Gubernur Jateng Kunjungan di Brebes, Ahmad Luthfi: Brebes Bukan Lumbung Bawang Merah Saja

Kamis, 5 Juni 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menggelar Silaturahmi dan Dialog Bersama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Kabupaten Brebes, Kamis (5/1/2025), di Aula Lantai 5 Kantor Pemerintah Terpadu (KPT) Brebes. Kegiatan ini menjadi ajang penting untuk menjaring aspirasi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan masyarakat Brebes lintas sektor.

Dialog diawali dengan sambutan Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran gubernur di tengah padatnya agenda kerja, serta menegaskan pentingnya dialog ini sebagai forum strategis untuk mempertemukan pemerintah dan tokoh masyarakat.

“Brebes ini tidak hanya dikenal sebagai lumbung bawang merah, tapi juga memiliki kekayaan budaya, agama, dan tradisi. Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat vital dalam menjaga kerukunan sosial,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun Brebes secara berkelanjutan.

Gubernur Luthfi dalam paparannya juga menekankan bahwa pembangunan di Jawa Tengah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi dari semua lini, mulai dari kabupaten/kota, DPRD, hingga ke pemerintah pusat. Ia juga menyoroti bahwa kemiskinan bukan semata persoalan ekonomi, melainkan juga mencakup pendidikan, kesehatan, hingga mentalitas kerja.

Baca Juga :  BPBD Brebes Launching SIPB, Kebencanaan Mudah Dipantau

“Kita tidak bisa hanya jualan telur asin atau bawang. Kita harus berani promosikan Brebes kepada investor nasional maupun internasional. Bupati harus jadi marketing daerahnya, dan birokrasi kita harus cepat, transparan, dan efisien,” ujar Luthfi.

Dalam sesi dialog, seorang warga dari Kecamatan Losari menyampaikan kekhawatiran terkait ancaman banjir akibat meluapnya Sungai Cisanggarung yang melintasi 12 desa.

“Kami trauma sejak banjir tahun 2018 karena tanggul jebol. Saat musim hujan, warga tidak bisa tidur tenang,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan kondisi jalan rusak parah di jalur Prapag Kidul hingga Randegan yang menjadi akses vital warga.

Menjawab hal itu, Gubernur menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah konkret.

“Untuk pengendalian banjir di Sungai Cisanggarung, sudah dialokasikan anggaran sebesar Rp270 miliar dari pemerintah pusat melalui BBWS Cimancis,” jelasnya.

Sementara untuk perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Losari, Luthfi menyebutkan telah disiapkan anggaran khusus.

Baca Juga :  Serah Terima Jabatan Bupati Bangka Barat Periode 2025-2030 Dihadiri Oleh Mantan Bupati Bangka Barat

“Untuk jalur Prapag Kidul dan Prapag Lor, total anggaran Rp4 miliar sudah disiapkan. Untuk keseluruhan wilayah Losari, totalnya Rp7 miliar. Prosesnya bertahap, mohon bersabar karena semuanya masuk prioritas,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur juga menjelaskan berbagai program strategis seperti peningkatan SDM melalui pelatihan vokasi dan BLK, pengentasan putus sekolah, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta peningkatan infrastruktur pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Ia menegaskan pentingnya pemetaan potensi desa dan penguatan literasi digital sebagai basis data pembangunan melalui BPS.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan Gubernur kepada sejumlah OPD. Di antaranya Kesbangpol dan Dinas Perikanan. Bantuan ini akan disalurkan kepada organisasi masyarakat serta kelompok petani garam sebagai bagian dari upaya pemberdayaan sektor ekonomi lokal.

Dengan semangat “Together We Can” (Bersama kita bisa), forum ini diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi lintas sektor demi mewujudkan Brebes yang lebih tangguh, inklusif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Berita Terkait

Universitas Tangerang Raya (UNTARA) MOU Dengan Sudirman Indra Selaku pengagas dan penggiat Bank Air.
Kadisdik Keluarkan Edaran ke Sekolah SD dan SMP agar Siswanya Diawasi Rencana Aksi Demo ke Jakarta
Dibilang Tak Peduli Pendidikan, Pemkab Tangerang Buka Data: 147 Ruang Kelas Ditambah, 205 Direhab
416 Jabatan Kepala Sekolah di Brebes Masih Kosong, Ratusan Posisi Diisi Pelaksana Tugas
SIswa MAN 1 TIGARAKSA, Ihda Mawaddatussya jaiah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang
Presiden Prabowo Tegaskan: Pendidikan Sekolah Negeri Gratis SD sampai SMA, Mendikdasmen Jelaskan Sudah Dibiayai Pemerintah
Gaungkan syiar Islam. SMPN 4 Tigaraksa Mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:15 WIB

Universitas Tangerang Raya (UNTARA) MOU Dengan Sudirman Indra Selaku pengagas dan penggiat Bank Air.

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kadisdik Keluarkan Edaran ke Sekolah SD dan SMP agar Siswanya Diawasi Rencana Aksi Demo ke Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Dibilang Tak Peduli Pendidikan, Pemkab Tangerang Buka Data: 147 Ruang Kelas Ditambah, 205 Direhab

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:38 WIB

416 Jabatan Kepala Sekolah di Brebes Masih Kosong, Ratusan Posisi Diisi Pelaksana Tugas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:35 WIB

SIswa MAN 1 TIGARAKSA, Ihda Mawaddatussya jaiah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru