Gunung Dukono kembali semburkan abu vulkanik

Jumat, 3 April 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) melaporkan Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat sore kembali erupsi dengan lontaran abu setinggi 4.000 meter di atas puncak.

Petugas PGA Dukono Bambang Sugiono dalam keterangan tertulis di Ternate, Jumat, menyampaikan aktivitas vulkanik Gunung Dukono kembali meningkat, erupsi terjadi sekitar pukul 17.28 WIT dan masih berlangsung saat laporan disampaikan.

“Erupsi tadi sekitar pukul 17.28 WIT dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 4.000 meter di atas puncak,” ujarnya.

Kolom abu yang dihasilkan dari letusan tersebut teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Arah sebaran abu condong ke wilayah barat laut, mengikuti arah dan kecepatan angin di sekitar kawasan gunung.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Hadiri Pesta Laut Masyarakat Nelayan di Desa Surya Bahari

Selain pengamatan visual, aktivitas erupsi juga terekam melalui alat seismogram dengan amplitudo sebesar 34 milimeter dan durasi erupsi mencapai 95,41 detik. Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih cukup signifikan dan berpotensi terjadi secara berulang.

Saat ini, status Gunung Dukono masih berada pada Level II atau Waspada. Pada level ini, aktivitas vulkanik masih fluktuatif dan dapat disertai letusan abu secara periodik.

Pihak PGA Dukono mengimbau masyarakat yang berada di sekitar gunung, termasuk para pengunjung dan wisatawan, agar tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius empat kilometer dari Kawah Malupang Warirang, yang merupakan pusat aktivitas erupsi.

Baca Juga :  Polri Tegaskan Ijazah Jokowi Asli dan Sah, Tidak Ditemukan Unsur Pidana

“Masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius empat kilometer,” tegas Bambang.

Mengingat letusan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, area landaan abunya menjadi tidak tetap.

“Masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan, guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan,” katanya menambahkan.

Sebelumnya pada pukul 11:06 WIT, gunung tersebut mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati setinggi 1.500 meter di atas puncak.

Berita Terkait

JPU Ungkap Ketidaksesuaian Formula Harga dalam Sidang Kasus Kompensasi RON 90 Pertamina
Musibah Kembali Menimpa Desa Cilibur Paguyangan, Jembatan Vital Penghubung Antar Pedukuhan Ambruk Total
Ngopi Kamtibmas di Karang Tengah, Polisi Serap Keluhan Warga soal Narkoba hingga Pinjol
Direktur Eredivisie: Pemain non-Eropa harus ajukan izin kembali masuk
Jateng Skala Tertinggi Penyaluran Kredit Perumahan Nasional, Tembus Rp 2,3 Triliun di Awal 2026
Sterilisasi Dua Gereja di Tangerang Jelang Kamis Putih, Kapolrestro Tangerang Kota: Pastikan Ibadah Aman
Pemerintah putuskan pemberian MBG hanya selama hari sekolah
PIHPS: Harga cabai rawit merah Rp91.700/kg, daging ayam Rp39.800 kg

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 21:08 WIB

JPU Ungkap Ketidaksesuaian Formula Harga dalam Sidang Kasus Kompensasi RON 90 Pertamina

Jumat, 3 April 2026 - 20:57 WIB

Musibah Kembali Menimpa Desa Cilibur Paguyangan, Jembatan Vital Penghubung Antar Pedukuhan Ambruk Total

Jumat, 3 April 2026 - 18:55 WIB

Ngopi Kamtibmas di Karang Tengah, Polisi Serap Keluhan Warga soal Narkoba hingga Pinjol

Jumat, 3 April 2026 - 18:42 WIB

Gunung Dukono kembali semburkan abu vulkanik

Jumat, 3 April 2026 - 13:47 WIB

Direktur Eredivisie: Pemain non-Eropa harus ajukan izin kembali masuk

Berita Terbaru

Berita

Gunung Dukono kembali semburkan abu vulkanik

Jumat, 3 Apr 2026 - 18:42 WIB