Pilkada 2024, Harda-Danang Diharapkan Bisa Menjaga Keberlangsungan Kedai Kopi di Sleman

Senin, 11 November 2024 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SLEMAN, Dinamikanews.net – Dari berbagai komoditas pertanian di Indonesia, kopi termasuk yang dianggap paling populer. Produksinya tinggi, begitu juga dengan konsumsinya yang meningkat dari tahun ke tahun.

Renggo Darsono salah seorang penggiat kopi di Sleman dalam diskusi bersama Bolone Pakne, kelompok pendukung Paslon Harda-Danang dalam Pilkada Sleman 2024 mengatakan, saat ini Indonesia memiliki luas lahan kopi terbesar kedua di dunia.

Sementara itu, produksi kopi Indonesia ternyata berada di urutan keempat yang terbesar di dunia.

Renggo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sleman sebenarnya memiliki sejumlah peran dalam membantu kemajuan komoditas kopi wilayah dan daerah.

Sebab, di Jawa, Sumatera, Bali dan Sulewesi digadang-gadang menjadi produsen kopi arabika terbesar kedua pada 2045. Guna mewujudkan hal tersebut bantuan yang diperlukan para petani kopi sangat beragam. Misalnya, memasok pupuk tanam dan kecukupan kebutuhan petani.

Baca Juga :  Dorong KLA Tingkat Utama, Brebes Gelar Pelatihan KHA dan MRA

“BUMD ini kan banyak sekali bisnisnya ya. Ada yang mengurusi pupuk dan bibit di Dinas Pertanian maupun lainnya, ada Bank Himbara, dan Bank Daerah yang punya program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Jadi bantuan untuk tata niaga kopi sebenarnya sangat dibutuhkan juga seperti kami ini pengusaha minuman kopi,” ujar dia, Minggu (10/11/2024).

Sementara untuk program penelitian, di Sleman banyak universitas dan perguruan tinggi yang kompeten untuk meneliti pertanian khususnya kopi.

Renggo juga menuturkan, diharapkan pemerintah Kabupaten Sleman juga menyiapkan program asuransi untuk petani kopi untuk menjaga produktivitasnya. Sejauh ini, asuransi gagal panen baru belaku untuk petani padi di Indonesia.

Renggo berharap konsumen di wilayah DIY maupun Indonesia yang tertarik dengan kopi bisa datang dan bertemu langsung dengan para petani. “Saya yakin, ketika pembeli datang dan melihat petani dan pengusaha kopi, pelanggan bisa melihat bahwa tata niaga kopi di Indonesia diterapkan, beda dengan negara-negara lain,” ungkap dia.

Baca Juga :  Dispora menunjuk PERCASI kota Tangerang mengadakan seleksi POPDA 2025 cabang catur Antar Pelajar di Sekolah, Gali Bakat Muda Berprestasi

Kabupaten Sleman adalah wilayah yang banyak ditempati oleh banyak orang dari beragam wilayah, dengan sejarah panjang dalam berniaga biji kopi. Dalam beberapa tahun terakhir, bisnis kedai kopi telah berkembang pesat di Kabupaten Sleman, mencerminkan minat yang meningkat dalam budaya kopi dan kebutuhan akan tempat berkumpul yang nyaman.

Karenanya jika Harda-Danang terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman nanti diharapkan bisa mendorong dan semakin memberdayakan warung-warung kopi di wilayah ini. Agar UMKM serta pengusaha di bidang wisata, kuliner dan kopi khususnya bisa terus hidup serta menyerap banyak pekerja sehingga mengurangi angka pengangguran. (*)

Berita Terkait

Gotong -Royong Warga Kp. Cijengir, Bersihkan Drainase secara Swadaya
Jumat Sehat Ceria, Rutan Batam Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan Lewat Senam Bersama
Hendra Primitif Bersama Ketum BINPAR Soroti Dugaan Keterkaitan CV Alisya Putra dalam Sejumlah Pengadaan Dinas Perikanan, Desak Transparansi Anggaran
Musim Kemarau, 85 KK di Kecamatan Legok Alami Krisis Air Bersih
Keterbatasan Bukan Halangan, Alim Anak Pemulung Asal Banjarnegara Raih Emas O2SN
Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban
Hendra Primitif Usulkan Pembangunan Embung di Kawasan Puri Pematang Tigaraksa, Butuh Dukungan DPRD Demi Aspirasi Warga
Wabup Intan Tinjau Penanganan Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:21 WIB

Gotong -Royong Warga Kp. Cijengir, Bersihkan Drainase secara Swadaya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:25 WIB

Jumat Sehat Ceria, Rutan Batam Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan Lewat Senam Bersama

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:08 WIB

Hendra Primitif Bersama Ketum BINPAR Soroti Dugaan Keterkaitan CV Alisya Putra dalam Sejumlah Pengadaan Dinas Perikanan, Desak Transparansi Anggaran

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:52 WIB

Musim Kemarau, 85 KK di Kecamatan Legok Alami Krisis Air Bersih

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:11 WIB

Keterbatasan Bukan Halangan, Alim Anak Pemulung Asal Banjarnegara Raih Emas O2SN

Berita Terbaru