671 hektare sawah di Kabupaten Demak terdampak banjir

Minggu, 5 April 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net – Seluas 671 hektare areal sawah yang tersebar di sembilan desa di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terdampak banjir karena curah hujan tinggi yang mengakibatkan limpasan air sungai dan tanggul jebol di sejumlah lokasi.

“Ketinggian genangan banjir di areal persawahan bervariasi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak Agus Sukiyono di Demak, Minggu.

Selain terdampak pada areal persawahan, genangan banjir juga berdampak terhadap 2.116 rumah warga, 29 tempat ibadah, serta 18 sekolah.

Akibat peristiwa tersebut, warga yang mengungsi juga cukup banyak karena data per Sabtu (4/4) tercatat 2.839 jiwa.

Baca Juga :  Pemanfaatan Aset Fasos Fasum Pengembang Daerah Kota Tangerang Selatan Belum Tepat Sasaran

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan mengungkapkan lahan tanaman padi yang terendam banjir memang tersebar di sejumlah desa yang terdampak banjir.

Akan tetapi, kata dia, paling parah terjadi di Desa Trimulyo dan Sidoharjo dengan luas lahan di kedua desa mencapai 660 hektare.

Untuk usia tanaman padi yang tergenang, berkisar 30 hari sehingga kalaupun puso kerugian petani tidak begitu besar karena belum ditanam.

“Nantinya, ketika ada yang mengalami puso tetap akan kami data untuk diusulkan mendapatkan bantuan dari pusat,” ujarnya.

Baca Juga :  Penuhi Kebutuhan Lebaran, Hingga H+3 Pertamina Tambah 14,4 juta Tabung LPG 3 Kg

Lahan tanaman padi yang puso akibat banjir sebelumnya, kata dia, juga diusulkan mendapatkan bantuan, sehingga petani mendapatkan bantuan benih padi untuk ditanam kembali di lahan sawahnya.

Tanggul jebol dan terjadi limpasan air Sungai Tuntang pada Jumat (3/4) pagi, sehingga mengakibatkan rumah warga, tempat ibadah, dan sekolah tergenang banjir. Termasuk areal sawah petani.

Lokasi tanggul jebol, yakni di Desa Trimulyo ada tiga lokasi dengan panjang 30 meter dan 10 meteran, sedangkan di Desa Sidoharjo ada tiga lokasi dengan panjang 15 meteran.

Berita Terkait

Monitoring Langsung Ibadah Paskah, Bupati Tangerang Tegaskan Tidak Ada Diskriminasi di Kabupaten Tangerang
Penanganan Darurat Ambruknya Jembatan Kalibuntu Desa Cilibur, Bupati Instruksikan Dibangun Jembatan Semi Permanen
Selamat Jalan Bunda Eius Srikandi DPP GANN (Generasi Anti Narkotika Nasional): Jasamu Takkan Pernah Kami Lupakan Dan Perjuanganmu Akan Terus Kami Lanjutkan Demi Masa Depan Anak Bangsa
BNPB: Jumlah pengungsi banjir Demak jadi 2.839 jiwa
Pengungsi Banjir Demak Bertahan di Posko, Ahmad Luthfi Salurkan Bantuan Rp 236 Juta Kepada Masyarakat Terdampak
Respon Banjir Demak, Pemprov Jateng Koordinasikan Penanganan Bendungan Glapan dan Sungai Tuntang
Korsleting listrik hanguskan gudang onderdil motor di Cengkareng
Utamakan Tertib Sosial dalam Hubungan Bermasyarakat, Satpol PP Lakukan Penanganan Gedung di Wilayah Kecamatan Teluk Naga

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 16:27 WIB

Monitoring Langsung Ibadah Paskah, Bupati Tangerang Tegaskan Tidak Ada Diskriminasi di Kabupaten Tangerang

Minggu, 5 April 2026 - 15:15 WIB

671 hektare sawah di Kabupaten Demak terdampak banjir

Minggu, 5 April 2026 - 04:34 WIB

Penanganan Darurat Ambruknya Jembatan Kalibuntu Desa Cilibur, Bupati Instruksikan Dibangun Jembatan Semi Permanen

Sabtu, 4 April 2026 - 23:26 WIB

Selamat Jalan Bunda Eius Srikandi DPP GANN (Generasi Anti Narkotika Nasional): Jasamu Takkan Pernah Kami Lupakan Dan Perjuanganmu Akan Terus Kami Lanjutkan Demi Masa Depan Anak Bangsa

Sabtu, 4 April 2026 - 19:39 WIB

BNPB: Jumlah pengungsi banjir Demak jadi 2.839 jiwa

Berita Terbaru

Berita

671 hektare sawah di Kabupaten Demak terdampak banjir

Minggu, 5 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita

BNPB: Jumlah pengungsi banjir Demak jadi 2.839 jiwa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:39 WIB