STAI Brebes Buka Peluang Kuliah bagi Masyarakat Kurang Mampu, Tawarkan Beasiswa dan UKT Terjangkau

Senin, 30 September 2024 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Brebes membuka peluang luas bagi masyarakat yang ingin kuliah, terutama masyarakat kurang mampu, karena ada program Kartu Indonesia Pintar (KIP) juga Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang terjangkau.

Demikian disampaikan Kepala Subdirektorat Ketenagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Muhammad Aziz Hakim, saat Wisuda Sarjana Angkatan ke 18 STAI Brebes, di Islamic Center Brebes, Sabtu (28/9/2024).

“Jadi ini menjadi nilai lebih di Kemenag, boleh dicek, dalam kontek peluang untuk melanjutkan kuliah tentu lebih luas, karena biaya UKT relatif terjangkau dibanding di luar Kemenag,” ucap Aziz.

Terkait beasiswa KIP kuliah, kata Aziz, ini program sama dengan Kemendikbud, namun alokasi di Kemenag tidak sebanyak Kemendikbud karena memang anggarannya beda.

“Kami usahakan, semoga STAI Brebes mendapat kuota yang lumayan mesti tidak banyak, karena ini salah satu tugas Kemenag memberikan layanan berupa beasiswa,” tuturnya.

Aziz berpesan, disamping kemampuan kreatif dan teknis yang terpenting di perguruan tinggi yakni pembangunan karakter yang kuat dan berakhlak, karena situasi dan kondisi sekarang sangat menantang dalam berbagai hal, salah satunya isu moralitas sangat luar biasa.

Baca Juga :  Persatuan Media dan LSM Pagedangan Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi Antar Anggota

“Dari karakter kuat akan membentuk pribadi-pribadi yang kreatif, inovatif sekaligus juga konsen pada bidang tertentu, itu menjadi senjatanya,” pungkasnya.

Pj Bupati Brebes Ir Djoko Gunawan MT dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Supriyadi S Sos menyampaikan selamat kepada para wisudawan, teriring harapan agar ilmu yang telah diperoleh akan bermanfaat bagi masyarakat. Mendapat gelar sarjana bukanlah akhir perjalanan tapi justru awal bab baru.

“Gelar sarjana yang diperoleh menjadikan saudara masuk ke dalam jajaran pejuang-pejuang masyarakat, karena kita butuh sarjana-sarjana berkompeten mengawal, bersama bahu membahu membangun dan mencerdaskan masyarakat,” ucapnya.

Kata Djoko, Brebes mendapatkan tambahan tenaga muda yang tidak saja terdidik tapi terlatih, lulusan STAI angkatan ke 18 telah memperoleh ilmu akademik dan telah dibekali, tidak hanya ilmu pengetahuan umum namun ilmu keagamaan yang mumpuni.

“Diharapkan ilmu yang saudara peroleh selama ini, dapat segera diterapkan untuk ikut membangun masyarakat,” tutupnya.

Baca Juga :  Pilkada Brebes Menarik, Warga Deklarasikan Dukungan untuk Kotak Kosong

Sementara itu, Ketua STAI Brebes Solekhul Amin menyampaikan, ketika memasuki dunia kerja mahasiswa harus menciptakan sesuatu yang baru berupa gagasan maupun karya nyata (kreatif), bekerja sama dalam segala aspek (kolaboratif), mempunyai solusi terhadap masalah dan menciptakan peluang bagi masyarakat luas (inovatif), memiliki pribadi yang pandai, baik, cakap dan kuat (unggul).

“Empat kompetensi ini akan membantu dalam dunia kerja yang sangat kompetitif, ini juga akan menjadi semangat baru bagi STAI ke depan untuk menjadi sekolah tinggi yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” jelasnya.

Kepada wisudawan, Solekhul berpesan, terpenting adalah berusaha dan berdoa, perubahan berawal dari diri masing-masing, maka janji Allah akan diubah sesuai dengan doa yang panjatkan.

Diketahui STAI Brebes mewisuda 147 mahasiswa. Untuk wisudawan terbaik yakni Aisyah Rahmadani Program Studi Pendidikan Agama Islam IPK 3.76 Cumlaude, Santi Apriyanti Program Studi Hukum Ekonomi Syariah IPK 3.63 Cumlaude, dan Siti Alda Mariyatul Qibtiyah Program Studi Bimbingan Konseling IPK Islam 3.61 Cumlaude.

Berita Terkait

Gotong -Royong Warga Kp. Cijengir, Bersihkan Drainase secara Swadaya
Jumat Sehat Ceria, Rutan Batam Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan Lewat Senam Bersama
Hendra Primitif Bersama Ketum BINPAR Soroti Dugaan Keterkaitan CV Alisya Putra dalam Sejumlah Pengadaan Dinas Perikanan, Desak Transparansi Anggaran
Musim Kemarau, 85 KK di Kecamatan Legok Alami Krisis Air Bersih
Keterbatasan Bukan Halangan, Alim Anak Pemulung Asal Banjarnegara Raih Emas O2SN
Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban
Hendra Primitif Usulkan Pembangunan Embung di Kawasan Puri Pematang Tigaraksa, Butuh Dukungan DPRD Demi Aspirasi Warga
Wabup Intan Tinjau Penanganan Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:21 WIB

Gotong -Royong Warga Kp. Cijengir, Bersihkan Drainase secara Swadaya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:25 WIB

Jumat Sehat Ceria, Rutan Batam Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan Lewat Senam Bersama

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:08 WIB

Hendra Primitif Bersama Ketum BINPAR Soroti Dugaan Keterkaitan CV Alisya Putra dalam Sejumlah Pengadaan Dinas Perikanan, Desak Transparansi Anggaran

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:52 WIB

Musim Kemarau, 85 KK di Kecamatan Legok Alami Krisis Air Bersih

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:11 WIB

Keterbatasan Bukan Halangan, Alim Anak Pemulung Asal Banjarnegara Raih Emas O2SN

Berita Terbaru