TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Sepanjang 2026, ratusan ruang kelas SD dan SMP dibangun dan direhabilitasi, disertai berbagai program pendidikan yang menyentuh langsung siswa hingga mahasiswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Supriyadi, mengungkapkan berdasarkan data kegiatan fisik tahun 2026, sebanyak 147 ruang kelas baru ditambah dan 205 ruang kelas direhabilitasi pada jenjang SD dan SMP.
Untuk jenjang SD melalui APBD murni 2026, Pemkab Tangerang melaksanakan penambahan 79 ruang kelas dan rehabilitasi 154 ruang kelas. Selain itu, dibangun pula satu Unit Sekolah Baru (USB).
Sementara untuk jenjang SMP, pembangunan meliputi penambahan 68 ruang kelas, rehabilitasi 51 ruang kelas, serta rehabilitasi tiga ruang laboratorium. Fasilitas penunjang juga ditingkatkan melalui pembangunan lapangan seluas 10.488 meter persegi dan pagar sepanjang 1.455 meter.

“Data tersebut menunjukkan bahwa perhatian pemerintah terhadap pendidikan terus diwujudkan melalui pembangunan yang konkret. Memang kebutuhan sekolah di Kabupaten Tangerang sangat besar sehingga penanganannya dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi, urgensi dan skala prioritas,” ujar Supriyadi.
Menurut dia, sekolah yang belum mendapatkan penanganan bukan berarti luput dari perhatian pemerintah daerah. Kondisi sekolah terus diinventarisasi dan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan program pembangunan berikutnya.
Terkait kondisi SDN Kadusirung II, Kecamatan Pagedangan, Supriyadi menjelaskan bahwa penanganannya akan dilakukan berdasarkan hasil inventarisasi dan kajian teknis bangunan serta skala prioritas. Sekolah tersebut direncanakan masuk dalam rencana kerja tahun 2027.
“Yang belum tertangani bukan berarti tidak diperhatikan. Semuanya kami data dan petakan. Prinsipnya, kami ingin anak-anak Kabupaten Tangerang mendapatkan ruang belajar yang aman, nyaman dan layak,” tegasnya.
Supriyadi menambahkan, komitmen Pemkab Tangerang di bidang pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik sekolah. Pemerintah daerah juga menggulirkan berbagai kebijakan yang bertujuan memperluas akses pendidikan masyarakat, salah satunya program sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP swasta di Kabupaten Tangerang.
Selain itu, Pemkab Tangerang juga menjalankan Program Beasiswa Tangerang Gemilang. Sepanjang 2025 hingga 2026, program tersebut telah menyasar lebih dari 1.000 penerima manfaat, mulai dari mahasiswa baru, mahasiswa aktif hingga mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi.
“Jadi perhatian pemerintah bukan hanya membangun dan merehabilitasi sekolah. Kami juga berupaya memastikan anak-anak Kabupaten Tangerang tetap mendapatkan akses pendidikan, termasuk melalui sekolah gratis dan dukungan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” katanya.
Komitmen di sektor pendidikan tersebut juga mendapatkan apresiasi melalui penghargaan kategori pendidikan kepada Bupati Tangerang, salah satunya atas kebijakan dan program Beasiswa Tangerang Gemilang yang digulirkan untuk memperluas kesempatan masyarakat Kabupaten Tangerang mengenyam pendidikan tinggi.
Pemkab Tangerang memastikan pembangunan sektor pendidikan tidak berhenti pada 2026. Inventarisasi kebutuhan ruang kelas, rehabilitasi bangunan sekolah, pembangunan fasilitas pendukung serta pemerataan akses pendidikan akan terus dilakukan sebagai dasar penyusunan program pada tahun anggaran berikutnya.
Data Kegiatan Fisik Pendidikan 2026
Jenjang SD
– Tambahan ruang kelas: 79 ruang
– Rehabilitasi ruang kelas: 154 ruang
– Unit Sekolah Baru: 1 sekolah
Jenjang SMP
– Tambahan ruang kelas: 68 ruang
– Rehabilitasi ruang kelas: 51 ruang
– Rehabilitasi laboratorium: 3 ruang
– Pembangunan lapangan: 10.488 m²
– Pembangunan pagar: 1.455 meter
Total SD dan SMP: 147 ruang kelas ditambah dan 205 ruang kelas direhabilitasi sepanjang 2026.















