kepala desa dan lurah, tokoh masyarakat, akademisi, serta pelaku usaha mencerminkan konsensus kolektif untuk menyongsong Brebes yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing di tahun 2027.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Pemprov DKI Dan BMKG Bangun Sistem Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat
Warga Keluhkan Aktivitas Matel di Jalan Raya Binong, Minta APH dan Pemerintah Bertindak
CORE Nilai Faktor Cuaca Dan Logistik Picu Fluktuasi Harga Cabai
Kebakaran di Taman Nasional Gunung Rinjani berhasil dipadamkan
Presiden Prabowo Ingatkan Mitra MBG, Ayam Tidak Boleh Dipotong Lebih dari 14 Bagian
MRT Jakarta targetkan uji coba rute Bundaran HI-Monas pada Juni 2027
Kantor BGN digeledah, Tamu Dilarang Masuk Sementara
Sesuai Dengan Ketentuan Dinas Pendidikan. PKBM ummul Qurro Resmi Berubah Nama Menjadi Darul Mutiin.

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:28 WIB

Pemprov DKI Dan BMKG Bangun Sistem Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:40 WIB

Warga Keluhkan Aktivitas Matel di Jalan Raya Binong, Minta APH dan Pemerintah Bertindak

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:52 WIB

CORE Nilai Faktor Cuaca Dan Logistik Picu Fluktuasi Harga Cabai

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:15 WIB

Kebakaran di Taman Nasional Gunung Rinjani berhasil dipadamkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:58 WIB

Presiden Prabowo Ingatkan Mitra MBG, Ayam Tidak Boleh Dipotong Lebih dari 14 Bagian

Berita Terbaru