BPBD Brebes Launching SIPB, Kebencanaan Mudah Dipantau

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes melaunching Aplikasi Sistem Informasi Penanggulangan Bencana (SIPB), aplikasi tersebut untuk mempermudah penyebaran informasi bencana kepada masyarakat. Tidak hanya penyebaran informasi saja, aplikasi juga dapat digunakan pelaporan warga terkait kebencanaan dan bahkan bisa memantau sejauh mana penanganan kejadian.

SIPB dilaunching bersamaan dengan Rapat Koordinasi Kebencanaan Menghadapi Musim Penghujan dan Antisipasi Bencana Banjir, Tanah Longsor, dan Angin di Wilayah Kabupaten Brebes, di Aula Lantai 6 Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Rabu (29/10/2025).

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Brebes Drs Khaerul Abidin MM menyampaikan, bahwa penyelenggaraan rakor merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengefektifkan dan mengoptimalkan serta menyatukan langkah dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di Kabupaten Brebes.

“Hadirnya kita di sini untuk meningkatkan kinerja aparatur bersama-sama masyarakat (relawan khususnya) dalam usaha pengurangan resiko atau mitigasi bencana banjir, tanah longsor dan angin ribut yang terkoordinasi, terencana dan terpadu, baik pada saat pra bencana, tanggap darurat (saat bencana) dan pasca bencana, apalagi dengan adanya SIPB akan sangat membantu,” ucapnya.

Baca Juga :  Siswa SD Brebes Dikeroyok Rekan Sekelas Saat Guru Meninggalkan Kelas, Luka Fisik dan Trauma

Khaerul menambahkan, rakor digelar agar terciptanya kesamaan persepsi tentang pentingnya tindakan pengendalian pada saat terjadinya bencana, sehingga penanganan bencana bisa dilakukan dengan cepat, tepat dan akuntabel.

“Kita berharap situasi dan kondisi di musim hujan ini berjalan dengan normal, tidak ada hal hal yang tidak diinginkan, namun sebagai aparatur pemerintah sudah seharusnya dapat mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi,” jelasnya.

Plt Kalaksa BPBD Brebes Bowo Budi Santoso menyampaikan, memasuki musim penghujan serta kondisi cuaca saat ini perlu adanya kesiap-siagaan.

“Jika terjadi bencana adalah tanggung jawab kita semua. Bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama, ujarnya.

Bowo mengatakan, BPBD Brebes telah mengakaji resiko-resiko bencana yang di dalamnya adalah peta-peta daerah di Kabupaten Brebes yang rawan bencana. Seperti, banjir, kekeringan, longsor yang telah dipetakan semua.

Bowo memaparkan potensi bencana di Brebes, bencana hidrometeorologi ada di wilayah Brebes Selatan seperti longsor, tanah bergerak, dan banjir bandang yakni di Kecamatan Salem, Paguyangan, Sirampog, Bantarkawung. Sedangkan untuk di wilayah Brebes utara daerah yang rawan banjir seperti Kecamatan Brebes, Wanasari, Ketanggungan, Losari dan Kecamatan Tanjung.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Bupati Tangerang Resmikan Empat Fasilitas Baru dan Tinjau Gerai Samsat di Tigaraksa

Lanjut Bowo, angin kencang atau puting beliung, berdasarkan informasi yang masuk hasil rakor di Provinsi Jawa Tengah saat ini yang sering terjadi di wilayah Brebes bagian tengah yakni di Kecamatan Songgom dan Larangan.

“Sekarang di wilayah Brebes selatan yang dulunya tidak banjir sekarang mulai banjir disebabkan alih fungsi hutan dan juga karena kondisi alam serta cuaca juga sudah berubah. Jadi kami mohon kepada seluruh masyarakat agar ikut menjaga hutan-hutan lindung kita supaya tidak terjadi banjir,” tandas Bowo.

Turut hadir perwakilan Kodim 0713/Brebes, Kapolres Brebes, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tegal, BASARNAS Cilacap, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes, camat se Kabupaten Brebes, kepala relawan-relawan penanggulangan bencana, perwakilan universitas dan media massa.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Sekda Jateng Minta ASN Jangan Antikritik, Komplain Warga Harus Jadi Bahan Evaluasi
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Bupati Tangerang Resmikan Empat Fasilitas Baru dan Tinjau Gerai Samsat di Tigaraksa
Madrasah Light Competition Tingkat Kabupaten Tangerang Berakhir, Para Juara Siap Bersaing di Provinsi 
Kepala Desa Margasari Kecamatan Tigaraksa. Keluhkan Banyak Warga Tidak Diterima Masuk SMP Negeri 3 Tigaraksa.
Kades Munjul Kecamatan Solear Kecewa. Banyak Warganya Tidak Di Terima Di SMP Negeri 3 Solear
Kemendikdasmen Sediakan Ribuan Buku Digital Gratis Lewat Platform SIBI
Sebanyak 198 Siswa PKBM Bintang Pasir Nangka. Mengikuti Wisuda Kelulusan.
PAUD KB. BIRRUL WALIDAIN Caringin melaksanakan pelepasan Siswa-siswi Tahun Pelajaran 2026.Dimeriahkan Dengan Berbagai Pentas Seni.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:28 WIB

Sekda Jateng Minta ASN Jangan Antikritik, Komplain Warga Harus Jadi Bahan Evaluasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:25 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Bupati Tangerang Resmikan Empat Fasilitas Baru dan Tinjau Gerai Samsat di Tigaraksa

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:53 WIB

Madrasah Light Competition Tingkat Kabupaten Tangerang Berakhir, Para Juara Siap Bersaing di Provinsi 

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:33 WIB

Kepala Desa Margasari Kecamatan Tigaraksa. Keluhkan Banyak Warga Tidak Diterima Masuk SMP Negeri 3 Tigaraksa.

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:24 WIB

Kades Munjul Kecamatan Solear Kecewa. Banyak Warganya Tidak Di Terima Di SMP Negeri 3 Solear

Berita Terbaru