Kementrans Gandeng PT Agrinas Kembangkan Perikanan di Kawasan Transmigrasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Kementerian Transmigrasi membuka peluang kerja sama dengan PT Agrinas Jaladri Nusantara dalam pengembangan potensi kawasan transmigrasi, khususnya sektor perikanan di wilayah pesisir seperti Papua. Kolaborasi ini diarahkan untuk menjadikan kawasan transmigrasi tak sekadar permukiman baru, melainkan pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan, pembangunan kesejahteraan harus merangkul wilayah timur Indonesia, terutama Papua. Menurut dia, kawasan transmigrasi perlu dirancang sebagai simpul ekonomi baru yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Kawasan transmigrasi harus menjadi pusat ekonomi baru. Kita tidak bisa hanya memindahkan penduduk, tetapi harus membangun ekosistem usaha yang memberi nilai tambah bagi masyarakat. Papua akan dijadikan sebagai jangkar ekonomi di kawasan Pasifik,” kata Iftitah saat audiensi dengan jajaran pimpinan Agrinas Jaladri Nusantara, Selasa (24/2).

Direktur Utama PT Agrinas Jaladri Nusantara, Kharisma Febriansyah, menilai kawasan transmigrasi memiliki posisi strategis untuk dikembangkan sebagai pusat perikanan terpadu. Dengan perencanaan sejak awal, produksi, pengolahan, hingga distribusi dinilai dapat berjalan dalam satu ekosistem industri.

Baca Juga :  Bahas RUU Perkotaan, Tamsil Linrung Soroti Privatisasi Ruang Publik dan Krisis Lingkungan

“Kami melihat kawasan transmigrasi sangat strategis untuk dikembangkan sebagai pusat perikanan terpadu. Jika dirancang sejak awal, produksi, pengolahan, dan distribusi bisa berjalan dalam satu ekosistem,” ujarnya.

Menurut Iftitah, potensi perikanan Indonesia sangat besar, namun belum sepenuhnya ditopang rantai pasok yang kuat, industri pengolahan memadai, serta tenaga kerja terampil. Di sinilah, kata dia, transmigrasi berperan menghadirkan sumber daya manusia produktif yang mampu menggerakkan sektor tersebut.

Kementerian Transmigrasi saat ini menjalankan Program Transmigrasi Patriot dengan menempatkan lulusan perguruan tinggi dan peneliti di kawasan transmigrasi. Program ini dirancang untuk mendampingi masyarakat, mengembangkan potensi wilayah, sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi berkelanjutan.

“Program Transmigrasi Patriot menghadirkan lulusan perguruan tinggi ke kawasan transmigrasi. Mereka mendampingi masyarakat, mengembangkan potensi wilayah, dan mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Iftitah.

Papua menjadi salah satu prioritas karena dinilai memiliki sumber daya laut yang masih relatif terjaga. Pemerintah ingin mendorong pembangunan berbasis ekonomi biru dan hijau dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Tim Khusus Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Tangerang Tengah Resmi Dikukuhkan oleh Ketua Umum BPPKTT

Sementara itu, Kharisma menambahkan, pengembangan kampung nelayan dapat diintegrasikan ke dalam sistem industri perikanan nasional. Kampung nelayan tidak hanya berfungsi sebagai hunian, tetapi juga sentra produksi dan pengolahan hasil tangkap agar nelayan memperoleh nilai tambah.

PT Agrinas Jaladri Nusantara, kata dia, siap mendukung pengembangan kawasan budidaya, pembangunan fasilitas pengolahan ikan, hingga pelatihan tenaga kerja lokal agar terserap industri perikanan.

Menteri Iftitah menegaskan, kolaborasi ini akan diawali dengan proyek percontohan di sejumlah titik. Jika model tersebut terbukti efektif, pemerintah akan mereplikasinya di kawasan transmigrasi lain.

“Jika berhasil, model ini bisa diterapkan di kawasan transmigrasi lain di Indonesia,” ujarnya.

Melalui sinergi ini, pemerintah berharap kawasan transmigrasi mampu tumbuh sebagai pusat-pusat ekonomi baru, sekaligus memperluas lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Berita Terkait

Kementan Siapkan Dapur Susu Indonesia Perkuat Pasokan Susu MBG
ESDM Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik Walau Kurs Rupiah Rp17.877
Kunjungan Prabowo ke Prancis Hasilkan Empat Kesepakatan Baru
Danantara Indonesia Trust Luncurkan Tiga Kemitraan Strategis
Kemenhut Tegaskan Peluang Investasi Kehutanan Untuk Perdagangan Karbon
Program MBG serap 1,28 juta pekerja gerakkan perekonomian nasional
Presiden Resmikan 1.061 KDKMP di Jateng–Jatim, Banjarnegara Siapkan 78 Titik Operasional
Prabowo: Amankan Stok Pangan Dalam Negeri Hadapi Krisis Global

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:24 WIB

Kementan Siapkan Dapur Susu Indonesia Perkuat Pasokan Susu MBG

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:22 WIB

ESDM Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik Walau Kurs Rupiah Rp17.877

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:20 WIB

Kunjungan Prabowo ke Prancis Hasilkan Empat Kesepakatan Baru

Senin, 25 Mei 2026 - 23:57 WIB

Danantara Indonesia Trust Luncurkan Tiga Kemitraan Strategis

Senin, 25 Mei 2026 - 12:23 WIB

Kemenhut Tegaskan Peluang Investasi Kehutanan Untuk Perdagangan Karbon

Berita Terbaru

Berita

Jonatan Christie Melaju Ke Babak Final Indonesia Open

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:57 WIB