Kementerian PU Kebut Perbaikan Jembatan Putus Lintas Tengah Aceh

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

dinamikanews.net — Di tengah mulai pulihnya Jalur Lintas Barat dan Timur yang telah kembali dapat dilalui, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan konektivitas pasca bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh dengan fokus utama pemulihan jalur Lintas Tengah. Sebanyak 13 jembatan di sepanjang jalur Lintas Tengah mengalami kerusakan sehingga mengganggu pergerakan logistik masyarakat, khususnya pada jalur penghubung wilayah pegunungan Takengon.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemulihan konektivitas menjadi prioritas pasca bencana di Sumatera. “Kementerian PU terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” kata Menteri Dody.

Beberapa ruas jalan nasional di Aceh masih terputus akibat banjir bandang dan longsor, terutama pada ruas Meureudu–Bireuen, Bireuen–Bener Meriah, hingga koridor Gayo Lues–Aceh Tenggara. Namun seluruh lokasi terdampak telah ditangani dengan pengerahan alat berat, penimbunan oprit jembatan, pembersihan material longsor, hingga pemasangan jembatan Bailey secara bertahap.

Baca Juga :  Matel Berkeliaran Di Curug, Ketua FJB Minta Pemkab Tangerang Dan APH Bertindak Tegas

Fokus penanganan terbesar berada pada Jembatan Teupin Mane yang menjadi pintu masuk menuju Lintas Tengah. Hingga Kamis (11/12/2025), proses erection bailey telah dilakukan sejak 10 Desember dan ditargetkan jembatan ini sudah dapat fungsional pada 15 Desember 2025.

Setelah jembatan darurat Teupin Mane tersambung, pemasangan Bailey pada jembatan-jembatan putus berikutnya akan dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh akses menuju Bener Meriah dan Aceh Tengah kembali terbuka.

Wilayah pegunungan seperti Blangkejeren–Aceh Tenggara dan Geumpang–Pameue–Takengon, penanganan berskala besar terus dilakukan. Pengangkutan material jembatan Bailey, perbaikan oprit, dan pembersihan longsoran masih berlangsung intensif dengan target penyelesaian akhir Desember 2025.

Pemulihan konektivitas Aceh menjadi prioritas agar mobilitas masyarakat, distribusi bantuan, dan aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan normal.

Baca Juga :  Tim Religi Sirnah Gali Gelar Napak Tilas

Selanjutnya untuk penanganan dua koridor lainnya, yakni Lintas Barat dan Lintas Timur Aceh juga menunjukkan perkembangan signifikan. Sejumlah ruas yang sebelumnya terputus kini telah kembali dapat dilalui, diantaranya Banda Aceh–Meureudu, Lhokseumawe–Langsa, Langsa–Kuala Simpang, hingga Kota Kutacane–perbatasan Sumatera Utara.

Pada ruas Simpang Uning–Uwaq–Blangkejeren, kendaraan roda dua sudah bisa melintas dan pembukaan jalur roda empat ditargetkan selesai 15 Desember 2025. Dua jembatan yang putus pada Lintas Timur Aceh sedang dikebut penanganannya dan ditargetkan selesai 14 Desember 2025.

Sementara untuk Lintas Barat, seluruh jalur sudah fungsional dan kini memasuki fase pembersihan material banjir serta perbaikan minor. Kementerian PU memastikan bahwa seluruh tim Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh terus bekerja dengan dukungan peralatan berat, unit jembatan Bailey, serta koordinasi penuh dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. (*)

Berita Terkait

IPB University Buka Konsultasi Gratis untuk Petani dan Peternak di Brebes, 277 Peserta Antusias
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang
BPBD Brebes Luncurkan Aplikasi Si Perkasa, Warga Bisa Laporkan Bencana Lebih Cepat
BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim
Perbaikan Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Senilai Rp6,3 Miliar Mulai Digarap, Warga Diminta Awasi Kualitas Proyek
Pemkab Brebes Siapkan Anggaran Rp270 Miliar untuk Atasi Banjir Sungai Babakan, Lelang Ditargetkan 28 Oktober 2026
BRIN Ungkap 9 Jenis Mangrove Dari Aceh Berpotensi Sebagai Tanaman Obat
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:18 WIB

IPB University Buka Konsultasi Gratis untuk Petani dan Peternak di Brebes, 277 Peserta Antusias

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:10 WIB

BPBD Brebes Luncurkan Aplikasi Si Perkasa, Warga Bisa Laporkan Bencana Lebih Cepat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:08 WIB

BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim

Berita Terbaru

Berita

Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Minggu, 25 Okt 2026 - 17:43 WIB