Tangerang, Dinamikanews.net – Memperingati HUT ke-394 Kabupaten Tangerang dan Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Tangerang bersama BAZNAS menyalurkan 80 gerobak usaha serta santunan bagi ratusan anak yatim di Aula Kantor BAZNAS. Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama BAZNAS memilih cara yang menyentuh langsung akar rumput untuk merayakan dua momentum besar sekaligus “Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang dan Hari Santri Nasional 2026,”.
Tak sekadar seremoni, bantuan yang diserahkan bersifat konkret. Sebanyak 80 unit gerobak usaha didistribusikan kepada warga yang membutuhkan. Menariknya, setiap penerima manfaat juga dibekali modal tunai sebesar satu juta rupiah.
Langkah ini diambil agar para pedagang kecil tidak hanya memiliki sarana fisik, tetapi juga daya beli untuk memulai atau mengembangkan usaha mereka di tengah momentum hari jadi daerah.
Nuansa spiritual pun terasa kental saat 394 anak yatim dan duafa berkumpul menerima santunan. Angka 394 ini dipilih secara simbolis sesuai dengan usia Kabupaten Tangerang tahun ini. Paket sembako dan uang tunai dibagikan sebagai bentuk kepedulian sosial yang nyata.
Bupati Tangerang hadir langsung memastikan bantuan tersebut sampai ke tangan yang tepat, menciptakan suasana haru sekaligus penuh optimisme.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tangerang, Achmad Nawawi, menjelaskan bahwa pendistribusian ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselaraskan dengan hari jadi kabupaten.
“Ia menekankan bahwa sumber dana bantuan ini berasal dari kepedulian kolektif. Dana dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki, termasuk kontribusi besar dari para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang,” jelasnya
Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk tidak berhenti pada bantuan gerobak saja.
Achmad Nawawi menyebutkan sejumlah program unggulan lainnya tetap berjalan, mulai dari bedah rumah, perbaikan sanitasi, hingga penyediaan alat bantu kesehatan seperti kursi roda dan kaki palsu.
“Transformasi zakat menjadi alat pemberdayaan ekonomi inilah yang diharapkan mampu mengikis angka kemiskinan di Kabupaten Tangerang secara bertahap namun pasti,”

pungkasnya















