Polda Jabar Segera Gelar Rekonstruksi Kasus Pemerkosaan Di RSHS

Sabtu, 19 April 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Dinamikanews.net – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat akan segera menggelar rekonstruksi kasus dugaan pemerkosaan oleh oknum Dokter PPDS di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).

 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, menyatakan bahwa pelaksanaan rekonstruksi masih menunggu koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

 

“Untuk rekonstruksi, kami masih menunggu dari teman-teman di Kejaksaan,” ujar Dirreskrimum Polda Jabar, Kamis (17/04/25)

 

Rekonstruksi ini sangat penting untuk memperjelas kronologi kejadian dan tindakan yang dilakukan oleh tersangka terhadap korban.

Baca Juga :  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak ambruk

 

Selain itu, rekonstruksi juga bertujuan untuk melengkapi berkas penyidikan yang sedang diproses oleh penyidik kepolisian. Proses ini juga menunggu hasil investigasi ilmiah dari Puslabfor.

 

“Kita juga masih menunggu Puslabfor terkait hasil Scientific investigation,” kata Dirreskrimum.

 

Penyidik telah memeriksa 17 saksi, delapan di antaranya berasal dari pihak rumah sakit. Saksi-saksi tersebut termasuk korban, keluarga korban, dan dokter-dokter yang bertugas di sekitar tersangka. Pemeriksaan difokuskan untuk menggali informasi mengenai pengawasan terhadap aktivitas tersangka sebagai dokter residen.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Jakbar Tantang Calon Gubernur untuk Tampil di Panggung Lenong Betawi

 

“Dokter yang bareng sama dia, kemudian yang sama-sama menangani pasien itu. Kemudian, juga dokter yang jaga malam itu, penanggung jawab di gedung juga,” jelas Dirreskrimum.

 

Informasi yang didapatkan dari saksi-saksi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kejadian tersebut.

 

Proses hukum kasus ini terus berlanjut, dengan rekonstruksi sebagai langkah penting untuk mengungkap kebenaran dan memastikan keadilan bagi korban.

Penulis : Sugeng Triono

Editor : Ahmad Fahrul Rozi

Berita Terkait

Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah
Polsek Tigaraksa Laksanakan Program Ketahanan Pangan Penanaman Jagung Hibrida 1 Desa 2 Hektar di Desa Daru
BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”
Respon Cepat Wakil Bupati Brebes, Meninjau Lokasi Banjir Dan Tanggul Sungai Pemali Yang Kritis
Proyek Pasang Pancang Tanggul Sungai Cisanggarung Belum Kelar, Air Meluap, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Losari Brebes 
Untuk Mempertajam Kemampuan Teknis, Taktis Prajurit, Yonif 407 Tegal Adakan Briefing PSSB Dan LPP
Untuk Program Ketahanan Pangan Nasional, Zona Hijau LSD Jangan Berubah Fungsi Pertanian Jadi Industri 
Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang dan Keluarga Pasien Sepakat Selesaikan Kesalahpahaman Lewat Musyawarah, Tegaskan Video Viral Tidak Benar

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:42 WIB

Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:15 WIB

Polsek Tigaraksa Laksanakan Program Ketahanan Pangan Penanaman Jagung Hibrida 1 Desa 2 Hektar di Desa Daru

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:32 WIB

BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:08 WIB

Respon Cepat Wakil Bupati Brebes, Meninjau Lokasi Banjir Dan Tanggul Sungai Pemali Yang Kritis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:26 WIB

Proyek Pasang Pancang Tanggul Sungai Cisanggarung Belum Kelar, Air Meluap, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Losari Brebes 

Berita Terbaru