ESDM Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik Walau Kurs Rupiah Rp17.877

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.netKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjamin harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak akan naik walau kurs dolar AS terhadap rupiah tembus angka Rp17.877 per dolar.

“Untuk kenaikan harga BBM yang untuk subsidi, ini kan sudah disampaikan (tidak naik hingga akhir tahun),” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat.

Selain harga, Yuliot juga menyampaikan bahwasanya stok BBM pun aman, bahkan berada di atas cadangan minimal. Adapun standar minimal stok operasional nasional berada di angka 23 hari.

“Misalkan untuk Pertalite itu jauh di atas cadangan minimal, dan juga untuk solar CN48 itu juga di atas cadangan minimal,” kata Yuliot.

Baca Juga :  POKJA Wartawan Curug Gelar “Ngopi di Warkop 86 Cijengir”, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Anggota

Untuk pasokan BBM nonsubsidi, Yuliot juga menyampaikan ketersediaannya cukup secara nasional.

Dalam menghadapi kurs rupiah yang melemah terhadap dolar AS, Yuliot mengatakan pemerintah terus mendorong peningkatan produksi minyak di dalam negeri. Selain itu, pemerintah juga mempersiapkan kilang di dalam negeri.

“Produksi di dalam negeri kami dorong untuk peningkatan, kilang di dalam negeri pun itu juga kami sudah siapkan,” ujar Yuliot.

Nilai tukar kini menembus level psikologis baru di kisaran Rp17.700-Rp17.800 per dolar AS. Padahal, suku bunga acuan (BI-Rate) telah dinaikkan 50 basis poin (bps) ke level 5,25 persen demi memperkuat stabilisasi rupiah.

Berdasarkan Kurs Transaksi Bank Indonesia yang diakses dari Jakarta, Jumat, kurs dolar AS terhadap rupiah tembus Rp17.877 per dolar.

Baca Juga :  Indonesia Dorong Kemitraan Yang Lebih Seimbang Dengan China

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan meskipun rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada April 2026 sebesar 117,31 dolar AS per barel, harga BBM bersubsidi tetap aman.

Ia merujuk kepada rata-rata harga minyak mentah Indonesia dari Januari 2026 yang belum menyentuh batas 100 dolar AS per barel.

“Rata-rata ICP kita sekarang itu kurang lebih sekitar 80–81 dolar AS dari bulan Januari sampai sekarang. Jadi, belum sampai 100 dolar AS,” kata Bahlil.

Oleh karena itu, Bahlil kembali menekankan bahwa harga BBM bersubsidi masih aman hingga akhir tahun 2026.

Berita Terkait

Vaksin HPV Dan Dukungan Komunitas Efektif Cegah Kanker Serviks
Kementan Perluas Program YESS Untuk Tingkatan Minat Petani Muda
Bupati Paramitha Buka Sosialisasi MPLS Sekolah Rakyat
Menteri LH Minta Persoalan Sampah Di Sumbar Selesai Pada 2027
Bupati Tangerang Pastikan Warga Terima Hunian dan Air Bersih Saat Tinjau pembangunan RTLH di Tigaraksa
Anggota DPRD Fraksi Demokrat M. Yaya Amsori : Apresiasi Kinerja Bupati Tangerang Dalam Program Gebrak Pak Kumis
DKI Jakarta Alami Kerugian Miliaran Rupiah Imbas JPO Tendean Ditabrak Truk
Kunjungi Kejagung, Polri Serahkan Administrasi Penyidikan Korupsi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:33 WIB

Vaksin HPV Dan Dukungan Komunitas Efektif Cegah Kanker Serviks

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:45 WIB

Kementan Perluas Program YESS Untuk Tingkatan Minat Petani Muda

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:43 WIB

Bupati Paramitha Buka Sosialisasi MPLS Sekolah Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:51 WIB

Menteri LH Minta Persoalan Sampah Di Sumbar Selesai Pada 2027

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:43 WIB

Anggota DPRD Fraksi Demokrat M. Yaya Amsori : Apresiasi Kinerja Bupati Tangerang Dalam Program Gebrak Pak Kumis

Berita Terbaru

Berita

Bupati Paramitha Buka Sosialisasi MPLS Sekolah Rakyat

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:43 WIB