Usai FGD Kades Akan Studi Tiru ke Banyubiru 

Rabu, 2 Juli 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kabupaten Brebes menggelar Forum Grup Discusion (FGD) bagi kepala desa (kades) tentang tata kelola pemerintah desa dan pendampingan hukum. Sebagai tindak lanjut, usai FGD rencananya BKAD akan melakukan studi tiru ke Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah yang merupakan desa Anti Korupsi Terbaik seluruh Indonesia.

 

“FGD ini menjadi langkah awal bagi kita semua untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam mengelola pemerintahan desa, kalau bisa setelah ini ada tindak lanjut, seperti kegiatan studi tiru atau lainnya,” ucap Asisten I Sekda Brebes Drs Khaerul Abidin saat membuka FGD di Hotel Anggraeni Tanjung, Rabu (2/7/2025).

 

Khaerul percaya bahwa pemerintahan desa yang baik adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dia sangat mendukung upaya untuk memperkuat pengetahuan dan kemampuan para perangkat desa dalam mengelola pemerintahan desa.

 

“Saya sangat senang melihat antusiasme dan komitmen para kades, ini salah satu kegiatan penting dalam meningkatkan pengetahuan, serta kemampuan dalam mengelola pemerintahan desa,” ujarnya.

 

Khaerul mengatakan, dana desa yang diterima setiap tahun merupakan amanah dari negara untuk mendorong pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Tahun 2025 pemerintah kembali menekankan pentingnya penggunaan dana desa yang tepat sasaran, dengan prioritas pada ketahanan pangan, pengurangan kemiskinan ekstrem, dan pertumbuhan ekonomi lokal berbasis desa.

Baca Juga :  Dewan Pengurus Kadin Indonesia Mulai Ambil Langkah Tegas Atas Penyelenggaraan Munaslub Ilegal

 

“Sebagai bentuk keseriusan kita mulai tahun ini diwajibkan sekurang-kurangnya 20 persen dari dana desa disalurkan sebagai penyertaan modal ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ini strategi nyata untuk memperkuat ekonomi desa melalui pengelolaan usaha desa yang profesional dan mandiri,” jelasnya.

 

Lanjut Khaerul, Kabupaten Brebes sudah membentuk 297 Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa, sebagai bagian dari gerakan nasional dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Kopdes Merah Putih bukan pesaing BUMDes, tetapi mitra yang saling melengkapi koperasi memperkuat solidaritas dan akses permodalan warga, sementara BUMDes mengelola unit-unit usaha strategis desa.

 

“Kepada para peserta, para kades memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman dari narasumber, serta membangun jaringan dengan para peserta lainnya,” serunya.

 

Khaerul berharap, hasil FGD dapat menjadi masukan bagi Pemkab Brebes dalam meningkatkan kebijakan dan program pembangunan desa. Dengan demikian dapat menciptakan pemerintahan desa yang lebih efektif, transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Wurja Sampaikan Amanat Mensos Tentang Keteladanan Pahlawan

 

Ketua Pelaksana FGD Afan Setiono menyampaikan, FGD dimaksudkan agar para kades dalam penyelenggaraan dan pengelolaan keuangan desa bisa berjalan dengan baik, tidak ada hambatan dan untuk kesejahteraan terutama masyarakat yang ada di desa masing-masing.

 

“Dengan kegiatan ini para kades dan perangkat desa yang hadir bisa menambah ilmu, ilmu tersebut dimanfaatkan dan diaplikasikan kepada pemerintah desa juga masyarakat,” jelasnya.

 

Afan mengatakan, pelaksanaan FGD ini dibagi tiga tahapan, pertama di zona tengah ada 102 desa dari 6 kecamatan, dilanjutkan di zona selatan ada 93 desa 6 kecamatan dan terakhir di zona utara ada 97 desa 5 kecamatan, total sebanyak 292 desa.

 

“Nanti ada tindak lanjut dari rencana hasil FGD kita kemas dan ada kegiatan studi tiru, bagaimana menjadi desa antikorupsi di tingkat nasional. Seperti pilot project Desa Banyubiru yang tahun 2022 mendapat juara desa antikorupsi,” pungkasnya.

 

Narasumber FGD yakni Kejaksaan Negeri Brebes, Polres, Inspektorat, dan Dinpermades. (Rusmono)

Berita Terkait

Universitas Tangerang Raya (UNTARA) MOU Dengan Sudirman Indra Selaku pengagas dan penggiat Bank Air.
Kadisdik Keluarkan Edaran ke Sekolah SD dan SMP agar Siswanya Diawasi Rencana Aksi Demo ke Jakarta
Dibilang Tak Peduli Pendidikan, Pemkab Tangerang Buka Data: 147 Ruang Kelas Ditambah, 205 Direhab
416 Jabatan Kepala Sekolah di Brebes Masih Kosong, Ratusan Posisi Diisi Pelaksana Tugas
SIswa MAN 1 TIGARAKSA, Ihda Mawaddatussya jaiah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang
Presiden Prabowo Tegaskan: Pendidikan Sekolah Negeri Gratis SD sampai SMA, Mendikdasmen Jelaskan Sudah Dibiayai Pemerintah
Gaungkan syiar Islam. SMPN 4 Tigaraksa Mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:15 WIB

Universitas Tangerang Raya (UNTARA) MOU Dengan Sudirman Indra Selaku pengagas dan penggiat Bank Air.

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kadisdik Keluarkan Edaran ke Sekolah SD dan SMP agar Siswanya Diawasi Rencana Aksi Demo ke Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Dibilang Tak Peduli Pendidikan, Pemkab Tangerang Buka Data: 147 Ruang Kelas Ditambah, 205 Direhab

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:38 WIB

416 Jabatan Kepala Sekolah di Brebes Masih Kosong, Ratusan Posisi Diisi Pelaksana Tugas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:35 WIB

SIswa MAN 1 TIGARAKSA, Ihda Mawaddatussya jaiah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru