Kunci Indonesia Maju, Wamendiktisaintek Dorong Hilirisasi Riset

Jumat, 8 Agustus 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net- Wamendiktisaintek RI, Stella Christie menegaskan, perguruan tinggi berperan strategis mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menekankan, pentingnya riset universitas dengan sektor industri.

“Sains dan teknologi tidak bisa berkembang tanpa universitas. Hanya jika kita melakukannya di pendidikan tinggi, kita akan mendorong kembang ekonomi negara ini,” kata Stella dalam pidato berjudul ‘Higher Education is the Key to Economic Growth’, di acara kegiatan konvensi sains, teknologi, dan industri (KSTI) Indonesia 2025, Institut Teknologi Bandung, Bandung, Jumat (8/8/2025).

Data global menunjukkan, kata Stella, kontribusi besar universitas pada perekonomian, seperti ditunjukkan oleh capaian Stanford University sejak tahun 1930. Universitas tersebut, melahirkan 40 ribu perusahaan, menciptakan 5,4 juta lapangan kerja, dan meraih keuntungan 2,7 triliun Dolar AS.

Baca Juga :  Kapolres Brebes Berpamitan dan Minta Maaf

Stella memaparkan, mekanisme ekonomi dimulai dari produksi pengetahuan yang menarik investasi dan membangun infrastruktur bagi kemajuan riset. “Infrastruktur melahirkan pengetahuan baru. Siklus tersebut selalu dimulai dari riset yang kuat,” ucapnya.

Kemudian, ia menekankan, perlunya strategi riset terarah melalui spesialisasi bidang unggulan, seperti pertanian, mineral kritis, dan sains kelautan. Ketiga sektor tersebut, memiliki potensi besar menjadikan Indonesia sebagai pemain global yang diperhitungkan dalam perekonomian dunia.

“Pemerintah telah menyiapkan dukungan pendanaan riset senilai Rp2,26 triliun untuk mendorong percepatan inovasi di berbagai bidang strategis. Selain itu, dana tambahan sebesar Rp1,8 triliun segera diumumkan, dengan harapan dapat memperkuat kapasitas riset perguruan tinggi nasional,” ujarnya.

 

Baca Juga :  Bupati Brebes Sidak, 60 Mobil Dinas Tak Dilengkapi STNK dan BPKB

Peraih Nobel Fisika Brian P. Schmidt juga menguatkan pandangan tersebut, menyoroti peran sains sebagai pendorong peradaban teknologi modern. Ia menjelaskan bahwa astronomi sejak dahulu membentuk metode ilmiah, yang kemudian menjadi dasar revolusi teknologi dunia.

“Sejarah membuktikan pengetahuan adalah modal terbesar. Tanpa data akurat, keberanian menguji ide, kemajuan tidak terjadi,” ujarnya.

Stella menutup paparannya dengan mengajak perguruan tinggi melibatkan mahasiswa dalam riset dan menjalin kemitraan lintas sektor strategis. “Negara ini membutuhkan Anda sekarang, pengetahuan adalah kunci membuat Indonesia menang di masa depan,” katanya.

Berita Terkait

Balon Api Jatuh Nyaris Bakar Lahan Tebu di Magetan
Bapanas: Harga Pangan Terkendali Usai Idul Adha, Intervensi Diperkuat
Direktur RSUD Pakuhaji Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila
Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Bangunan Diduga Gudang Limbah di Cikarang Barat
UNTARA Berbagi Daging Qurban Idul Adha 1447 H
Menpar Pastikan Candi Prambanan Siap Sambut Wisatawan Jelang Libur Sekolah
ESDM Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik Walau Kurs Rupiah Rp17.877
BB TNBTS Evaluasi Keamanan Transportasi Usai Kecelakaan Di Jalur Bromo

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:19 WIB

Balon Api Jatuh Nyaris Bakar Lahan Tebu di Magetan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:53 WIB

Bapanas: Harga Pangan Terkendali Usai Idul Adha, Intervensi Diperkuat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Direktur RSUD Pakuhaji Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:14 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Bangunan Diduga Gudang Limbah di Cikarang Barat

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:15 WIB

UNTARA Berbagi Daging Qurban Idul Adha 1447 H

Berita Terbaru

Berita

Balon Api Jatuh Nyaris Bakar Lahan Tebu di Magetan

Senin, 1 Jun 2026 - 19:19 WIB

Berita

UNTARA Berbagi Daging Qurban Idul Adha 1447 H

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:15 WIB