PLN EPI Laba Rp 2,24 Triliun di 2024 Berkat Ketatnya Jaga Pasokan Energi Primer

Kamis, 10 Juli 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertumbuhan pendapatan PLN EPI tahun 2024 ditopang oleh peningkatan signifikan penjualan gas serta kontribusi bisnis beyond kWh dari Anak Perusahaan, seperti transportasi dan perdagangan batu bara.

Pertumbuhan pendapatan PLN EPI tahun 2024 ditopang oleh peningkatan signifikan penjualan gas serta kontribusi bisnis beyond kWh dari Anak Perusahaan, seperti transportasi dan perdagangan batu bara.

dinamikanews.net – Subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mencatatkan kinerja keuangan yang impresif sepanjang tahun 2024. PLN EPI berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 41,91 triliun, meningkat lebih dari dua kali lipat atau tumbuh 107% dibandingkan 2023.

Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto menjelaskan pertumbuhan pendapatan tahun 2024 ditopang oleh peningkatan signifikan penjualan gas serta kontribusi bisnis beyond kWh dari Anak Perusahaan, seperti transportasi dan perdagangan batu bara. Capaian ini juga mencerminkan transformasi bisnis yang semakin matang dan adaptif terhadap tantangan sektor energi.

“Kinerja positif ini merupakan hasil dari konsistensi kami dalam memperkuat fundamental usaha. Selain penjualan gas yang terus tumbuh, kontribusi pendapatan dari bisnis beyond kWh juga semakin signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa PLN EPI tidak lagi hanya bertumpu pada volume pasokan, tapi juga pada nilai tambah dari layanan energi primer”, ujar Rakhmad

Baca Juga :  Solusi Internet Rumah Murah di Kota Pasuruan, Cepat 100Mbps Tanpa Ribet

Capaian EBITDA PLN EPI sepanjang 2024 juga menunjukkan pertumbuhan yang solid. Tercatat EBITDA sebesar Rp 3,64 triliun, melonjak hampir tiga kali lipat dibanding capaian tahun 2022 sebesar Rp1,35 triliun. Jika dibandingkan dengan tahun 2023, EBITDA tumbuh sekitar 50% dari Rp 2,42 triliun.

Sementara itu, laba bersih perusahaan berhasil tembus Rp 2,24 triliun, tumbuh 54% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp 1,45 triliun. Kenaikan laba ini terutama didorong oleh realisasi pendapatan usaha yang melebihi target serta efisiensi biaya dalam penyediaan energi primer.

“Kami terus melakukan optimasi biaya secara menyeluruh, terutama di sisi logistik dan suplai energi. Ini menjadi salah satu kunci kami menjaga profitabilitas tanpa mengorbankan keandalan pasokan”, tambah Rakhmad Dewanto.

Baca Juga :  PLN EPI Pastikan Pasokan Gas untuk PLTMG Bangkanai, Perkuat Sistem Kelistrikan Kalimantan

Kontribusi bisnis beyond kWh PLN EPI juga terus meningkat. Pada 2024, kontribusi dari lini ini mencapai Rp 6,11 triliun, tumbuh 20% dibandingkan 2023 sebesar Rp 5,08 triliun. Pertumbuhan ini berasal dari meningkatnya volume penjualan batu bara dan jasa transportasi batubara.

Dengan tren pertumbuhan yang solid di hampir seluruh lini usaha, PLN EPI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi tulang punggung transisi energi nasional. “Kami siap mendukung penguatan sistem energi nasional, tidak hanya melalui suplai gas dan batu bara, tapi juga pengembangan biomassa, LNG, hingga integrasi pasokan untuk pembangkit berbasis energi bersih”, tutup Rakhmad.

Berita Terkait

Papua Bersiap Sambut Kereta Api dan Konektivitas Modern
Prestasi Gemilang PT BPR Bank Brebes Melampaui Laba Hingga 130 Persen, Bukti Kepercayaan Masyarakat Meningkat
Borok Lama Akhirnya Terkuak, Keuntungan Milyaran PDAM Tirta Baribis Lenyap Ditelan Bumi 
GAIKINDO Gelar GIICOMVEC 2026, Dorong Inovasi Kendaraan Komersial
Rupiah melemah seiring Trump ancam tutup Selat Hormuz
Harga cabai rawit merah Rp83.100/kg, telur ayam Rp32.550/kg
Solusi Internet Rumah Murah di Kota Pasuruan, Cepat 100Mbps Tanpa Ribet
Rupiah melemah ke Rp17 ribu, BI maksimalkan instrumen operasi moneter

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:50 WIB

Papua Bersiap Sambut Kereta Api dan Konektivitas Modern

Kamis, 16 April 2026 - 08:41 WIB

Prestasi Gemilang PT BPR Bank Brebes Melampaui Laba Hingga 130 Persen, Bukti Kepercayaan Masyarakat Meningkat

Kamis, 16 April 2026 - 07:57 WIB

Borok Lama Akhirnya Terkuak, Keuntungan Milyaran PDAM Tirta Baribis Lenyap Ditelan Bumi 

Senin, 13 April 2026 - 12:29 WIB

GAIKINDO Gelar GIICOMVEC 2026, Dorong Inovasi Kendaraan Komersial

Senin, 13 April 2026 - 11:24 WIB

Rupiah melemah seiring Trump ancam tutup Selat Hormuz

Berita Terbaru