Apel Bersama Forkopimda Brebes dan Elemen Terkait Guna Peningkatan Pelayanan Pada Masyarakat 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Pemerintah Kabupaten Brebes bersama Polres Brebes, TNI, BPBD, Satpol PP, Damkar, serta berbagai instansi terkait memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau melalui Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Kemarau serta Antisipasi Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Apel dipimpin Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar, di Halaman KPT Brebes, Rabu (5/8/2026).

Apel diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah, relawan kebencanaan, serta personel gabungan. Usai apel dilanjutkan pengecekan personel dan peralatan untuk memastikan kesiapan operasional apabila terjadi bencana.

Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar mengatakan, apel tersebut merupakan bentuk komitmen seluruh unsur pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Menurutnya, seluruh sarana, prasarana, personel, dan sistem koordinasi telah dipersiapkan sebagai langkah antisipatif.

“Ini sebagai wujud bahwa Kabupaten Brebes siap melaksanakan maupun menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Masing-masing instansi sudah siap personel dan siap peralatan, sehingga ketika terjadi bencana kita sudah memiliki kolaborasi dan sinergi bersama,” ujar Ali Akbar.

Baca Juga :  Polresta Tangerang Salurkan Bantuan Hewan Kurban, 18 Ekor Sapi dan 49 Kambing

Ia menambahkan, seluruh instansi telah menyiagakan personelnya selama 24 jam. Karena itu, yang menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana adalah koordinasi yang cepat sehingga setiap unsur dapat langsung bergerak ke lapangan sesuai tugas dan fungsinya.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Ia mengingatkan bahwa Karhutla tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat akibat asap, tetapi juga merusak lingkungan serta berpotensi mengganggu aktivitas di Kabupaten Brebes yang memiliki jalur lalu lintas padat.

“Mari bersama-sama kita mencegah bahaya Karhutla. Selain membahayakan kesehatan dan lingkungan, pelaku yang sengaja membakar lahan juga dapat dikenai ancaman pidana lebih dari lima tahun penjara,” tegasnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Brebes Budhi Darmawan menjelaskan, kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau sebenarnya telah dipersiapkan sejak jauh hari. Ia menyebut BPBD telah menggelar rapat koordinasi pada 25 April 2026 yang melibatkan Forkopimda, para camat, kepala perangkat daerah, serta relawan kebencanaan.

Budhi mengungkapkan, BPBD telah melayani kebutuhan air bersih bagi wilayah terdampak kekeringan melalui penyaluran bantuan ke sejumlah desa. Untuk kejadian kebakaran, kata dia, hingga saat ini masih didominasi kebakaran berskala lokal yang terjadi di permukiman maupun lingkungan rumah tangga.

Baca Juga :  Apa alasan Trump mengerahkan tentara Garda Nasional?

“Ancaman kekeringan hampir terjadi di seluruh kecamatan dengan kategori sedang. Namun wilayah selatan menjadi yang paling berat. Ada sekitar tujuh desa yang hampir setiap hari kami lakukan dropping air bersih karena permintaannya cukup tinggi,” katanya.

Ia memperkirakan puncak musim kemarau masih akan berlangsung pada pertengahan Agustus hingga Oktober. Oleh sebab itu, BPBD terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Brebes Caridah mengatakan, hingga Selasa (4/8), tercatat sebanyak 32 titik kebakaran di Kabupaten Brebes, baik di lahan kering maupun rumah hunian. Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan seluruh masyarakat selama musim kemarau.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, melakukan deteksi dini, tidak membuang atau menyalakan api sembarangan di lahan kering, serta menghindari tindakan kecil yang dapat memicu kebakaran meluas. Keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkas Caridah.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Guna Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak, Pemkab Brebes Gandeng Rumah Sakit Swasta
Kapolres Brebes Tegaskan Soliditas, Pengawasan Berjenjang, dan Peka Situasi Global
30 Jenis Barang Bukti Berhasil Dimusnahkan, Berdasarkan Keputusan Hukum Cukup dan Tetap (Inkracht)
Bupati Maesyal Pastikan Pembangunan Jalan Ceplak – Kronjo Sesuai Spesifikasi Pasca Groundbreaking 
Butuh Air Bersih? Polresta Tangerang Siap Terima Laporan Kekeringan dan Kebakaran Lahan
Wujudkan Pembinaan Yang Lebih Optimal, Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan Ke Lapas Batam
Lantik Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Tangerang: Perkuat Kinerja Organisasi dan Pelayanan Publik
Pemkab Tangerang Rotasi dan Mutasi Pejabat

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Apel Bersama Forkopimda Brebes dan Elemen Terkait Guna Peningkatan Pelayanan Pada Masyarakat 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Guna Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak, Pemkab Brebes Gandeng Rumah Sakit Swasta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Kapolres Brebes Tegaskan Soliditas, Pengawasan Berjenjang, dan Peka Situasi Global

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:43 WIB

30 Jenis Barang Bukti Berhasil Dimusnahkan, Berdasarkan Keputusan Hukum Cukup dan Tetap (Inkracht)

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Butuh Air Bersih? Polresta Tangerang Siap Terima Laporan Kekeringan dan Kebakaran Lahan

Berita Terbaru