Jalan Jatibarang-Tegalwulung Rusak Parah Bak Wahana Air Saat Hujan, Heri Tato : Diduga Asal-asalan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan wilayah Jatibarang menuju Tegalwulung kini dalam kondisi memprihatinkan. Kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama ini kian membahayakan pengguna jalan, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Kerusakan jalan parah yang disertai lubang menganga dan gorong-gorong jebol di tengah jalan. Warga Jatibarang dan pengguna jalan yang melintas menjadi pihak yang paling dirugikan dan terancam keselamatannya.Ruas jalan utama Jatibarang menuju Tegalwulung. Kerusakan ini dilaporkan sudah terjadi sejak lama, bahkan sebelum bulan puasa, dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan.

Kondisi jalan menjadi sangat berbahaya karena air yang menggenang menyamarkan lubang gorong-gorong yang ambrol di separuh badan jalan. Akibatnya, banyak kendaraan sering terperosok ke dalam lubang tersebut.Waidin salah satu warga Jatibarang mengungkapkan kekhawatirannya karena akses ini merupakan jalur vital ekonomi dan pendidikan. Saat hujan turun, jalanan berubah menyerupai sungai, di mana hanya air yang terlihat sementara lubang-lubang maut tersembunyi di bawahnya.

Baca Juga :  Rayakan HUT Ke 2 RSUD Tigaraksa Gelar Tasyakuran Serta Santuni Yatim Piatu

“Kami selaku warga Jatibarang memohon perhatian serius dari pemerintah terkait. Kerusakan ini sudah sangat lama, dari sebelum puasa sampai sekarang belum diperbaiki. Kami tidak ingin ada korban jiwa lebih banyak lagi akibat terperosok,” ujar Waidin.

Baca Juga :  Menteri Dody Tinjau Gedung Workshop di Politeknik PU Semarang

Warga mendesak dinas terkait untuk segera melakukan peninjauan lapangan dan melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam, agar mobilitas masyarakat kembali aman dan nyaman.

Heri tatto selaku aktivis YABPEKNAS mengatakan bahwa pekerjaan tersebut diduga asal – Asalan dan pihak Dinas PU kabupaten Brebes harusnya bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang di anggarkan dari APBD tahun 2025.

” Proyek ini dikerjakan tidak sesuai bestek karena pengawasan yang tidak maksimal, PELAKSANA pekerjaan diduga hanya fokus mengejar keuntungan,” pungkasnya.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Veda Ega Pratama Siap Gebrak GP Aragon, Bidik Podium Moto3 2026
Putra Jaya Resmi Mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua PWI Kabupaten Tangerang
Sejumlah ASN Brebes Memasuki Masa Pensiun, Diingatkan Waspadai Penipuan dan Investasi Bodong
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Wakil Bupati Tangerang Ajak ASN Teladani Empat Sifat Rasulullah dalam Melayani Masyarakat
Kemerdekaan Bukan Hanya di Syukuri Saja, Isilah Dengan Sesuatu Yang Bermanfaat Bagi Sesama 
Saatnya Digitalisasi Keuangan Desa Didorong untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat Brebes
Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum dalam Pencegahan Karhutla
Untuk Pemerataan Wardoyo Tahap II Disalurkan, Warga yang Belum Tersentuh Bansos Kembali Mendapat Perhatian

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Veda Ega Pratama Siap Gebrak GP Aragon, Bidik Podium Moto3 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Putra Jaya Resmi Mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua PWI Kabupaten Tangerang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Sejumlah ASN Brebes Memasuki Masa Pensiun, Diingatkan Waspadai Penipuan dan Investasi Bodong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Wakil Bupati Tangerang Ajak ASN Teladani Empat Sifat Rasulullah dalam Melayani Masyarakat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Kemerdekaan Bukan Hanya di Syukuri Saja, Isilah Dengan Sesuatu Yang Bermanfaat Bagi Sesama 

Berita Terbaru