Aksi cepat Satgas Yonif 131/Brajasakti Membantu Penanganan Bencana Longsor di Perbatasan Papua

Rabu, 2 Juli 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom, Dinamikanews.net – Suasana duka dan keprihatinan menyelimuti masyarakat Kampung Wembi dan Kampung Uskuar, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, setelah bencana longsor hebat memutus total akses jalan utama menuju Distrik Waris, Selasa (1/7/2025) petang.

 

Longsor terjadi sekitar pukul 17.50 WIT dan langsung mendapat respons cepat dari personel Pos Wembi Satgas Pamtas Yonif 131/Brs yang dipimpin oleh Lettu Inf Siswandi. Bersama lima anggotanya, ia langsung bergerak menuju lokasi setelah mendapat informasi dari Letda Inf Zulheri terkait longsor di Kampung Uskuar.

 

Namun di tengah perjalanan, tim justru menemukan longsor lain di ujung Kampung Wembi. Dengan sigap, mereka memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjauh dari lokasi dan menunggu bantuan alat berat.

Baca Juga :  Gelar Pendidikan Politik bagi Mahasiswa, "Tekankan Peran Generasi Muda dalam Demokrasi serta Waspada Judol dan Pinjol Ilegal"

 

Tragisnya, saat pembersihan sedang berlangsung oleh alat berat milik PU Kabupaten Keerom, terjadi longsor susulan yang menewaskan satu operator alat berat Stefanus Riwu Maran dan Markus Bogor, (Ondo Afi Kampung Pyiawi) Jenazah korban telah dievakuasi oleh tim Basarnas dan Polsek Keerom.

 

Tidak berhenti di situ, hasil pengecekan lanjutan yang dilakukan oleh Lettu Inf Siswandi bersama tokoh-tokoh adat dan masyarakat setempat, yaitu Bapak Jek Mekawa (Kepala Adat), Bapak Hendri Musui (KPK Wembi), dan Bapak Petrus Mei (KPK Kalibom), mengungkap masih adanya satu orang warga yang diduga tertimbun material longsor. Mereka adalah Demiamnus Warombri, warga Distrik Web.

Baca Juga :  KETUPAT : ARTI DAN MAKNA FILOSOFINYA

 

Sampai saat ini, akses jalan dari Arso ke Waris masih lumpuh total. Upaya pencarian korban dan pembersihan jalan masih terus dilakukan menggunakan alat berat dengan harapan evakuasi korban segera ditemukan dan jalur transportasi kembali normal.

 

Bencana ini menjadi pengingat kuat akan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergi antara Koramil, Polsek, distrik, dan pemerintah daerah dalam menghadapi situasi darurat.

Berita Terkait

Universitas Tangerang Raya (UNTARA) MOU Dengan Sudirman Indra Selaku pengagas dan penggiat Bank Air.
Kadisdik Keluarkan Edaran ke Sekolah SD dan SMP agar Siswanya Diawasi Rencana Aksi Demo ke Jakarta
Dibilang Tak Peduli Pendidikan, Pemkab Tangerang Buka Data: 147 Ruang Kelas Ditambah, 205 Direhab
416 Jabatan Kepala Sekolah di Brebes Masih Kosong, Ratusan Posisi Diisi Pelaksana Tugas
SIswa MAN 1 TIGARAKSA, Ihda Mawaddatussya jaiah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang
Presiden Prabowo Tegaskan: Pendidikan Sekolah Negeri Gratis SD sampai SMA, Mendikdasmen Jelaskan Sudah Dibiayai Pemerintah
Gaungkan syiar Islam. SMPN 4 Tigaraksa Mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:15 WIB

Universitas Tangerang Raya (UNTARA) MOU Dengan Sudirman Indra Selaku pengagas dan penggiat Bank Air.

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kadisdik Keluarkan Edaran ke Sekolah SD dan SMP agar Siswanya Diawasi Rencana Aksi Demo ke Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Dibilang Tak Peduli Pendidikan, Pemkab Tangerang Buka Data: 147 Ruang Kelas Ditambah, 205 Direhab

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:38 WIB

416 Jabatan Kepala Sekolah di Brebes Masih Kosong, Ratusan Posisi Diisi Pelaksana Tugas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:35 WIB

SIswa MAN 1 TIGARAKSA, Ihda Mawaddatussya jaiah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru