Akses Padang–Bukittinggi Dipulihkan, Kementerian PU Bergerak Cepat

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dinamikanews.net– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat melakukan penanganan untuk memulihkan akses pada ruas Padang-Bukittinggi yang terdampak bencana longsor, baik jalan provinsi via Malalak yang tidak dapat dilalui serta jalan nasional via Padang Panjang (Lembah Anai) yang hanya dapat dilalui secara terbatas.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan dan pemulihan akses menjadi prioritas utama pemerintah.

“Kementerian PU berkomitmen melakukan penanganan secara cepat dan terkoordinasi agar konektivitas Padang–Bukittinggi dapat segera pulih dan masyarakat tetap memiliki akses yang aman,” kata Menteri Dody.

Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus melakukan pemantauan lapangan dan kajian teknis terhadap lokasi longsor. Penanganan difokuskan pada pembersihan material longsor, stabilisasi lereng, serta pengamanan badan jalan guna mencegah kejadian susulan.

Baca Juga :  267.380 Batang Rokok Ilegal Ditindak di Brebes, Satpol PP dan Bea Cukai Perketat Pengawasan

Setelah dibuka secara terbatas untuk dilewati kendaraan roda empat dari pukul 17.00 s.d 08.00 sejak tanggal 16 Desember 2025, saat ini pekerjaan telah mulai melaksanakan konstruksi permanen dengan pekerjaan bore pile. Menyadari bahwa ruas Sicincin – Padang panjang merupakan ruas vital bagi perekonomian masyarakat, Kementerian PU terus mempercepat penanganan sehingga ditargetkan ruas dapat dibuka secara penuh pada saat arus mudik dan balik lebaran 2026.

Baca Juga :  Ketua Komite III DPD RI Membahas Penerimaan Beasiswa PIP

Dalam rangka percepatan penanganan, Kementerian PU juga mempertimbangkan dukungan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang memiliki pengalaman dalam penanganan bencana alam pada ruas jalan dengan karakteristik serupa. Sedangkan estimasi kebutuhan anggaran penanganan akan disampaikan setelah hasil kajian teknis selesai dilakukan.

Selama proses penanganan berlangsung, Kementerian PU mengarahkan pengguna jalan untuk dapat memanfaatkan jalur alternatif Padang–Bukittinggi melalui Solok, melewati kawasan Sitinjau Lauik dan Danau Singkarak. Jalur alternatif ini dapat dilalui meskipun memerlukan waktu tempuh yang lebih panjang dibandingkan jalur utama. (*)

Berita Terkait

Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang
BPBD Brebes Luncurkan Aplikasi Si Perkasa, Warga Bisa Laporkan Bencana Lebih Cepat
BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim
Perbaikan Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Senilai Rp6,3 Miliar Mulai Digarap, Warga Diminta Awasi Kualitas Proyek
Pemkab Brebes Siapkan Anggaran Rp270 Miliar untuk Atasi Banjir Sungai Babakan, Lelang Ditargetkan 28 Oktober 2026
BRIN Ungkap 9 Jenis Mangrove Dari Aceh Berpotensi Sebagai Tanaman Obat
Sebanyak 394 Yatim Duafa Terima Santunan dan 80 Gerobak Usaha dari BAZNAS Kab Tangerang 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:10 WIB

BPBD Brebes Luncurkan Aplikasi Si Perkasa, Warga Bisa Laporkan Bencana Lebih Cepat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:08 WIB

BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Pemkab Brebes Siapkan Anggaran Rp270 Miliar untuk Atasi Banjir Sungai Babakan, Lelang Ditargetkan 28 Oktober 2026

Berita Terbaru

Berita

Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Minggu, 25 Okt 2026 - 17:43 WIB