Korsleting listrik hanguskan gudang onderdil motor di Cengkareng

Sabtu, 4 April 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net – Kebakaran diduga akibat arus pendek (korsleting) listrik menghanguskan sebuah gudang onderdil sekaligus bengkel sepeda motor di Jalan Cendrawasih Raya No.70, RT.11 RW.07 KCengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (3/4) malam.

“Dugaan penyebab, karena korsleting listrik,” kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 21.42 WIB.

“Langsung pengerahan unit dan personel sebanyak 20 unit mobil pemadam dengan 100 personel untuk mengatasi kebakaran di area seluas kurang lebih 560 meter persegi itu,” kata dia.

Petugas pemadam tiba di lokasi pada pukul 21.47 WIB dan langsung memulai operasi pemadaman.

Api berhasil dilokalisasi pada pukul 23.00 WIB, namun proses pendinginan masih terus berlangsung hingga Sabtu pagi.

Baca Juga :  Dukung Gerakan Pangan Murah, Polres Brebes Sediakan Beras Harga Terjangkau

“Sampai saat ini pukul 08.30 WIB di lokasi masih terus proses pendinginan,” ucap Syaiful.

Awalnya, kata Syaiful, warga melihat percikan api dari kabel udara sekitar pukul 21.35 WIB.

Beberapa menit kemudian, api membesar dan menyambar ke dalam gudang, barulah warga setempat bergegas mendatangi pos Damkar terdekat.

Setibanya tim Damkar di lokasi, nyala api dilaporkan sudah cukup besar di dalam gudang.

Syaiful mengungkapkan bahwa banyaknya material dan bahan mudah terbakar di dalam gudang membuat seluruh api cepat membesar dan seisi bangunan ludes tak tersisa.

“Habis semua itu ‘sparepart’ di dalam tak tersisa, hangus. Karena bangunan itu tiga lantai. Bangunan lantai tiganya ambruk ke lantai dua,” ungkap Syaiful.

Baca Juga :  Danyonif 407/PK Hadiri Penanaman Cemara Laut HUT ke-80 TNI

Syaiful juga menjelaskan bahwa proses pemadaman sempat terkendala karena banyaknya material oli yang ikut terbakar dan reruntuhan bangunan yang menutupi bara api.

“Makanya memang proses pemadaman juga terkendala satu karena ‘sparepart’. Banyak oli yang terbakar, jadi sulit dipadamkan. Apinya bandel,” kata dia.

Kemudian, banyaknya titik api yang tertimbun di bawah reruntuhan tembok juga membuat proses pemadaman menjadi terhambat.

Terkait penyebab kebakaran, Syaiful menyebut dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.

Namun, menurut keterangan warga sekitar, hal tersebut berasal dari kabel udara yang berada di luar bangunan.

Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut masih berupa dugaan, sehingga belum dapat dipastikan penyebab sebenarnya.

Berita Terkait

Kemendikdasmen Terima Tambahan Rp28 Triliun Dukung Peralihan Guru PPPK
Wamen ATR/BPN: Proses Hukum Tak Akan Mengganggu Pelayanan Pertanahan Masyarakat
Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Beras Ilegal Senilai 27,3 Miliar — Mentan Amran: Ini Pekerjaan Para Mafia Beras
Kabut Asap Karhutla Meluas: Sumsel, Riai, Jambi Terimbas — 64 Pesawat Dikerahkan Padamkan Api
OTT ke-21, KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara
Logo HUT Ke-394 Kabupaten Tangerang Resmi Diluncurkan 
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor
BMKG — Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan, Beberapa Daerah Berpotensi Hujan Ringan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:21 WIB

Kemendikdasmen Terima Tambahan Rp28 Triliun Dukung Peralihan Guru PPPK

Selasa, 22 September 2026 - 17:20 WIB

Wamen ATR/BPN: Proses Hukum Tak Akan Mengganggu Pelayanan Pertanahan Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 15:16 WIB

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Beras Ilegal Senilai 27,3 Miliar — Mentan Amran: Ini Pekerjaan Para Mafia Beras

Selasa, 22 September 2026 - 06:34 WIB

Kabut Asap Karhutla Meluas: Sumsel, Riai, Jambi Terimbas — 64 Pesawat Dikerahkan Padamkan Api

Senin, 21 September 2026 - 19:43 WIB

Logo HUT Ke-394 Kabupaten Tangerang Resmi Diluncurkan 

Berita Terbaru