Langkah Prajurit di Ujung Negeri: Satgas TNI Gelar Operasi Teritorial Kesehatan di Kampung Wombru

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mega Abume Papua, Dinamikanews.net — Dalam balutan udara dingin dan sunyi khas pegunungan Papua, semangat pengabdian tidak pernah padam. Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti melalui Pos Pintu Jawa kembali menorehkan kisah kemanusiaan yang heroik dan menyentuh hati.

Di tengah medan berat dan akses terbatas, mereka membawa terang harapan melalui pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat pedalaman. (4 Juli 2025).

Dipimpin langsung oleh Danpos Pintu Jawa, Letda Inf Risal, kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Wombru, Distrik Mage’abume, dan dihadiri oleh warga dari berbagai kampung sekitar.

Dua pasien menjadi potret nyata kebutuhan dan harapan masyarakat akan layanan kesehatan: Etinus, warga Kampung Wombru yang mengeluhkan sakit kepala menahun, serta Mama Yesina, seorang ibu dari Kampung Kembru yang datang dari jauh demi mendapatkan perawatan.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Kopdes Merah Putih Untuk Perkuat Ekonomi Desa dan Berantas Kemiskinan

Dalam suasana yang hangat meski dikelilingi rimbun pegunungan, para prajurit bergerak cepat dan sigap, menjadikan honai warga sebagai tempat layanan kesehatan darurat.

Alat-alat medis sederhana mereka gunakan dengan penuh kehati-hatian dan empati. Sentuhan tangan prajurit bukan hanya menyembuhkan luka, tapi juga menenangkan batin warga yang telah lama merindukan kehadiran pelayanan seperti ini.

Letda Inf Risal menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kewajiban, tapi bentuk nyata cinta kepada masyarakat Papua:

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Gelar GPM 1.000 Paket Sembako Murah Jelang Natal dan Tahun Baru

“Kami datang bukan hanya sebagai penjaga perbatasan, tapi juga sebagai saudara. Di tengah keterbatasan, kami ingin menjadi solusi. Semoga kehadiran kami bisa membawa sedikit kelegaan, dan memperkuat tali persaudaraan dengan masyarakat di sini.”

Tak ada sirine rumah sakit, tak ada ruangan berpendingin. Hanya ada dedikasi, ketulusan, dan langit Papua yang biru sebagai atapnya. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa di balik loreng baju para prajurit, ada hati yang berdegup untuk rakyat.

Satgas Yonif 700/WYC terus berkomitmen menghadirkan kemanusiaan dalam setiap langkahnya. Terus berjalan menembus rimba, menyusuri lembah, demi satu kata: pengabdian.

Berita Terkait

BNPB: Jumlah pengungsi banjir Demak jadi 2.839 jiwa
Pengungsi Banjir Demak Bertahan di Posko, Ahmad Luthfi Salurkan Bantuan Rp 236 Juta Kepada Masyarakat Terdampak
Respon Banjir Demak, Pemprov Jateng Koordinasikan Penanganan Bendungan Glapan dan Sungai Tuntang
Korsleting listrik hanguskan gudang onderdil motor di Cengkareng
JPU Ungkap Ketidaksesuaian Formula Harga dalam Sidang Kasus Kompensasi RON 90 Pertamina
Musibah Kembali Menimpa Desa Cilibur Paguyangan, Jembatan Vital Penghubung Antar Pedukuhan Ambruk Total
Ngopi Kamtibmas di Karang Tengah, Polisi Serap Keluhan Warga soal Narkoba hingga Pinjol
Gunung Dukono kembali semburkan abu vulkanik

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 19:39 WIB

BNPB: Jumlah pengungsi banjir Demak jadi 2.839 jiwa

Sabtu, 4 April 2026 - 19:04 WIB

Pengungsi Banjir Demak Bertahan di Posko, Ahmad Luthfi Salurkan Bantuan Rp 236 Juta Kepada Masyarakat Terdampak

Sabtu, 4 April 2026 - 18:04 WIB

Respon Banjir Demak, Pemprov Jateng Koordinasikan Penanganan Bendungan Glapan dan Sungai Tuntang

Sabtu, 4 April 2026 - 14:19 WIB

Korsleting listrik hanguskan gudang onderdil motor di Cengkareng

Jumat, 3 April 2026 - 21:08 WIB

JPU Ungkap Ketidaksesuaian Formula Harga dalam Sidang Kasus Kompensasi RON 90 Pertamina

Berita Terbaru

Berita

BNPB: Jumlah pengungsi banjir Demak jadi 2.839 jiwa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:39 WIB