Santri Berkontribusi Pada Negeri

Senin, 22 April 2024 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, LENSABUMI.COM – Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar melalui Asisten Sekda bidang Pemerintahan dan Kesra Drs Khaerul Abidin, mengaku gembira bisa bertemu dengan para santri Ponpes Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Karena para santri dan alumninya terbukti telah berkontribusi terhadap Pembangunan bangsa, khususnya di Kabupaten Brebes. Dengan sikap dan sifat yang dimiliki para santri, bisa bikin adem dan peningkatan ketakwaan kepada Illahi.

Apalagi, setelah menjalani puasa Ramdhan yang mampu mengajarkan banyak hal, dari kesabaran, saling berbagi, hingga menahan diri dari hawa nafsu, dan lain sebagainya. Setelah berpuasa selama satu bulan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelum berpuasa Ramadhan.

“Santri telah mempelopori peningkatan rasa kepedulian sosial, peningkatan kepekaan dan perhatian bagi sesama,” ujar Khaerul saat Tablig Akbar Halal Bihalal Santri dan Alumni Ponpes Lirboyo, Kediri Jatim se Kabupaten Brebes di Lapangan Desa Rungkang Kec Losari Brebes, Minggu (21/4/2024) malam.

Khaerul yakin, keluarga besar santri dan alumni pondok pesantren lirboyo mempunyai kepedulian yang besar terhadap sesama. Terlebih, keluarga besar ikatan santri dan alumni pondok pesantren lirboyo merupakan santri yang notabene adalah para santri yang telah mendapatkan bekal ilmu agama yang baik.

Kata Khaerul, Sumber Daya Manusia yang berkualitas merupakan modal utama pembangunan. Karenanya, Pemkab Brebes sangat mendukung upaya-upaya pendidikan yang bukan hanya mengedepankan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun juga membangun akhlak dan budi pekertinya. Karena keselarasan tersebut akan memunculkan sumber daya manusia yang berkualitas unggul. Tinggi akalnya, luas wawasannya, namun tetap rendah hati dan santun perilakunya.

Baca Juga :  Hari Pemantauan Air Sedunia, Kilang Dumai Komitmen Kelola Air Secara Berkelanjutan

Untuk dapat mendekati kualitas sumber daya manusia seperti itu, para mubaligh atau kyai memberikan resep kepada umat islam dan para generasi muda untuk rajin mengaji dan berjama’ah. Karena setiap pribadi muslim menyadari bahwa semua pasti akan rusak, kecuali yang berilmu, yang berilmupun akan rusak kecuali yang beramal, yang beramalpun akan rusak kecuali yang ikhlas.

“Dan keikhlasan adalah keadaan yang harus dijaga dan diperjuangkan agar tetap Lestari,” pungkasnya.

Dalam halal bihalal tersebut disampaikan tausiyah oleh pengasuh Pondok Pesantresn Lirboyo Kediri KH Abdulloh Kafabihi Mahrus yang mengupas tentang keutamaan santri untuk mempelajari tiga disiplin. Ketiga disiplin ilmu tersebut yakni pertama Ilmu Tauhid untuk meluruskan Aqidah, kedua Ilmu Fiqih untuk mengesahkan amal ibadah dan ketiga Ilmu Tasawuf untuk menata hati, membersihkan hati. Ilmu Tasawuf sangat penting karena menjadi buah dari dua displin ilmu tersebut di atas.

Baca Juga :  Dinilai Berhasil, Agus dan Zaeni Kembali Nahkodai Perumdam Tirta Baribis

Kiai Abdulloh juga berpesan agar Santri tidak boleh takut tidak makan, karena orang yang bertaqwa maka Allah SWT akan mencukupi rizkinya.

Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Kempek Cirebon Jawa Barat KH Mustafo Aqil Siradj menjelaskan, Ilmu tasawuf yang diajarkan oleh Imam Ghazali dengan tiga tahapan. Ketiga tahapan tersebut yakni pertama Takholi atau membersihkan diri dari kotoran dosa dan kesalahan, kedua berhias diri dengan akhlak mahmudah, syukur, sabar dan qonaha. Sedangkan yang ketiga Tajali atau tersingkapnya rasa beribadah dengan merasakan nikmatnya beribadah.

Ketua Panitia Halal Bihalal Muji Adhitya menuturkan, halal bihalal yang digelar merupakan ajang silaturahmi tahunan yang kali ini sudah ke 61 kali. Selain itu sebagai media dakwah dan sosialisasi pesantren Lirboyo. Kegiatannya tidak hanya pengajian umum tetapi juga ada bakti sosial, pawai ta’aruf, bola api, dan bahtsul masail.

Tampak Pj Bupati yang di wakili Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs Khoerul Abidin MM, angota DPRD Brebes Khajirin, Kasi PD Pontren Kantor Kemenag Brebes H Muh Fauzi SAg, Danramil Wanasari, Ketua DPC FKDT Kab Brebes Akhmad Sururi, Kepala Desa Rungkang dan undangan lain.

 

Reporter: Rusmono

Berita Terkait

Jumat Sehat Ceria, Rutan Batam Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan Lewat Senam Bersama
Hendra Primitif Bersama Ketum BINPAR Soroti Dugaan Keterkaitan CV Alisya Putra dalam Sejumlah Pengadaan Dinas Perikanan, Desak Transparansi Anggaran
Musim Kemarau, 85 KK di Kecamatan Legok Alami Krisis Air Bersih
Keterbatasan Bukan Halangan, Alim Anak Pemulung Asal Banjarnegara Raih Emas O2SN
Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban
Hendra Primitif Usulkan Pembangunan Embung di Kawasan Puri Pematang Tigaraksa, Butuh Dukungan DPRD Demi Aspirasi Warga
Wabup Intan Tinjau Penanganan Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin
Gubernur KDM Dinilai Tidak Tegas, Tambang Galian C Ilegal Kembali Marak di Tenjo Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:25 WIB

Jumat Sehat Ceria, Rutan Batam Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan Lewat Senam Bersama

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:08 WIB

Hendra Primitif Bersama Ketum BINPAR Soroti Dugaan Keterkaitan CV Alisya Putra dalam Sejumlah Pengadaan Dinas Perikanan, Desak Transparansi Anggaran

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:11 WIB

Keterbatasan Bukan Halangan, Alim Anak Pemulung Asal Banjarnegara Raih Emas O2SN

Senin, 6 Juli 2026 - 22:57 WIB

Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban

Senin, 6 Juli 2026 - 12:08 WIB

Hendra Primitif Usulkan Pembangunan Embung di Kawasan Puri Pematang Tigaraksa, Butuh Dukungan DPRD Demi Aspirasi Warga

Berita Terbaru