Madrasah Light Competition Tingkat Kabupaten Tangerang Berakhir, Para Juara Siap Bersaing di Provinsi 

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tangerang, dinamiknews.net – Penyelenggaraan Madrasah light Competition telah berakhir yang dilaksanakan di halaman kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, selanjutnya para juara pada MLC ini nantinya akan dikirim mengikuti Lomba di tingkat Provinsi. Jumat, 24/07/2026.

Cabang perlombaan tersebut meliputi cerdas tahfidz Qur’an, pidato tiga bahasa (Indonesia, inggris dan Arab) Marawis, Mewarnai, Karya ilmiah, Senam Gembira, Futsal, Tenis Meja dan voli. Seluruh perlombaan dirancang sebagai wadah untuk mengembangkan pontensi kreativitas serta membentuk karakter peserta didik madrasah.

Kepala kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, Akhmad Jubaedi menyampaikan, bahwa madrasah Ligh Competition (MLC) menjadi wadah pembuktian eksistensi dan prestasi bagi madrasah. Melalui ajang ini seluruh madrasah didorong untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kolaborasi serta menghadirkan berbagi inovasi.

Selain menjadi ajang kompetisi, MLC juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai sportivitas dan memperkuat silaturahmi antar madrasah. Untuk itu seluruh peserta diharapkan mampu menerima hasil perlombaan dengan lapang dada dan menjunjung tinggi Fair Play serta menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang.

Baca Juga :  Rumah Display Produk (Marketing House) Dieng Banjarnegara

“MLC bukan sekedar perlombaan tapi bagaimana kita mengajak anak-anak belajar bersikap jujur, sportif, rendah hati, berjiwa besar kalah ataupun menang,” ujar Akhmad Jubaedi.

Menurutnya, Melalui madrasah Ligh Competition 2026, semoga lahir generasi madrasah yang memaknai nilai Fair Play dalam perlombaan bersikap sportif, jujur, unggul, berakhlak, berprestasi, berkarakter serta mampu menjujung tinggi sportifitas dan kebersamaan. menghormati lawan juga kesediaan untuk menang atau kalah secara terhormat tanpa kecurangan.

Foto diambil ketika penerimaan Piala

Sementara itu, penanggungjawab kegiatan MLC Joni Juhaeni, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wadah ajang silaturahmi antar madrasah tapi juga mengembangkan pontensi jati diri sehingga membentuk karakter pada peserta lomba dalam meningkatkan kemapuan untuk berkompetisi ke jenjang lebih tinggi yaitu tingkat provinsi.

Baca Juga :  Jakarta Menuju Kota Global Berkeadilan, Budi Mulyawan Tekankan Pentingnya Optimalisasi BKT

“Kegiatan Madrasah light Competition tidak hanya wadah silaturahmi antar madrasah tapi untuk mencari pontensi dan bakat terbaik sehingga para juara hari ini akan dibina dan menjadi perwakilan untuk Bersaing tingkat provinsi,” ujar Joni Juhaeni.

Ia berharap madrasah Light Competition menjadi salah satu sarana untuk menemukan bakat-bakat terbaik yang dimilki pelajar madrasah dalam mengeksplorasi kreativitas dan inovasi di madrasah.

Lebih lanjut Joni mengatakan bahwa kegiatan Madrasah Ligh Competition merupakan gagasan dari kantor kementerian agama Provinsi Banten dan kebetulan pertama kali diselenggarakan di kantor Kemenag Kabupaten Tangerang.

“Tentunya Kami mengapresiasi terhadap Kementerian Agama Provinsi Banten yang menginisiasi kegiatan ini dan berterimakasih atas kepercayaan dipilihnya Kementerian Agama Kabupaten Tangerang yang menjadi penyelenggara pertama MLC,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Imbau Warga Gunakan Masker Antispasi Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Tembus 10 Besar, Pelajar Brebes Buktikan Semangat ‘Brebes Berprestasi Dalam Dunia Olahraga
Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Tangerang, Bupati Imbau Warga Gunakan Masker
Sijago Merah Melumat Rumah Seorang Nelayan, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
Sejarah Makam Syekh Junaedi Al-Baghdadi, Jejak Penyebaran Islam di Pesisir Brebes
Pemutakhiran Data DTSEN, Atasi Keresahan Masyarakat, Penerapan Desil Bansos dan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:53 WIB

Bupati Imbau Warga Gunakan Masker Antispasi Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 14:29 WIB

Tembus 10 Besar, Pelajar Brebes Buktikan Semangat ‘Brebes Berprestasi Dalam Dunia Olahraga

Senin, 7 September 2026 - 10:48 WIB

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Minggu, 6 September 2026 - 14:20 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 11:49 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Tangerang, Bupati Imbau Warga Gunakan Masker

Berita Terbaru