Libur Idul Adha 2025 di Tangerang: Polisi Minta Orang Tua Ketatkan Pengawasan, Awas Tawuran & Geng Motor!

Sabtu, 7 Juni 2025 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.net – Libur panjang Idul Adha 1446 H/2025 M sudah di depan mata! Mulai 6 hingga 9 Juni 2025 ini jadi waktu yang pas buat kumpul keluarga atau liburan. Tapi, ada peringatan penting nih dari kepolisian.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, minta para orang tua di Tangerang buat ekstra waspada dan awasi anak remaja mereka. Kenapa? Karena momen libur panjang di Tangerang ini sering jadi celah buat aksi tawuran remaja, balap liar, sampai kejahatan geng motor.

Pentingnya Pengawasan Malam Hari: Demi Keamanan Anak di Tangerang

Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menegaskan, pengawasan paling penting itu di jam malam. Beliau mengimbau orang tua untuk memastikan anak remajanya sudah di rumah antara pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.

Baca Juga :  Kurban 20 Ekor Sapi, Ridhohul Khukam: Daging Yang Dibagikan Gunakan Daun Jati

“Libur panjang ini punya potensi kerawanan, termasuk tindak pidana kriminalitas,” kata Zain pada Jumat, 6 Juni 2025.

Ini bukan main-main, lho. Kalau sampai anak terlibat tawuran dan bikin orang terluka atau bahkan meninggal, ada konsekuensi hukum yang serius. Jadi, peran orang tua itu krusial banget buat mencegah anak jadi korban atau malah pelaku kejahatan.

Polisi Siaga di Lokasi Keramaian & Tips Mudik Aman di Tangerang

Selama libur lebaran Idul Adha 2025, polisi juga bakal memperketat pemantauan di tempat-tempat wisata di Tangerang. Lokasi seperti mal, Tanjung Pasir, Pantai Indah Kapuk (PIK), Rawa Cipondoh, Situ Bulakan, serta berbagai taman dan lapangan olahraga akan jadi fokus patroli.

Baca Juga :  Resmikan GSG RW 12 Perum Sudirman, Wabup Intan: GSG Simbol Kemandirian, Gotong Royong Dan Kemandirian Warga

Bagi warga Tangerang yang berencana liburan ke luar kota, Kapolres Zain juga punya tips keamanan rumah:

  • Pastikan pintu dan jendela rumah terkunci rapat.
  • Matikan semua alat elektronik yang tidak digunakan untuk menghindari korsleting atau pemborosan.
  • Jangan lupa lapor ke RT/RW, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa setempat agar rumah terpantau.

Nah, kalau kamu menemukan atau mengalami tindak kejahatan, jangan ragu untuk langsung melapor ke call center Polri 110 atau ke nomor pengaduan Polres Metro Tangerang Kota di 0822-1111-0110.

“Pastikan liburan Idul Adha tahun ini masyarakat tenang, aman, dan nyaman,” pungkas Zain. Yuk, sama-sama jaga keamanan Tangerang selama libur panjang ini!


Berita Terkait

BNPB: Jumlah pengungsi banjir Demak jadi 2.839 jiwa
Pengungsi Banjir Demak Bertahan di Posko, Ahmad Luthfi Salurkan Bantuan Rp 236 Juta Kepada Masyarakat Terdampak
Respon Banjir Demak, Pemprov Jateng Koordinasikan Penanganan Bendungan Glapan dan Sungai Tuntang
Korsleting listrik hanguskan gudang onderdil motor di Cengkareng
Utamakan Tertib Sosial dalam Hubungan Bermasyarakat, Satpol PP Lakukan Penanganan Gedung di Wilayah Kecamatan Teluk Naga
JPU Ungkap Ketidaksesuaian Formula Harga dalam Sidang Kasus Kompensasi RON 90 Pertamina
Musibah Kembali Menimpa Desa Cilibur Paguyangan, Jembatan Vital Penghubung Antar Pedukuhan Ambruk Total
Ngopi Kamtibmas di Karang Tengah, Polisi Serap Keluhan Warga soal Narkoba hingga Pinjol
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 19:39 WIB

BNPB: Jumlah pengungsi banjir Demak jadi 2.839 jiwa

Sabtu, 4 April 2026 - 19:04 WIB

Pengungsi Banjir Demak Bertahan di Posko, Ahmad Luthfi Salurkan Bantuan Rp 236 Juta Kepada Masyarakat Terdampak

Sabtu, 4 April 2026 - 18:04 WIB

Respon Banjir Demak, Pemprov Jateng Koordinasikan Penanganan Bendungan Glapan dan Sungai Tuntang

Sabtu, 4 April 2026 - 14:19 WIB

Korsleting listrik hanguskan gudang onderdil motor di Cengkareng

Jumat, 3 April 2026 - 21:08 WIB

JPU Ungkap Ketidaksesuaian Formula Harga dalam Sidang Kasus Kompensasi RON 90 Pertamina

Berita Terbaru

Berita

BNPB: Jumlah pengungsi banjir Demak jadi 2.839 jiwa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:39 WIB