Mensesneg Bantah Haji Isam Jadi Koordinator Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar bahwa pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk menjadi koordinator penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

“Tidak ada, tidak benar itu,” kata Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan dalam acara akad nikah Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovi di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu.

Hal itu menjawab pertanyaan wartawan mengenai kabar yang beredar di media sosial bahwa pengusaha Haji Isam telah ditunjuk oleh Presiden Prabowo untuk memimpin operasi penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.

Baca Juga :  Kapolda Sumsel Ambil Kendali Penanganan Konflik Agraria untuk Lindungi Aset Negara dan Investasi

Prasetyo menegaskan bahwa memang semua pihak diminta untuk ikut membantu dalam upaya penanganan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan.

“Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya, tetapi kalau menjadi koordinator itu tidak, karena kewenangannya bukan di situ,” katanya.

Terkait penanganan karhutla, Mensesneg mengatakan pemerintah pusat sudah menunjuk sejumlah pejabat setingkat menteri untuk menangani karhutla di sejumlah wilayah prioritas penanganan.

Pemerintah sendiri sebelumnya tengah meningkatkan upaya pengendalian dan penanganan karhutla di Kalimantan dan Sumatera dengan mengerahkan 12.880 personel untuk upaya pemadaman, operasi modifikasi cuaca (OMC), dan pemantauan kualitas udara.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum dalam Pencegahan Karhutla

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus dan pengawasan ketat pada enam provinsi prioritas rawan karhutla, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Presiden sendiri telah memimpin rapat penanganan karhutla di Kalimantan, termasuk berkoordinasi dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Kalteng pada Sabtu (22/8).

Salah satu arahan yang disampaikan adalah memberikan bantuan tambahan alat dan fasilitas pendukung pemadaman termasuk empat helikopter pengebom air atau water bombing, pompa air 100 unit, APD 2.000 unit, cangkul gepyok, sumur bor, dan selang air.

Berita Terkait

Tekan DBD, ITPLN Fasilitasi Wolbachia di Kampus
Kementerian PU Percepat Pemulihan 1.024 Infrastruktur di NTT
Kemensos Jatuhi Hukuman Berat Ke 620 Pegawai Karena Kasus Judol
BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan
Pelantikan Dialog Kebudayaan KMB UMJ: Dobrak Stagnasi Regenerasi, Siapkan Pemuda Betawi Ambil Peran Strategis Nasional
Pertamina Tahan Harga BBM Nonsubsidi dan Avtur Untuk Oktober
HUT TNI ke-81, Prabowo Pimpin Upacara 5 Oktober 2026 di Cilangkap
HUT TNI ke-81 5 Oktober 2026: Sejarah, Makna dan Perjalanan Tentara Nasional Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Tekan DBD, ITPLN Fasilitasi Wolbachia di Kampus

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan 1.024 Infrastruktur di NTT

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Kemensos Jatuhi Hukuman Berat Ke 620 Pegawai Karena Kasus Judol

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:16 WIB

BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Pelantikan Dialog Kebudayaan KMB UMJ: Dobrak Stagnasi Regenerasi, Siapkan Pemuda Betawi Ambil Peran Strategis Nasional

Berita Terbaru

Berita

Tekan DBD, ITPLN Fasilitasi Wolbachia di Kampus

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:20 WIB