Warga Desa Sarakan Keluhkan Kabel Wi-Fi Berantakan dan Tiang Tanpa Izin

Jumat, 14 November 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Sarakan Keluhkan Kabel Wi-Fi Berantakan dan Tiang Tanpa Izin

Warga Desa Sarakan Keluhkan Kabel Wi-Fi Berantakan dan Tiang Tanpa Izin

Dinamikanews.net | Warga di Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, semakin resah dengan kondisi infrastruktur jaringan Wi-Fi yang tidak tertib. Kabel-kabel yang menjuntai dan tiang-tiang yang didirikan tanpa izin resmi menjadi sumber keluhan utama, mengganggu kenyamanan dan keselamatan sehari-hari. Jumat, (14/11/2025).

Banyak warga mengeluhkan kabel jaringan Wi-Fi yang dipasang melintang di depan rumah dan di atas jalan lingkungan. Kondisi ini tidak hanya merusak estetika lingkungan, tapi juga menimbulkan risiko keselamatan. “Kabelnya rendah dan berantakan, kalau lewat motor sering khawatir nyangkut. Kami juga tidak tahu ini punya perusahaan mana, dan telah memasang tiang di lahan saya tanpa ada komunikasi terlebih dahulu,” ujar Siti, salah satu warga Desa Sarakan.

Kabel yang tidak teratur membuat warga merasa tidak nyaman, terutama saat beraktivitas di sekitar rumah. Ini bukan hanya masalah visual, tapi juga potensi bahaya bagi anak-anak dan pengguna jalan.

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-23 menang tipis 1-0 Atas UEA U-23 Pada Laga Ujicoba

Selain kabel, warga juga menyoroti pendirian tiang-tiang baru yang muncul tiba-tiba di beberapa titik. Tiang ini diduga digunakan sebagai penopang jaringan

Warga Desa Sarakan Keluhkan Kabel Wi-Fi Berantakan dan Tiang Tanpa Izin

 

Wi-Fi dari penyedia layanan internet tertentu, namun tanpa pemberitahuan atau izin resmi. “Tiba-tiba ada yang datang pasang tiang di depan rumah warga. Tidak ada sosialisasi atau izin lingkungan. Kami khawatir kalau roboh atau mengganggu jalur listrik,” tambah Agil, warga setempat.

Tidak adanya koordinasi atau komunikasi baik dengan masyarakat membuat warga khawatir akan dampak jangka panjang, seperti gangguan pada infrastruktur listrik atau risiko kecelakaan.

Baca Juga :  Kendaraan motor membludak, one way jalur puncak mencapai 11 jam

Pemerintah Desa Sarakan, melalui Ketua RT 02 RW 01, mengakui belum menerima pengajuan izin terkait pendirian tiang tersebut. Mereka berencana segera memanggil perwakilan perusahaan penyedia jasa internet untuk dimintai klarifikasi. “Kami akan melakukan pengecekan lapangan dan memanggil pihak terkait. Setiap kegiatan yang menggunakan fasilitas umum wajib melalui izin resmi,” jelas perwakilan pemerintah desa yang enggan disebut namanya.

Langkah ini diharapkan bisa membawa penyelesaian cepat dan transparan, memastikan bahwa semua instalasi infrastruktur dilakukan sesuai aturan.

Warga Desa Sarakan berharap pemerintah daerah segera turun tangan menertibkan pemasangan kabel dan tiang ilegal ini. Dengan penertiban, tidak hanya bahaya bisa diminimalisir, tapi juga pemandangan lingkungan bisa lebih tertib dan nyaman.

 

Red Kjk

 

 

Berita Terkait

Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Pasukan Khusus
Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex naik per 18 April
Kementerian PU Percepat Bendungan Cijurey dan Cibeet, Perkuat Pengendalian Banjir di Karawang dan Bekasi
Student Open 2026 series 1 Bulungan, Fade Swimming School Jonggol Turunkan 7 Atlet
Langkah Cepat Dinperwaskim Brebes Verifikasi Hunian Warga di Area Pemakaman Losari
DKI targetkan emisi turun 50 persen di 2030 lewat kendaraan listrik
Kontraktor Pastikan Proyek Turap Di Desa Cibugel Sesuai Prosedur
Satu Keluarga Tewas Dalam Kebakaran di Grogol Petamburan Jakbar

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Pasukan Khusus

Sabtu, 18 April 2026 - 18:47 WIB

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex naik per 18 April

Sabtu, 18 April 2026 - 13:50 WIB

Kementerian PU Percepat Bendungan Cijurey dan Cibeet, Perkuat Pengendalian Banjir di Karawang dan Bekasi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:54 WIB

Student Open 2026 series 1 Bulungan, Fade Swimming School Jonggol Turunkan 7 Atlet

Jumat, 17 April 2026 - 19:01 WIB

DKI targetkan emisi turun 50 persen di 2030 lewat kendaraan listrik

Berita Terbaru

pendidikan

Dies Natalis Ke 37 Tahun SMK 02 Taman Adakan Jalan Sehat

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:02 WIB